Minggu, 25 Oktober 2009

KEARIFAN NELAYAN KECIL

Oleh: Khoirul Taqwim

Ikan kecil tak masalah
Ikan besar alhamdulillah
Teriak nelayan kecil diujung laut
Mencari isi perut selagi kosong

Nelayan kecil ditengah laut
Ombak jadi santapan perahu
Badai laut jadi irama
Diujung laut nelayan kecil mengupil

Malam semakin larut
Ikan tak kumpul jua
Malam semakin pergi
Nelayan kecil resah dalam kopong

Ikan hari ini lagi sepi sedan
Tak apa esok masih ada
Gelisah campur syukur jadi Satu
Terucap dalam dada nelayan diujung laut

Kearifan nelayan kecil
Ilahi jadi spirit dalam jiwa
Pejabat negeri yang jauh disana
Lihat kearifan sang nelayan diujung laut

Nelayan kecil yang bijak
Sorot gelisah walau ada
Syukur ilahi lebih utama dalam prinsip
Jati diri sang nelayan kecil diujung laut

TINGGALKAN KAMPUNG KECILKU

Oleh: Khoirul Taqwim

Jam 12 siang nanti kuharus angkat kaki
Tinggalkan kampung yang asri
Pohon sambut pergiku
Derai air mata kucing kecilku

Hati terasa sedih mendekat
Tiba-tiba seketika ingat cita-cinta
Kuharus angkat kaki demi sumpah palapa
Gajah mada terlintas sejenak

Mondar-mandir jam 12 tepat
Cikar tak datang juga
Jam molor benar tiba
Jam 1 siang benar kepalang

Apa hujan jadi hambat laju cikar
Kusedu kopi sejenak
Pecah suasana jadi cafein
Dingin jadi hangat dalam raga

Jam 12 jadi jam 1 tepat
Kulangkah kaki berangkat
Selamat tinggal kampung kecilku
Kukan kembali sebelum mahkota kudapat

AYAM-AYAM PAGIKU

Oleh: Khoirul Taqwim

Ayam-ayamku berlari dalam tawa
Ayam-ayamku bertarung dalam sangkar
Ayam-ayamku tumpuan bersambung nyawa
Ayamku kemari makan menunggu

Disela pagi kokokmu kudengar kencang
Buta pagi suaramu keras terkapar alam
Bangunkan kampung saat mata tertutup
Ayamku sahabat perutku selagi lapar

Pergilah sejauh kau bisa
Makan minum sesuka hasratmu
Kaki langkahkan sekuatmu
Kembali kekandang jika bosan datang

Ayam ternak dikampung
Kutinggal sejenak dikota
Pakde bude kan jaga kau
Hari sampai waktu kan tiba

Jalan dan jalan ayam
Pembeli ayam berhasrat atasmu
Maaf ayam pagiku
Kau harus pergi bukan disini

Ayamku yang lain disudut jalan
Ayam kemari secepat jalanmu
Maaf ayam pagiku
Pakde bude ingin daging malam ini

Nasib ayam pagiku
Sudah jadi tabiat alam
Nasib ayam-ayam pagiku
Jadi santapan perut kosongku

Sabtu, 24 Oktober 2009

KYAI DAN MILYADER

Oleh: Khoirul Taqwim

Keadilan dunia
Suap lancar saja
Keadilan alam baka
Lari selagi bisa

Duniaku kan kubeli
Kata milyader penumpuk harta
Alam baka kemenangan iman
Kata kyai kampung sederhana

Dunia indah kurasa
Kata penikmat dunia
Dunia siksa batin rasa
Kata sufi dibalik bukit

Dua sisi alam
Beda dalam rasa
Dua sisi manusia
Beda dalam faham

Benarkah kyai??...
Benarkah milyader??..
Benar semua dibalik salah
Salah benar urusan makna

Kyai dan milyader
Sama dalam hidup
Beda dalam rasa
Sama beda dua sisi rasa

SAJAK-SAJAKKU

Oleh: KhoirulTaqwim

Sajakku bukan sajak Sanusi
Sajakku bukan sajak Rendra
Sajakku bukan sajak Chairil
Sajakku bukan pula sajak ini itu

Sajakku sederhana
Sajakku miskin bahasa
Sajakku tak sepopuler pujangga
Sajakku bahasa hati diri dalam jiwa

Lewat sajak aku menangis
Lewat sajak aku berduka
Lewat sajak gembira ria kurasa
Lewat sajak sejuta rasa kurasa

Sajak-sajakku
Mengundang jagat raya
Sajak-sajakku
Bersimpah ruah dialam raya

Lewat bahasa aku bersajak
Lewat nurani sajakku terketuk
Lewat emosi sajakku bersua
Bersuka cita sajakku bicara

Sajak-sajak terbanglah
Sajak-sajak larilah
Sajak-sajak kembalilah
Sajak-sajak sahabat dalam jiwa

Selasa, 20 Oktober 2009

PETARUNG SEJATI ADA DI GOLF

Oleh: Khoirul Taqwim

Banjir dilapangan golf
Air mata mengalir
Darah berlimpah ruah
Uang rebut cady molek

Pejabat tinggi ayunkan stik
Tak nyana tak kira
Lubang molek disantab
Dia tau itu bukan tempat bola

Tak terasa diluar daya pikir
Tarung politik tujuan
Dia salah tafsir
Tarung ada di golf bukan disana

Berceceran darah
Tak perduli beli barapa nyawa
Harus mati ajal kan tiba
Kata petarung di golf

Petarung sejati ada digolf
Bukan di senayan
Gedung tinggi
Golflah tempat bertarung harta nyawa

Masuk buih apa bukan
Hati paras rupawan kan teman
Dapat kubeli semua golf
Nyawa kan kuhargai bila dijual

Minggu, 18 Oktober 2009

MIMPI PETANI KECIL

Derita rakyat sesak penuh
Petani kecil hitam mungil
Cangkul sahabat hidup
Panas terik sambut hari petani

Rakyat pekerja
Mengasah jalan hidup
Berlari menggali arah jalan
Tak sampai tujuan mimpi

Hayal petani kecil
Sederhana dalam hati
Makan minum tercukup
Hilang semua dipupus waktu

Mimpi petani kecil
Jadi mimpi kosong
Berganti tak pernah ada
Petani kecil nyata bukan miliknya

..............( Taqwim ).

RASA PENGUMUMAN MENTERI

Jadi menterikah aku??....
Tanya sahabat yang penuh gelisah
Pengumuman cikeas
Hati senang gundah

Hati gundah
Dag dig dug terasa
Pengumuman bentar mulai
Hati terasa di tengah laut tanpa darat

Hati senang
Kantong tebal
Terhormat jabatan
Manteri ada di pundaknya

Kecewa rasa
Nama tak ada
Menteri tak di tangan
Mual jengkel hati dalam

Menteri penuh jabatan
Harapan menteri selalu ada
Menyisakan segudang keinginan
Kehendak presiden menteri apa bukan

…………….( Taqwim).

GEMPA DINEGERI CINTA

Gempa melanda dinegeri terasingkan
separuh nyawa hilang
gempa melanda dinegeri sang pecinta
seluruh hati diri jadi abu

Terurai air mata
sirat kepiluan
wajah menyimpan
kebekuan sedih mendalam

Darah mengalir
banjir daratan
menutup
keran-keran kehidupan

Pecinta luruh lara
galap jiwa
hampa raga
hati menyayat rasa

Gempa hati
hilang nurani
derita nyeri
menusuk relung dalam

Cimta kesedihan
habis semua waktu
hilang lampau
tunggu dalam gelap tak ada guna

Gempa
sederhana
dikit bahasa
bahaya adanya

Lari gempa
tutup rapat
mengalir
mengayun sekencang cahaya

Gempa cinta
larut pilu
mengais
jalan-jalan nurani

Goyangan
menari
seru seran
gempa panik terjadi

Lari-lari
selamatkan
jiwamu
hatimu selalu

Doter psikis
menanti
menarik
bila sembuh tak kunjung datang

.............(Taqwim).

Otak-otak senayan

by: Khoirul Taqwim

Merah meriah voting di senayan
bencana bumi hiraukan saja
Gempa adalah bahasa Tuhan
voting pora riuh senayan

Hari mulai gelap
pesta ruah senayan
berhambur melimpah uang
mandi wanita ketagihan

Raja baru
senayan bertepuk tangan
seonggok kotak rakyat dibiarkan
kemegahan adalah tujuan

Ampun senayan
sembah sujud rakyat
biarkan saja
senayan senang bertepuk tangan

Pulau rata dengan daratan
Tuhan sedang bermaen
kelaparan perut kosong
salah sendiri tak ada disenayan

Kesombongan adalah kemegahan
tanda kuat
depan mata kemenangan
benar-benar tebalik dunia

Tuhan membolak-balikan bumi
gempa terjadi
manusia korban
salah siapa tinggal sini

Senayan kembali bertepuk tangan
rakyat tontonan siang malam
ah!...yang penting senayan senang
otak senayan sedang meraup untung

Otak-otak senayan
Cari untung
terserah mau bicara apa
yang penting aku adalah pemenang

Sabtu, 17 Oktober 2009

KABAR DEMOKRASI

Demokrasi tong sampah
mendengung ditelinga jutaan rakyat
bersorak ramai
berebut kursi kemegahan

Jabatan adalah tujuan
amanah adalah bongkahan bahasa jalanan
kebenaran terasingkan
penipuan adalah pemenang

Berlari anak kecil
menyambung nyawa kehidupan
pemimpin menuding
sampah berkeliaran ditrotoar

Kelemahan negeri
tertutup
dututupi
broker-broker demokrasi

Slogan demokrasi pejuang
rakyat adalah mlikku
kan kuabdikan hidupku
nyawa adalah taruhanku

Slogan hanya slogan
kenyataan dipinggir jalan
disawah-sawah
semua masih mengharap belas kasihan

Demokrasi tong sampah
menggaung
meraung
tumbuh subur dinegeri

Jalan demokrasi
kesejahteraan
kemakmuran
jutaan manusia mengadah tangan

Kabar demokrasi
warung kopi
pos ronda
berita jutaan telinga

Salam demokrasi
mantabkan
jalankan
roda perbaikan

TUHANKU

Tuhan dekatkan diriku dalam pelukanmu
hangatkan jiwaku dalam duniamu
sejukkan hatiku lewat bahasamu
kau tempat bersandar dalam hidupku

Tuhan jawaban apa yang harus aku beri
disaat hatiku gundah pilu
kutadahkan tanganku untukmu
namamu begitu indah bagiku

Tuhan kuserahkan seluruh hidupku
ambil nyawaku
ambil seluruh dalam hidupku
kuikhlaskan untukmu

Tuhan aku sujud padamu
pantaskah diri ini menghadapmu
disaat kotor menghampiriku
kuingin dekat dalam nafasmu

Tuhan ku pasrahkan diriku
kuangkat kakiku
tuk lari dalam senyummu
aku ingin selalu dalam lindunganmu

Tuhan aku memohon
bersimpuh lutut
tuk akhiri deritaku
semua kuikhlaskan untukmu tuhan

..................(taqwim).

CINTA DAN SAHABAT

Cinta adalah cinta
Sahabat adalah sahabat
Dua bahasa
Beda dan sama

Mantan cinta
Benar ada
Mantan sahabat
Terdengar tak ada

Kasih cinta
Pilihan anda
Kasih sahabat
Kemana saja

Bahasa cinta
Penuh haru
Bahasa sahabat
Sejuk jiwa

Cinta sahabat
Bahaya benar
Sahabat cinta
Gawat terdengar

Lari cinta
Hati terlena
Lari sahabat
Hati dapat

Cinta dan sahabat
Penuh makna
Artiati punya sama
Artiati punya beda

Cinta dan sahabat
Bahasa terangkai
Dua mata rantai
Saling melengkapi

Lakukan
Kerjakan
Hadapi
Kan kau lewati semua
…………(Taqwim).
Diperbarui 2 minggu yang lalu • Komentar • Suka / Tidak Suka

RENUNGAN

Malam kelam
gelap mencekam
dinding-dinding syetan
ganasnya malam

Otak-otak buntu
terjadi gerangan
ganasnya benda
rantai-rantai penaklukan

Terhentak hati
suara mendengar
badai gemuruh
topan angin melanda

Masuk hati
sejenak gemetar
santaikan hati
sulit melupa

Usaha malam
keheningannya sudut
gentayangan roh tua
awan-awan kelam

Pagi beranjak
jiwa tenang
kaki melangkah
panjang derita

Malam mencekam
sunyi sudut senja
gemerlap lagi hilang
ditelan mendung buta

Renungkan
saat ini
akan datang
semuanya

Dikala tiba
waktu kan datang
mulailah
geraklah kehidupan