Oleh: Khoirul Taqwim
Ikan kecil tak masalah
Ikan besar alhamdulillah
Teriak nelayan kecil diujung laut
Mencari isi perut selagi kosong
Nelayan kecil ditengah laut
Ombak jadi santapan perahu
Badai laut jadi irama
Diujung laut nelayan kecil mengupil
Malam semakin larut
Ikan tak kumpul jua
Malam semakin pergi
Nelayan kecil resah dalam kopong
Ikan hari ini lagi sepi sedan
Tak apa esok masih ada
Gelisah campur syukur jadi Satu
Terucap dalam dada nelayan diujung laut
Kearifan nelayan kecil
Ilahi jadi spirit dalam jiwa
Pejabat negeri yang jauh disana
Lihat kearifan sang nelayan diujung laut
Nelayan kecil yang bijak
Sorot gelisah walau ada
Syukur ilahi lebih utama dalam prinsip
Jati diri sang nelayan kecil diujung laut
Pemesanan batik lawasan dalam jumlah besar dapat menghubungi di usahabatiktaqwim.blogspot.com dengan nomor HP. 085-736-726-474.
Minggu, 25 Oktober 2009
TINGGALKAN KAMPUNG KECILKU
Oleh: Khoirul Taqwim
Jam 12 siang nanti kuharus angkat kaki
Tinggalkan kampung yang asri
Pohon sambut pergiku
Derai air mata kucing kecilku
Hati terasa sedih mendekat
Tiba-tiba seketika ingat cita-cinta
Kuharus angkat kaki demi sumpah palapa
Gajah mada terlintas sejenak
Mondar-mandir jam 12 tepat
Cikar tak datang juga
Jam molor benar tiba
Jam 1 siang benar kepalang
Apa hujan jadi hambat laju cikar
Kusedu kopi sejenak
Pecah suasana jadi cafein
Dingin jadi hangat dalam raga
Jam 12 jadi jam 1 tepat
Kulangkah kaki berangkat
Selamat tinggal kampung kecilku
Kukan kembali sebelum mahkota kudapat
Jam 12 siang nanti kuharus angkat kaki
Tinggalkan kampung yang asri
Pohon sambut pergiku
Derai air mata kucing kecilku
Hati terasa sedih mendekat
Tiba-tiba seketika ingat cita-cinta
Kuharus angkat kaki demi sumpah palapa
Gajah mada terlintas sejenak
Mondar-mandir jam 12 tepat
Cikar tak datang juga
Jam molor benar tiba
Jam 1 siang benar kepalang
Apa hujan jadi hambat laju cikar
Kusedu kopi sejenak
Pecah suasana jadi cafein
Dingin jadi hangat dalam raga
Jam 12 jadi jam 1 tepat
Kulangkah kaki berangkat
Selamat tinggal kampung kecilku
Kukan kembali sebelum mahkota kudapat
AYAM-AYAM PAGIKU
Oleh: Khoirul Taqwim
Ayam-ayamku berlari dalam tawa
Ayam-ayamku bertarung dalam sangkar
Ayam-ayamku tumpuan bersambung nyawa
Ayamku kemari makan menunggu
Disela pagi kokokmu kudengar kencang
Buta pagi suaramu keras terkapar alam
Bangunkan kampung saat mata tertutup
Ayamku sahabat perutku selagi lapar
Pergilah sejauh kau bisa
Makan minum sesuka hasratmu
Kaki langkahkan sekuatmu
Kembali kekandang jika bosan datang
Ayam ternak dikampung
Kutinggal sejenak dikota
Pakde bude kan jaga kau
Hari sampai waktu kan tiba
Jalan dan jalan ayam
Pembeli ayam berhasrat atasmu
Maaf ayam pagiku
Kau harus pergi bukan disini
Ayamku yang lain disudut jalan
Ayam kemari secepat jalanmu
Maaf ayam pagiku
Pakde bude ingin daging malam ini
Nasib ayam pagiku
Sudah jadi tabiat alam
Nasib ayam-ayam pagiku
Jadi santapan perut kosongku
Ayam-ayamku berlari dalam tawa
Ayam-ayamku bertarung dalam sangkar
Ayam-ayamku tumpuan bersambung nyawa
Ayamku kemari makan menunggu
Disela pagi kokokmu kudengar kencang
Buta pagi suaramu keras terkapar alam
Bangunkan kampung saat mata tertutup
Ayamku sahabat perutku selagi lapar
Pergilah sejauh kau bisa
Makan minum sesuka hasratmu
Kaki langkahkan sekuatmu
Kembali kekandang jika bosan datang
Ayam ternak dikampung
Kutinggal sejenak dikota
Pakde bude kan jaga kau
Hari sampai waktu kan tiba
Jalan dan jalan ayam
Pembeli ayam berhasrat atasmu
Maaf ayam pagiku
Kau harus pergi bukan disini
Ayamku yang lain disudut jalan
Ayam kemari secepat jalanmu
Maaf ayam pagiku
Pakde bude ingin daging malam ini
Nasib ayam pagiku
Sudah jadi tabiat alam
Nasib ayam-ayam pagiku
Jadi santapan perut kosongku
Sabtu, 24 Oktober 2009
KYAI DAN MILYADER
Oleh: Khoirul Taqwim
Keadilan dunia
Suap lancar saja
Keadilan alam baka
Lari selagi bisa
Duniaku kan kubeli
Kata milyader penumpuk harta
Alam baka kemenangan iman
Kata kyai kampung sederhana
Dunia indah kurasa
Kata penikmat dunia
Dunia siksa batin rasa
Kata sufi dibalik bukit
Dua sisi alam
Beda dalam rasa
Dua sisi manusia
Beda dalam faham
Benarkah kyai??...
Benarkah milyader??..
Benar semua dibalik salah
Salah benar urusan makna
Kyai dan milyader
Sama dalam hidup
Beda dalam rasa
Sama beda dua sisi rasa
Keadilan dunia
Suap lancar saja
Keadilan alam baka
Lari selagi bisa
Duniaku kan kubeli
Kata milyader penumpuk harta
Alam baka kemenangan iman
Kata kyai kampung sederhana
Dunia indah kurasa
Kata penikmat dunia
Dunia siksa batin rasa
Kata sufi dibalik bukit
Dua sisi alam
Beda dalam rasa
Dua sisi manusia
Beda dalam faham
Benarkah kyai??...
Benarkah milyader??..
Benar semua dibalik salah
Salah benar urusan makna
Kyai dan milyader
Sama dalam hidup
Beda dalam rasa
Sama beda dua sisi rasa
SAJAK-SAJAKKU
Oleh: KhoirulTaqwim
Sajakku bukan sajak Sanusi
Sajakku bukan sajak Rendra
Sajakku bukan sajak Chairil
Sajakku bukan pula sajak ini itu
Sajakku sederhana
Sajakku miskin bahasa
Sajakku tak sepopuler pujangga
Sajakku bahasa hati diri dalam jiwa
Lewat sajak aku menangis
Lewat sajak aku berduka
Lewat sajak gembira ria kurasa
Lewat sajak sejuta rasa kurasa
Sajak-sajakku
Mengundang jagat raya
Sajak-sajakku
Bersimpah ruah dialam raya
Lewat bahasa aku bersajak
Lewat nurani sajakku terketuk
Lewat emosi sajakku bersua
Bersuka cita sajakku bicara
Sajak-sajak terbanglah
Sajak-sajak larilah
Sajak-sajak kembalilah
Sajak-sajak sahabat dalam jiwa
Sajakku bukan sajak Sanusi
Sajakku bukan sajak Rendra
Sajakku bukan sajak Chairil
Sajakku bukan pula sajak ini itu
Sajakku sederhana
Sajakku miskin bahasa
Sajakku tak sepopuler pujangga
Sajakku bahasa hati diri dalam jiwa
Lewat sajak aku menangis
Lewat sajak aku berduka
Lewat sajak gembira ria kurasa
Lewat sajak sejuta rasa kurasa
Sajak-sajakku
Mengundang jagat raya
Sajak-sajakku
Bersimpah ruah dialam raya
Lewat bahasa aku bersajak
Lewat nurani sajakku terketuk
Lewat emosi sajakku bersua
Bersuka cita sajakku bicara
Sajak-sajak terbanglah
Sajak-sajak larilah
Sajak-sajak kembalilah
Sajak-sajak sahabat dalam jiwa
Selasa, 20 Oktober 2009
PETARUNG SEJATI ADA DI GOLF
Oleh: Khoirul Taqwim
Banjir dilapangan golf
Air mata mengalir
Darah berlimpah ruah
Uang rebut cady molek
Pejabat tinggi ayunkan stik
Tak nyana tak kira
Lubang molek disantab
Dia tau itu bukan tempat bola
Tak terasa diluar daya pikir
Tarung politik tujuan
Dia salah tafsir
Tarung ada di golf bukan disana
Berceceran darah
Tak perduli beli barapa nyawa
Harus mati ajal kan tiba
Kata petarung di golf
Petarung sejati ada digolf
Bukan di senayan
Gedung tinggi
Golflah tempat bertarung harta nyawa
Masuk buih apa bukan
Hati paras rupawan kan teman
Dapat kubeli semua golf
Nyawa kan kuhargai bila dijual
Banjir dilapangan golf
Air mata mengalir
Darah berlimpah ruah
Uang rebut cady molek
Pejabat tinggi ayunkan stik
Tak nyana tak kira
Lubang molek disantab
Dia tau itu bukan tempat bola
Tak terasa diluar daya pikir
Tarung politik tujuan
Dia salah tafsir
Tarung ada di golf bukan disana
Berceceran darah
Tak perduli beli barapa nyawa
Harus mati ajal kan tiba
Kata petarung di golf
Petarung sejati ada digolf
Bukan di senayan
Gedung tinggi
Golflah tempat bertarung harta nyawa
Masuk buih apa bukan
Hati paras rupawan kan teman
Dapat kubeli semua golf
Nyawa kan kuhargai bila dijual
Minggu, 18 Oktober 2009
MIMPI PETANI KECIL
Derita rakyat sesak penuh
Petani kecil hitam mungil
Cangkul sahabat hidup
Panas terik sambut hari petani
Rakyat pekerja
Mengasah jalan hidup
Berlari menggali arah jalan
Tak sampai tujuan mimpi
Hayal petani kecil
Sederhana dalam hati
Makan minum tercukup
Hilang semua dipupus waktu
Mimpi petani kecil
Jadi mimpi kosong
Berganti tak pernah ada
Petani kecil nyata bukan miliknya
..............( Taqwim ).
Petani kecil hitam mungil
Cangkul sahabat hidup
Panas terik sambut hari petani
Rakyat pekerja
Mengasah jalan hidup
Berlari menggali arah jalan
Tak sampai tujuan mimpi
Hayal petani kecil
Sederhana dalam hati
Makan minum tercukup
Hilang semua dipupus waktu
Mimpi petani kecil
Jadi mimpi kosong
Berganti tak pernah ada
Petani kecil nyata bukan miliknya
..............( Taqwim ).
RASA PENGUMUMAN MENTERI
Jadi menterikah aku??....
Tanya sahabat yang penuh gelisah
Pengumuman cikeas
Hati senang gundah
Hati gundah
Dag dig dug terasa
Pengumuman bentar mulai
Hati terasa di tengah laut tanpa darat
Hati senang
Kantong tebal
Terhormat jabatan
Manteri ada di pundaknya
Kecewa rasa
Nama tak ada
Menteri tak di tangan
Mual jengkel hati dalam
Menteri penuh jabatan
Harapan menteri selalu ada
Menyisakan segudang keinginan
Kehendak presiden menteri apa bukan
…………….( Taqwim).
Tanya sahabat yang penuh gelisah
Pengumuman cikeas
Hati senang gundah
Hati gundah
Dag dig dug terasa
Pengumuman bentar mulai
Hati terasa di tengah laut tanpa darat
Hati senang
Kantong tebal
Terhormat jabatan
Manteri ada di pundaknya
Kecewa rasa
Nama tak ada
Menteri tak di tangan
Mual jengkel hati dalam
Menteri penuh jabatan
Harapan menteri selalu ada
Menyisakan segudang keinginan
Kehendak presiden menteri apa bukan
…………….( Taqwim).
GEMPA DINEGERI CINTA
Gempa melanda dinegeri terasingkan
separuh nyawa hilang
gempa melanda dinegeri sang pecinta
seluruh hati diri jadi abu
Terurai air mata
sirat kepiluan
wajah menyimpan
kebekuan sedih mendalam
Darah mengalir
banjir daratan
menutup
keran-keran kehidupan
Pecinta luruh lara
galap jiwa
hampa raga
hati menyayat rasa
Gempa hati
hilang nurani
derita nyeri
menusuk relung dalam
Cimta kesedihan
habis semua waktu
hilang lampau
tunggu dalam gelap tak ada guna
Gempa
sederhana
dikit bahasa
bahaya adanya
Lari gempa
tutup rapat
mengalir
mengayun sekencang cahaya
Gempa cinta
larut pilu
mengais
jalan-jalan nurani
Goyangan
menari
seru seran
gempa panik terjadi
Lari-lari
selamatkan
jiwamu
hatimu selalu
Doter psikis
menanti
menarik
bila sembuh tak kunjung datang
.............(Taqwim).
separuh nyawa hilang
gempa melanda dinegeri sang pecinta
seluruh hati diri jadi abu
Terurai air mata
sirat kepiluan
wajah menyimpan
kebekuan sedih mendalam
Darah mengalir
banjir daratan
menutup
keran-keran kehidupan
Pecinta luruh lara
galap jiwa
hampa raga
hati menyayat rasa
Gempa hati
hilang nurani
derita nyeri
menusuk relung dalam
Cimta kesedihan
habis semua waktu
hilang lampau
tunggu dalam gelap tak ada guna
Gempa
sederhana
dikit bahasa
bahaya adanya
Lari gempa
tutup rapat
mengalir
mengayun sekencang cahaya
Gempa cinta
larut pilu
mengais
jalan-jalan nurani
Goyangan
menari
seru seran
gempa panik terjadi
Lari-lari
selamatkan
jiwamu
hatimu selalu
Doter psikis
menanti
menarik
bila sembuh tak kunjung datang
.............(Taqwim).
Otak-otak senayan
by: Khoirul Taqwim
Merah meriah voting di senayan
bencana bumi hiraukan saja
Gempa adalah bahasa Tuhan
voting pora riuh senayan
Hari mulai gelap
pesta ruah senayan
berhambur melimpah uang
mandi wanita ketagihan
Raja baru
senayan bertepuk tangan
seonggok kotak rakyat dibiarkan
kemegahan adalah tujuan
Ampun senayan
sembah sujud rakyat
biarkan saja
senayan senang bertepuk tangan
Pulau rata dengan daratan
Tuhan sedang bermaen
kelaparan perut kosong
salah sendiri tak ada disenayan
Kesombongan adalah kemegahan
tanda kuat
depan mata kemenangan
benar-benar tebalik dunia
Tuhan membolak-balikan bumi
gempa terjadi
manusia korban
salah siapa tinggal sini
Senayan kembali bertepuk tangan
rakyat tontonan siang malam
ah!...yang penting senayan senang
otak senayan sedang meraup untung
Otak-otak senayan
Cari untung
terserah mau bicara apa
yang penting aku adalah pemenang
Merah meriah voting di senayan
bencana bumi hiraukan saja
Gempa adalah bahasa Tuhan
voting pora riuh senayan
Hari mulai gelap
pesta ruah senayan
berhambur melimpah uang
mandi wanita ketagihan
Raja baru
senayan bertepuk tangan
seonggok kotak rakyat dibiarkan
kemegahan adalah tujuan
Ampun senayan
sembah sujud rakyat
biarkan saja
senayan senang bertepuk tangan
Pulau rata dengan daratan
Tuhan sedang bermaen
kelaparan perut kosong
salah sendiri tak ada disenayan
Kesombongan adalah kemegahan
tanda kuat
depan mata kemenangan
benar-benar tebalik dunia
Tuhan membolak-balikan bumi
gempa terjadi
manusia korban
salah siapa tinggal sini
Senayan kembali bertepuk tangan
rakyat tontonan siang malam
ah!...yang penting senayan senang
otak senayan sedang meraup untung
Otak-otak senayan
Cari untung
terserah mau bicara apa
yang penting aku adalah pemenang
Sabtu, 17 Oktober 2009
KABAR DEMOKRASI
Demokrasi tong sampah
mendengung ditelinga jutaan rakyat
bersorak ramai
berebut kursi kemegahan
Jabatan adalah tujuan
amanah adalah bongkahan bahasa jalanan
kebenaran terasingkan
penipuan adalah pemenang
Berlari anak kecil
menyambung nyawa kehidupan
pemimpin menuding
sampah berkeliaran ditrotoar
Kelemahan negeri
tertutup
dututupi
broker-broker demokrasi
Slogan demokrasi pejuang
rakyat adalah mlikku
kan kuabdikan hidupku
nyawa adalah taruhanku
Slogan hanya slogan
kenyataan dipinggir jalan
disawah-sawah
semua masih mengharap belas kasihan
Demokrasi tong sampah
menggaung
meraung
tumbuh subur dinegeri
Jalan demokrasi
kesejahteraan
kemakmuran
jutaan manusia mengadah tangan
Kabar demokrasi
warung kopi
pos ronda
berita jutaan telinga
Salam demokrasi
mantabkan
jalankan
roda perbaikan
mendengung ditelinga jutaan rakyat
bersorak ramai
berebut kursi kemegahan
Jabatan adalah tujuan
amanah adalah bongkahan bahasa jalanan
kebenaran terasingkan
penipuan adalah pemenang
Berlari anak kecil
menyambung nyawa kehidupan
pemimpin menuding
sampah berkeliaran ditrotoar
Kelemahan negeri
tertutup
dututupi
broker-broker demokrasi
Slogan demokrasi pejuang
rakyat adalah mlikku
kan kuabdikan hidupku
nyawa adalah taruhanku
Slogan hanya slogan
kenyataan dipinggir jalan
disawah-sawah
semua masih mengharap belas kasihan
Demokrasi tong sampah
menggaung
meraung
tumbuh subur dinegeri
Jalan demokrasi
kesejahteraan
kemakmuran
jutaan manusia mengadah tangan
Kabar demokrasi
warung kopi
pos ronda
berita jutaan telinga
Salam demokrasi
mantabkan
jalankan
roda perbaikan
TUHANKU
Tuhan dekatkan diriku dalam pelukanmu
hangatkan jiwaku dalam duniamu
sejukkan hatiku lewat bahasamu
kau tempat bersandar dalam hidupku
Tuhan jawaban apa yang harus aku beri
disaat hatiku gundah pilu
kutadahkan tanganku untukmu
namamu begitu indah bagiku
Tuhan kuserahkan seluruh hidupku
ambil nyawaku
ambil seluruh dalam hidupku
kuikhlaskan untukmu
Tuhan aku sujud padamu
pantaskah diri ini menghadapmu
disaat kotor menghampiriku
kuingin dekat dalam nafasmu
Tuhan ku pasrahkan diriku
kuangkat kakiku
tuk lari dalam senyummu
aku ingin selalu dalam lindunganmu
Tuhan aku memohon
bersimpuh lutut
tuk akhiri deritaku
semua kuikhlaskan untukmu tuhan
..................(taqwim).
hangatkan jiwaku dalam duniamu
sejukkan hatiku lewat bahasamu
kau tempat bersandar dalam hidupku
Tuhan jawaban apa yang harus aku beri
disaat hatiku gundah pilu
kutadahkan tanganku untukmu
namamu begitu indah bagiku
Tuhan kuserahkan seluruh hidupku
ambil nyawaku
ambil seluruh dalam hidupku
kuikhlaskan untukmu
Tuhan aku sujud padamu
pantaskah diri ini menghadapmu
disaat kotor menghampiriku
kuingin dekat dalam nafasmu
Tuhan ku pasrahkan diriku
kuangkat kakiku
tuk lari dalam senyummu
aku ingin selalu dalam lindunganmu
Tuhan aku memohon
bersimpuh lutut
tuk akhiri deritaku
semua kuikhlaskan untukmu tuhan
..................(taqwim).
CINTA DAN SAHABAT
Cinta adalah cinta
Sahabat adalah sahabat
Dua bahasa
Beda dan sama
Mantan cinta
Benar ada
Mantan sahabat
Terdengar tak ada
Kasih cinta
Pilihan anda
Kasih sahabat
Kemana saja
Bahasa cinta
Penuh haru
Bahasa sahabat
Sejuk jiwa
Cinta sahabat
Bahaya benar
Sahabat cinta
Gawat terdengar
Lari cinta
Hati terlena
Lari sahabat
Hati dapat
Cinta dan sahabat
Penuh makna
Artiati punya sama
Artiati punya beda
Cinta dan sahabat
Bahasa terangkai
Dua mata rantai
Saling melengkapi
Lakukan
Kerjakan
Hadapi
Kan kau lewati semua
…………(Taqwim).
Diperbarui 2 minggu yang lalu • Komentar • Suka / Tidak Suka
Sahabat adalah sahabat
Dua bahasa
Beda dan sama
Mantan cinta
Benar ada
Mantan sahabat
Terdengar tak ada
Kasih cinta
Pilihan anda
Kasih sahabat
Kemana saja
Bahasa cinta
Penuh haru
Bahasa sahabat
Sejuk jiwa
Cinta sahabat
Bahaya benar
Sahabat cinta
Gawat terdengar
Lari cinta
Hati terlena
Lari sahabat
Hati dapat
Cinta dan sahabat
Penuh makna
Artiati punya sama
Artiati punya beda
Cinta dan sahabat
Bahasa terangkai
Dua mata rantai
Saling melengkapi
Lakukan
Kerjakan
Hadapi
Kan kau lewati semua
…………(Taqwim).
Diperbarui 2 minggu yang lalu • Komentar • Suka / Tidak Suka
RENUNGAN
Malam kelam
gelap mencekam
dinding-dinding syetan
ganasnya malam
Otak-otak buntu
terjadi gerangan
ganasnya benda
rantai-rantai penaklukan
Terhentak hati
suara mendengar
badai gemuruh
topan angin melanda
Masuk hati
sejenak gemetar
santaikan hati
sulit melupa
Usaha malam
keheningannya sudut
gentayangan roh tua
awan-awan kelam
Pagi beranjak
jiwa tenang
kaki melangkah
panjang derita
Malam mencekam
sunyi sudut senja
gemerlap lagi hilang
ditelan mendung buta
Renungkan
saat ini
akan datang
semuanya
Dikala tiba
waktu kan datang
mulailah
geraklah kehidupan
gelap mencekam
dinding-dinding syetan
ganasnya malam
Otak-otak buntu
terjadi gerangan
ganasnya benda
rantai-rantai penaklukan
Terhentak hati
suara mendengar
badai gemuruh
topan angin melanda
Masuk hati
sejenak gemetar
santaikan hati
sulit melupa
Usaha malam
keheningannya sudut
gentayangan roh tua
awan-awan kelam
Pagi beranjak
jiwa tenang
kaki melangkah
panjang derita
Malam mencekam
sunyi sudut senja
gemerlap lagi hilang
ditelan mendung buta
Renungkan
saat ini
akan datang
semuanya
Dikala tiba
waktu kan datang
mulailah
geraklah kehidupan
Langganan:
Postingan (Atom)