Kamis, 20 Oktober 2011

Inilah Situs Jejaring Sosial Baru Kiber ala Nusantara Indonesia


Jejaring sosial baru kiber ala Nusantara Indonesia merupakan salah satu warna jejaring sosial yang ada ditengah-tengah kehidupan masyarakat secara luas, sebagai bentuk proses dalam membangun dan menciptakan jejaring sosial dalam negeri, agar dapat menjadi jejaring yang lebih eksis didunia maya, tentu semua ini dibutuhkan dukungan dari masyarakat secara luas, agar jejaring sosial baru kiber ala Nusantara Indonesia dapat berkembang dan dapat mempertahankan eksistensinya.

Saat ini jejaring sosial baru ala Nusantara Indonesia mulai banyak bertebaran didunia maya, salah satu dari beberapa jejaring sosial baru ala Nusantara Indonesia adalah kiber yang saat ini terus berproses diri dalam membangun fitur dan aplikasi yang lebih baik, memang kiber sangat menyadari masih jauh dari kesempurnaan yang layak sebagai jejaring sosial baru ala Nusantara Indonesia, apabila dibanding dengan jejaring sosial luar negeri yang sudah punya nama besar, seperti facebook, twitter dan situs jejaring sosial lainnya, tetapi kiber paling tidak masih berusaha semaksimal mungkin dalam merekonstruksi diri dalam membangun jejaring sosial baru ala Nusantara Indonesia menuju situs yang lebih progress dalam menatap masa depan.

Situs jejaring sosial baru kiber ala Nusantara Indonesia merupakan salah satu bentuk keberagaman jejaring sosial baru buatan anak negeri, sebagai sarana dalam membangun interaksi sosial antar sesama pengguna didunia maya, sehingga diharapkan dapat terjalin komunikasi yang sehat dan bermanfa'at dalam memberikan informasi antar sesama member jejaring sosial ala Nusantara Indonesia, agar dapat terwujud interaksi sosial yang saling melengkapi informasi satu sama lain dalam menjalin komunikasi di dunia maya saat ini.

Keberadaan jejaring sosial baru ala Nusantara Indonesia dapat dijadikan terobosan kemajuan anak negeri dalam meciptakan kreasi yang lebih progress, agar kedepan jejaring sosial baru ala Nusantara Indonesia dapat mencapai tujuan yang lebih inovatif dan kreatif dalam mengembangkan situs buatan anak negeri. Inilah yang perlu kita dukung bersama dalam membangun karakter anak bangsa, untuk terus berkarya dan melakukan terobosan yang positif buat nusa dan bangsa Indonesia.

Dari tulisan diatas semoga situs jejaring sosial baru buatan Nusantara Indonesia, dengan sebutan kiber yang beralamatkan di www.kitaberbagi.com mampu mencapai keberhasilan dalam memperbaiki fitur maupun aplikasi, agar kedepan dapat terus lebih baik dalam menciptakan situs jejaring sosial baru ala Nusantara Indonesia.

Terima kasih buat para pembaca tulisan kecil dari situs jejaring sosial baru ala Nusantara Indonesia.....

Rabu, 19 Oktober 2011

Malaysia Menjadi Majikan Indonesia, Benarkah?????........


Sungguh ironis keberadaan bangsa Indonesia dengan wilayah yang sangat luas di banding Malaysia, tetapi banyak masyarakat Indonesia mencari peruntungan menjadi buruh di negara tetangga, padahal bangsa Indonesia seharusnya tidak kalah dengan Malaysia dalam membangun segi ekonomi, melihat potensi sumber daya alam yang berlimpah ruah dari Sabang sampai Merauke.

Bangsa Indonesia merdeka lebih dahulu di banding Malaysia, tetapi dalam membangun ekonomi bangsa Indonesia masih tertingal jauh di banding Malaysia, bagaimana tidak?....masyarakat Indonesia masih jauh dari hidup layak berupa sandang, pangan dan papan masih banyak yang belum tercukupi, sehingga mengakibatkan kemiskinan masyarakat Indonesia yang tidak dapat dihindarkan, bahkan sangat ironis, sebagian masyarakat Indonesia ada yang mengalami kelaparan.

Melihat kekayaan alam yang berlimpah dari Sabang sampai Merauke, sudah seharusnya masyarakat Indonesia dapat hidup sejahtera, tetapi ternyata masyarakat Indonesia masih jauh dari harapan kesejahteraan, tentu ini menjadi pekerjaan rumah bagi pengelola negara, untuk terus membangun masyarakat yang adil dan sejahtera.

Dalam kehidupan masyarakat Indonesia, ternyata malah cenderung mengalami stratifikasi sosial yang sangat parah, sehingga memunculkan kesenjangan sosial yang tidak dapat dihindarkan. Inilah yang harus menjadi perhatian pengelola negara saat ini.

Sebagian besar kondisi masyarakat Indonesia jauh dari hidup sejahtera, ternyata mengakibatkan efek yang sangat menyedihkan, bagaimana tidak?..masyarakat Indonesia banyak yang berdatangan di negara Malaysia, untuk mengais rejeki dengan menjadi buruh, tentu kita tidak bisa menyalahkan masyarakat Indonesia yang mencari rezeki disana, mengingat negara sudah tidak mampu membuka lapangan kerja, bahkan sangat ironis para pengelola negara Berbondong-bondong membeli barang mewah yang jauh dari kemaslahatan masyarakat, sehingga tercipta kesenjangan sosial antara pengelola negara dengan masyarakat yang semakin melebar di tubuh bangsa Indonesia.

Malaysia merupakan negara kecil di banding Indonesia, ternyata mampu berdiri tegak menjadi majikan bangsa Indonesia, tentu ini sangat ironis mengingat kekayaan alam bangsa Indonesia yang berlimpah ruah, namun dalam pengelolaan negara telah mengalami kegagalan, karena dalam pengelolalan kekayaan alam Indonesia cenderung dinikmati hanya segelintir masyarakat Indonesia, sehingga pemerataan tidak terjadi ditengah-tengah kehidupan masyarakat, kalau masalah ini terus dibiarkan, maka bangsa Indonesia akan mengalami masa gawat, karena masyarakat Indonesia dapat menuntut sewaktu-waktu kepada pengelola negara, sehingga revolusi sosial akan merasuk dalam watak masyarakat di saat pengelola negara mengalami kegagalan secara terus-menerus dalam membangun sebuah bangsa.

Pengelola negara telah mengalami kegagalan dalam membangun kondisi ekonomi masyarakat, berangkat dari renungan itu, ternyata dalam benak saya terlintas pertanyaan apakah hubungan masyarakat Indonesia dengan negara tidak terjalin baik?......masyarakat Indonesia sering diberi penjelasan mengenai falsafah kenegaraan tentang keberagaman, tetapi tindakan real dari pengelola negara kurang memperhatikan masyarakat Indonesia, sehingga yang tercipta saling menyalahkan satu sama lain tidak terhindarkan. Inilah yang menjadi bumerang kerusakan di tubuh negara Indonesia saat ini.

Lalu pertanyaan datang lagi, apakah sistem kenegaraan Indonesia yang amburadul?...sistem kenegaraan bangsa Indonesia yang di bangun para pendahulu kita cenderung hasil dari buatan Belanda, sehingga mengakibatkan karakter pengelola negara juga seperti bangsa Belanda dalam memegang tampuk kekuasaan, sehingga tercipta hubungan antara pengelola negara dengan masyarakat tidak terjalin baik. Inilah yang harus diubah para pengelola negara, untuk terus membangun komunikasi dengan masyarakat, bukan hanya sekedar minta pajak kepada masyarakat, tetapi menjalin hubungan yang saling menguntungkan, itulah yang harus di lakukan dalam melaksanakan tugas pengelola sebuah negara Indonesia saat ini.

Pertanyaan terakhir kenapa Malaysia menjadi majikan Indonesia?.....Sebenarnya, masyarakat Indonesia menjadi buruh di luar negeri tidak hanya di Malaysia, namun sudah mencapai disegala penjuru Asia, bahkan sampai dunia (sungguh ironis) banyak masyarakat Indonesia yang menggantungkan penghidupan menjadi buruh disana, mengingat pengelola negara gagal memberikan lapangan pekerjaan, walaupun ada pekerjaan, tetapi gaji masih jauh dari kebutuhan hidup, sehingga masyarakat Indonesia cenderung terpaksa mengais rejeki diluar negeri dalam memenuhi kebutuhan perut. Wallahu a'lam bisshowab.............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.

Selasa, 18 Oktober 2011

Di Ramal Pada Tahun 2035 Nusantara Indonesia Menjadi Negara Islam


Bangsa Nusantara Indonesia dengan penduduk sekitar hampir 90 persen beragama Islam merupakan kekuatan masyarakat yang maha dahsyat, apabila masyarakat bergerak dan melakukan sebuah gerakan revolusi sosial, tentu akan menjadi kekuatan maha dahsyat tidak hanya di kawasan asia tenggara, namun dunia akan tersentak dengan kekuatan ratusan juta umat manusia di Nusantara Indonesia.

Negara Islam sebelum kemerdekaan Indonesia sudah ada sejak zaman Demak Bintoro, Samudra Pasai dan masih banyak lagi negara Islam di Nusantara Indonesia pada masa silam, namun di saat kedatangan kaum penjajah yang cenderung menindas masyarakat Nusantara Indonesia, ternyata membawa dampak suram bagi negara Islam di Nusantara.

Keberadaan negara Islam di masa silam di hapus oleh kaum penjajah. Inilah sejarah suram negara Islam di masa lalu saat para penjajah datang membawa kerusakan bangsa Islam di Nusantara, karena bangsa penjajah melakukan gerakan pemberangusan terhadap negara Islam di Nusantara, agar negara Islam segera hilang di permukaan bumi nusantara Indonesia.

Pada saat kemerdekaan bangsa Indonesia ada sejumlah tokoh menyetujui berdirinya sebuah negara Islam di Nusantara Indonesia, mengingat sejarah luhur negara Islam pernah berdiri tegak di bumi Nusantara, tetapi para penjajah menekan sebisa mungkin, agar bangsa nusantara Indonesia tidak memakai azas Islam, karena, apabila bangsa Indonesia memakai azas Islam sebagai cara pandang negara Nusantara Indonesia, tentu sangat membahayakan bagi bangsa barat, mengingat sejarah barat di Spanyol dan segala penjuru eropa pernah di kuasai negara yang berazaskan Islam. Inilah kekhawatiran terbesar bangsa penjajah eropa, kalau Nusantara Indonesia bernaungan dalam negara Islam.

Kaum penjajah melakukan tekanan terhadap bangsa Indonesia, untuk tidak memakai azas Islam dalam membangun sebuah bangsa Nusantara Indonesia, sehingga mengakibatkan wajah Demak bintoro, Samudra Pasai dan negara Islam nusantara yang dahulu kala pernah berdiri tegak di bumi nusantara mengalami kegagalan di teruskan anak negeri nusantara Indonesia, tetapi berangkat dari tekanan para kaum penjajah dalam melakukan pengambilan azas sebuah bangsa, ternyata sampai saat ini masyarakat Indonesia masih jauh dari hidup sejahtera, di karenakan hubungan antara konsep negara Nusantara Indonesia dengan naluri masyarakat bangsa Indonesia mengalami titik buntu, sehingga bangsa nusantara Indonesia mengalami regresi yang sangat gawat, bahkan penyimpangan di negara Nusantara Indonesia terbuka lebar bagi para penguasa, di karenakan hukum yang berlaku di Nusantara Indonesia memakai hukum dari bangsa penjajah Belanda.

Di ramal pada tahun 2035 bangsa nusantara Indonesia akan mengalami tonggak sejarah besar negara Islam, mengingat bangsa Indonesia saat ini mengalami kegagalan dalam menjalankan pengelolaan negara yang amburadul dan membawa kesengsaraan masyarakat nusantara Indonesia.

Masyarakat Indonesia yang ingin tahu mengenai bangsa Islam nusantara Indonesia, di harapkan menggali dan membaca sejarah Dinasti Demak Bintoro, Samudra Pasai dan masih banyak lagi negara Islam di nusantara, tetapi ironis sejarah kearifan negara Islam di Nusantara Indonesia dibekukan sedemikian rupa, bahkan di sengaja di musnahkan dari permukan bumi nusantara Indonesia oleh kaum penjajah, agar masyarakat bangsa nusantara Indonesia melupakan sejarah manis saat di pimpin berdasarkan negara Islam Nusantara Indonesia.

Wali Songo merupakan salah satu penggagas bangsa Islam di nusantara, bahkan suatu saat gagasan yang pernah di canangkan wali songo akan tumbuh kembang kembali di Nusantara Indonesia, sehingga pada tahun 2035 gagasan wali songo mengenai negara Islam nusantara akan hidup kembali dengan wajah baru bangsa Islam Nusantara Indonesia. Wallahu a'lam bisshowab............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.

Senin, 17 Oktober 2011

Islam Menjawab Kemiskinan di Indonesia



Bangsa Indonesia adalah penjelmaan nusantara dengan keberagaman masyarakat dan kekayaan alam yang sungguh menakjubkan, tetapi masyarakat indonesia masih banyak yang hidup di garis kemiskinan, padahal masyarakat belahan bangsa nusantara yang lain dapat hidup sejahtera dan sentosa dalam meraih penghidupan, namun masyarakat bangsa Indonesia masih tertinggal dalam tata cara meraih penghidupan. Inilah yang menjadi perhatian seluruh masyarakat Indonesia, bahkan dunia menyorot masalah kemiskinan di bumi Indonesia saat ini.

Bangsa Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam adalah contoh negara yang hidup di belahan nusantara, tetapi bangsa tersebut mampu menghilangkan kemiskinan yang ada di Tengah-tengah masyarakat, sedangkan Indonesia mempunyai wilayah yang begitu luas dan kekayaan alam yang berlimpah, ternyata belum mampu meninggalkan masalah kemiskinan, bahkan ironis kelaparan menghantui masyarakat Indonesia, tentu ada yang salah di tubuh bangsa Indonesia saat ini, sehingga mengakibatklan kemiskinan masyarakat yang semakin parah di rasakan tiap detiknya.

Islam selalu mengarahkan kehidupan secara cerdas dalam melakukan kebijakan dengan melihat kondisi masyarakat dalam membuat sebuah negara maupun membuat kebijakan negara. Bangsa Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam adalah contoh negara nusantara yang mampu keluar dari jurang kemiskinan dan mampu hidup makmur dan sejahtera, karena masyarakat Malaysia dan Brunei Darussalam berpenduduk sebagian besar umat Islam dengan memakai cara pandang kenegaraan dengan cara Islam juga, begitu juga Singapaura membuat konsep sebuah bangsa sesuai dengan karakter masyarakat dan bangsa disana, sehingga tercipta hubungan yang saling menguntungkan satu sama lain, dan dapat tercipta bangsa yang mampu meraih kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat di dalam membangun sebuah negara di belahan nusantara.

Sedangkan hubungan masyarakat Indonesia dengan wajah negara Indonesia yang di bangun para pendahulu kita, ternyata mengalami kendala teramat besar dalam menciptakan hubungan negara dengan penghidupan masyarakat, sehingga dapat di tebak di saat negara dan masyarakat tidak sejalan, maka kerusakan akan terjadi dalam tubuh pemerintahan, sehingga mengakibatkan penyelewengan dan penyimpangan di tubuh pengelola negara tersebut, sehingga tercipta kemiskinan masyarakat Indonesia sampai detik ini belum terpecahkan.

Islam berusaha menjawab dengan cara membuat hubungan negara dengan masyarakat yang saling berkaitan satu sama lain, sehingga tercipta sebuah negara yang saling melengkapi antara masyarakat dengan negara, karena, apabila negara dan masyarakat tidak sejalan, tentu akan mengakibatkan destruktif dalam kehidupan masyarakat dan tentu kemiskinan akan terus menyerang bangsa Indonesia.

Masyarakat Indonesia hampir 90 persen beragama Islam, tetapi telah dikebiri dengan konsep yang dimiliki bangsa Indonesia dalam mengambil sebuah kebijakan masalah kenegaraan, sehingga terjadi hubungan yang buntu antara masyarakat Indonesia dengan konsep negara yang cenderung berkiblat terhadap bangsa penjajah Belanda.

Islam merupakan karakter masyarakat Indonesia, tetapi konsep negara tidak memakai konsep dalam Islam, sehingga hasil dari pemaksaan konsep negara yang tidak sejalan dengan masyarakat dapat kita rasakan saat ini, bahwa masyarakat Indonesia hidup penuh dengan kemiskinan, padahal hidup di negara dengan berlimpah kekayaan bumi, udara, dan laut yang sungguh menakjubkan mata dunia memandang.

Semoga bangsa Indonesia suatu saat dapat mengubah cara pandang kenegaraan yang sesuai dengan masyarakat Indonesia, sehingga tercipta negara yang sesuai dengan konsep Islam dan masyarakat Islam di Indonesia. Wallahu a'lam bisshowab............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.


Astagfirullah, Masyarakat Islam Indonesia Hidup di Negara Non Islam



Sungguh dilema keberadaan umat Islam di Indonesia, di satu sisi masyarakat beragama Islam, namun di si lain wajah negara tidak Islam yang menjadi azas sebuah kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga sampai detik ini masih ada masyarakat yang terus berjuang melakukan gerakan revolusi sosial dengan tujuan menciptakan sebuah negara Islam di Indonesia.

Malaysia bangsa tetangga Indonesia, sudah terlebih dahulu membuat negara Islam, padahal kemerdekaan terlebih dahulu di raih bangsa Indonesia, sehingga sampai detik ini bangsa Malaysia dapat hidup secara ideal antara karakter masyarakat dengan azas sebuah bangsa, sedangkan Indonesia masyarakat bependuduk Islam sekitar hampir 90 persen, tetapi masyarakat bangsa Indonesia tidak hidup berdasarkan negara Islam, bahkan ironis hukum yang berlaku di Indonesia cenderung warisan dari bangsa penjajah Belanda.

Kemajuan Malaysia tidak lepas antara kehidupan masyarakat dengan azas sebuah bangsa dapat berjalan searah, bagaimana tidak?.....masyarakat Malaysia berpenduduk dengan karakter Islam dan azas sebuah bangsa juga memakai Islam, sedangkan bangsa Indonesia berpenduduk Islam, namun negara berazaskan non Islam, sehingga yang terjadi ada titik buntu yang tidak saling berkaitan antara masyarakat dengan azas sebuah bangsa.

Kita masih ingat segar mengenai sejarah besar Majapahit, Sriwijaya, Kutai kartanegara, Demak bintoro, Samudra pasai dan masih banyak lagi dinasti yang ada di nusantara, ternyata antara kehidupan masyarakat dengan azas sebuah bangsa ada saling berkesinambungan yang tidak terpisahkan satu sama lain, bahwa masyarakat beragama Hindu, Budha, Islam atau agama lain tidak terpisah antara azas sebuah bangsa dengan kehidupan masyarakat, sehingga ada keterkaitan yang saling memberikan semangat dalam menjalankan sebagai masyarakat dalam bernegara.

Ketika masyarakat Islam hidup di negara non Islam, tentu akan terjadi sesuatu yang terputus antara kebutuhan politik dengan kehidupan, sedangkan masyarakat Malaysia cenderung ada keserasian antara kehidupan masyarakat dengan negara yang Sama-sama bersumber dari ajaran Islam, sedangkan Indonesia masih berkiblat dari Undang-undang buatan belanda, sehingga kehidupan masyarat dengan bangsa Indonesia terputus yang tidak saling berkaitan satu sama lain, bahkan keberadaan pemerintah cenderung memaksa dalam menjalankan tugas kenegaraan. Inilah yang dirasakan sebagian besar masyarakat Indonesia.

Masyarakat Islam di paksa mau tidak mau hidup dengan karakter yang berbeda antara kehidupan dengan kepribadian bangsa, sehingga terjadi keterputusan antara negara dengan kehidupan masyarakat yang saling tidak menemukan tali sambung menyambung. Inilah yang harus menjadi perhatian masyarakat Indonesia, kenapa kita tidak belajar dari Malaysia?....bahwa Malaysia mampu menggabungkan karakter masyarakat dengan azas kenegaraan, padahal Malaysia merdeka setelah Indonesia merdeka, tetapi masyarakat Malaysia mampu lebih makmur dan sejahtera terlebih dahulu di banding keberadaan masyarakat bangsa Indonesia pada umumnya.

Sebenarnya, masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang punya pandangan keislaman yang tak kalah dengan Timur Tengah maupun bangsa Afrika Utara atau negara lain mengenai keislaman, tetapi masyarakat Indonesia di suruh hidup di negara dengan cara pandang non Islam, padahal Indonesia masyarakat terbesar adalah beragama Islam.

Saya selalu berdo'a, semoga ada reaksi revolusi sosial yang mampu meluruskan antara hubungan masyarakat dengan negara, agar terjadi keselarasan dan keseimbangan yang saling menguatkan satu sama lain, sehingga bangsa Indonesia menjadi bangsa yang dapat berjalan sejajar dengan karakter masyarakat pada umumnya, bukan masyarakat islam terpaksa hidup di negara non Islam, dan semoga tercipta negara " Baldatun thoyibatun warabbun ghafur ". Wallahu a'lam bisshowab............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.

Minggu, 16 Oktober 2011

Indonesia Bukan Negara Islam, Malaysia Menolak Bergabung


Bangsa Indonesia di saat memasuki zaman kemerdekaan penuh dengan segudang rintangan penghalang, bahkan sesudah kemerdekaan bangsa Indonesia masih terus di Intervensi bangsa raksasa Eropa, Amerika, dan Australia, mengingat bangsa Indonesia sangat berbahaya bagi bangsa barat, karena Indonesia merupakan bangsa terbesar di kawasan asia tenggara. Inilah yang menjadi masalah bagi bangsa barat di saat kemerdekaan Indonesia datang dan sesudahnya.

Malaysia pada saat Indonesia memasuki babak kemerdekaan, para pemimpin nusantara melalui gerakan nasional berupaya melakukan sebuah pendekatan politis, untuk menggabungkan bangsa nusantara dalam satu bendera, sehingga pada saat itu pemimpin dari bangsa Malaysia mulai melakukan gerilya politis dengan Indonesia, agar dapat menggabungkan antara bangsa Indonesia dan Malaysia di bawah satu bendera nusantara, namun perjalanan sejarah tak semulus yang di Cita-citakan para pemimpin bangsa di kawasan nusantara, mengingat bangsa penjajah masih meletakkan kaki di tanah nusantara, sehingga penggabungan kedua negara besar ini mengalami kegagalan.

Bangsa Malaysia siap bergabung dengan Indonesia dengan catatan harus sesuai dengan karakter masyarakat di negara tersebut, mengingat bangsa Malaysia punya karakter berwajah Islam di tengah-tengah kehidupan msyarakat, sedangkan Indonesia cenderung keberagaman dalam kehidupan masyarakat, sehingga bangsa Indonesia dan Malaysia tidak menemukan jalan integrasi dalam naungan satu bendera nusanatara, di sebabkan masalah cara pandang dan azas sebuah bangsa yang berbeda. Inilah yang menjadi kegagalan penggabungan Malaysia dengan Indonesia.

Sebenarnya, pada saat Detik-detik kemerdekaan bangsa Indonesia sudah mulai mempersiapkan azas berdasarkan Islam, namun melihat tekanan dari bangsa penjajah yang begitu kuat, sehingga Indonesia mengalihkan dari azas Islam menuju Pancasiila dalam meletakkan dasar negara Indonesia.

Melihat kondisi bangsa Indonesia yang tidak berazaskan Islam, maka bangsa Malaysia mulai mendekati Inggris, untuk minta dukungan kemerdekaan bangsa Malaysia, Inggris menyetujui dengan syarat kontrak politik yang mengatasnamakan, bahwa kemerdekaan Malaysia adalah hadiah dari bangsa Inggris, disitulah awal perselingkuhan Malaysia dengan Inggris dan mengingkari wajah bangsa nusantara Indonesia.

Berangkat dari argumen di atas kita dapat menarik kesimpulan, bahwa di saat mendekati kemerdekaan Indonesia, bangsa Malaysia mulai gerilya politis dengan Indonesia, untuk menggabungkan wilayah Malaysia dan Indonesia di bawah naungan bendera nusantara, namun melihat bangsa Indonesia yang tidak berazaskan Islam, maka bangsa Malaysia lebih memilih mendirikan bangsa sendiri di banding bergabung dengan bangsa Indonesia. Wallahu a'lam bisshowab............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.
.

Inilah Alasan Inggris Mengingkari Bangsa Nusantara Indonesia




Bangsa Inggris telah lama memijakkan kaki penjajahan di kawasan nusantara, padahal Inggris tahu betul mengenai sejarah besar bangsa nusantara pada zaman dahulu kala di asia tenggara, namun Inggris enggan memberikan wilayah jajahannya pada kesatuan bangsa nusantara, disebabkan bangsa Inggris mempunyai kepentingan politis maupun ekonomis di Malaysia. Inilah penyebab utama Inggris mengkhianati bangsa nusantara.

Indonesia merupakan wajah bangsa nusantara, sedangkan Malaysia di bentuk Inggris sebagai pijakan sewaktu-waktu melakukan agresi milter maupun ekonomi di kawasan nusantara, sehingga Malaysia di bentuk Inggris sebagai penghalau laju kekuasaan wilayah bangsa nusantara, agar seluruh bangsa nusantara tidak bersatu di bawah naungan bendera nusantara Indonesia.

Bangsa Inggris telah menjajah dan merampas bangsa nusantara, bahkan sampai detik ini bangsa Inggris belum sepenuhnya memberikan kedaulatan nusantara di tangan bangsa Indonesia, sehingga antara Indonesia dengan Malaysia dibuat lupa sejarah besar bangsa nusantara. Lebih jauh dari itu, sebenarnya konflik Indonesia dengan Malaysia merupakan pertarungan bangsa Inggris dengan bangsa nusantara, mengingat Inggris punya dendam kesumat dengan bangsa Indonesia, karena Inggris pernah dikalahkan dalam perang terbesar di akhir perang dunia ke-2 yang berada di kawasan asia pasifik. Nah! tentu kita masih ingat segar pada saat perang 10 November di Surabaya, bangsa Inggris kalah besar dengan kekuatan para pejuang Indonesia dengan menggebu-gebu mampu mengalahkan bangsa adidaya dari eropa. Inilah kekalahan terbesar bangsa Inggris setelah perang dunia ke-2 di kawasan asia pasifik.

Bangsa nusantara punya sejarah besar dalam meletakkan kaki di kawasan asia tenggara, sehingga sebisa mungkin bangsa Inggris menghentikan kedaulatan bangsa nusantara yang berwajah Indonesia, dengan cara mengambil bangsa Malaysia dari pangkuan bumi nusantara, bahkan lebih jauh dari itu, bangsa Inggris telah mengambil sebagian Pulau Kalimantan yang ada di sabah, serawak dan sekitarnya, untuk di jadikan bangsa buatan Inggris dalam menangkal kekuasaan bangsa nusantara Indonesia.

Sejarah di putar balikkan sedemikian rupa oleh bangsa Inggris, bahkan anak cucu nusantara banyak yang lupa mengenai sejarah besar nusantara, bahwa Indonesia dan Malaysia dahulu kala menyatu di bawah satu bendera nusantara, namun bangsa penjajah telah mengkebiri sejarah besar bangsa nusantara, bahkan cenderung mengadu domba sesama bagian bangsa nusantara. Inilah strategi bangsa penjajah dalam bermain tipu daya, sehingga kita harus selalu waspada dengan kelicikan bangsa penjajah dari eropa, dan Inilah yang harus menjadi perhatian para sejarahwan dan para politisi, untuk memberikan pencerahan mengenai bangsa nusantara di kawasan asia tenggara. Wallahu a'lam bisshowab............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.
.
.

Sabtu, 15 Oktober 2011

Jangan Pernah Ragu, Sejak Majapahit Kalimantan itu Milik Indonesia


Perebutan wilayah Kalimantan sejak kemerdekaan bangsa Indonesia sudah menjadi simbol perlawanan dan tonggak sejarah bangsa adidaya di asia tenggara, bahkan sampai hari ini masalah pulau Kalimantan masih hangat dibicarakan di berbagai media maupun di Sudut-sudut warung kopi.

Indonesia lahir sebagai wajah nusantara dalam mengemban tugas mulia, dan bangsa Indonesia punya hak besar terhadap pulau Kalimantan di banding Malaysia, namun perjalanan sejarah pulau Kalimantan telah dikebiri bangsa Inggris, sehingga pulau Kalimantan bagian serawak, Sabah dan sekitarnya telah di ambil secara paksa oleh bangsa Inggris dan diberikan kepada bangsa Malaysia. Inilah sejarah besar bangsa Malaysia dan Indonesia dalam meletakkan kekuasaan di pulau Kalimantan.

Sejak zaman Majapahit bangsa yang ada di kawasan asia tenggara, selain kekuasaan dinasti Gajah Putih, semua termasuk dalam Kawasan bangsa Nusantara, sehingga jangan pernah ragu, bahwa pulau Kalimantan sejak Indonesia merdeka merupakan wajah baru bangsa nusantara.

Maha Patih Gajah Mada sebagai pemersatu nusantara mulai dari Papua sampai Malaysia dahulu kala bersatu padu dalam naungan satu bendera nusantara, namun semua dirusak oleh penjajah dan sejarah di putar balikkan sedemikian rupa, sehingga sejarah menjadi abal-abal yang tak menentu arah kebenaran.

Pulau Kalimantan sebagian di ambil Malaysia Gara-gara bangsa Inggris yang mendukung penuh keberadaan Malaysia, sehingga wajar, apabila bangsa Malaysia merupakan wajah bangsa Inggris, sedangkan bangsa Indonesia merupakan wajah dari bangsa nusantara, penerus tongkat estafet bangsa nusantara yang pernah bersatu padu di bawah kekuasaan sang Maha Patih Gajah Mada.

Sejarah besar bangsa nusantara dalam menyatukan asia tenggara, bukanlah hisapan jempol belaka, karena itu sudah menjadi fakta sejarah. Bahkan D.G.E. Hall dalam buku sejarah asia tenggara mengakui keberadaan bangsa nusantara, sehingga keberadaan bangsa Indonesia merupakan wajah baru bangsa nusantara, sedangkan bangsa Malaysia di bentuk bangsa Inggris, berarti Malaysia penerus tongkat estafet bangsa Inggris, sedangkan bangsa Indonesia merupakan penerus tongkat estafet bangsa Nusantara. Wallahu a'lam bisshowab............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.
.. .

Inilah Semangat Kaum Nasionalis Dan Komunis Mengganyang Malaysia, Kalau Agamis Menolak Keras Membunuh Sesama Muslim



Bangsa Indonesia masih ingat dengan bahasa Soekarno mengenai ketiga idiologi dengan sebutan Nasakom, ketiga idiologi ini mempunyai jiwa yang berbeda, walaupun hakikatnya sama mencari sebuah jalan kebenaran menurut pandangan idiologi Masing-masing, namun dalam perjalanan ketiga idiologi ini punya pandangan yang berbeda dalam memegang roda kekuasaan, sehingga ketiga idiologi ini sering berbenturan, bahkan nyawa melayang atas nama ketiga idiologi yang ada di nusantara sampai saat ini.

Melihat sejarah bangsa Indonesia yang penuh tumpah darah dalam menegakkan pancasila di bumi pertiwi, begitu berat ujian yang di lalui, bahkan darah dan air mata menjadi taruhan dalam menegakkan pancasila, sehingga dalam menegakkan pancasila butuh kekuatan penuh segenap tumpah darah masyarakat Indonesia.

Soekarno melalui nasakom berusaha keras menyatukan ketiga idiologi besar yang ada di bumi pertiwi, tetapi dalam perjalanan komunis di anggap melanggar dan berkhianat terhadap pancasila, sehingga di Indonesia tinggal nasionalis dan agamis, sedangkan idiologi komunis di hapus setelah zaman kepemimpinan Soekarno.

Pada zaman dahulu kala di saat bangsa Indonesia melakukan gerakan konfrontasi senjata maupun diplomatik terhadap Malaysia, bahwa semangat kaum nasionalis dan komunis begitu menggebu-gebu, untuk melakukan gerakan pengganyangan terhadap Malaysia, karena menganggap, bahwa Malaysia melanggar wilayah bangsa Indonesia dengan mencaplok sebagian wilayah kalimantan, padahal Kalimantan termasuk wilayah nusantara, sehingga Kalimantan masih di anggap wilayah bangsa Indonesia, mengingat Indonesia cermin dari bangsa nusantara yang ada di kawasan asia tenggara pada waktu itu.

Perjalanan sejarah mengenai Kalimantan milik bangsa Indonesia begitu panjang, sejak majapahit sebagai penyatu nusantara sampai gerakan nasional dalam meraih kemerdekaan Indonesia, bahwa pulau Kalimantan punya hubungan erat dengan nusantara yang saat itu berwajah Indonesia, tetapi berkat Inggris, bangsa Malaysia selamat dari gerakan pengganyangan yang di lancarkan bangsa Indonesia pada waktu itu. Nah! Inilah sejarah besar bangsa Indonesia dan Malaysia dalam mengarungi sebuah kekuasaan di wilayah Kalimantan.

Masalah Kalimantan sampai detik ini masih menjadi bumerang. mulai dari Sipadan, Ligitan, Ambalat, dan sampai saat ini Camar Bulan yang menjadi rebutan kedua negara tersebut. Inilah sengketa turun temurun sejak bapak proklamator sampai generasi anak cucu kedua bangsa besar di kawasan asia tenggara saat ini.

Gerakan ganyang Malaysia di bakar soekarno dan di dukung penuh kaum nasionalis dan komunis pada waktu itu, bahkan sampai saat ini gerakan ganyang Malaysia masih tengiang di telinga jutaan umat Indonesia, tetapi kaum agamis masih berpikir ulang dan bahkan cenderung menolak keras mengenai gerakan ganyang Malaysia, mengingat Malaysia berpenduduk mayoritas beragama Islam, padahal kalau dalam ajaran Islam sesama muslim adalah saudara, sehingga apabila membunuh sesama muslim sangat di larang keras, karena haram hukumnya membunuh sesama muslim. Inilah yang menjadi pertimbangan kaum agamis dalam melangkah menuju gerakan ganyang Malaysia, sehingga di satu sisi membunuh sesama muslim adalah haram, tetapi di sisi lain semangat membela negara harus berkobar di benak sanubari anak bangsa Indonesia. Wallahu a'lam bisshowab............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.
.. .
.

Jumat, 14 Oktober 2011

Perang Indonesia Dengan Malaysia , Berarti Kehancuran Islam di Asia Tenggara



Malaysia dan Indonesia sejak kemerdekaan kedua negara ini, begitu banyak ujian masalah yang harus di selesaikan kedua negara tersebut, bahkan sering terjadi konflik yang berkepanjangan, baik secara di plomatik maupun konfrontasi, sehingga Indonesia dan Malaysia dapat dikatakan salah satu dendam keturunan yang sampai detik ini masih berjalan, tentu semua tinggal menunggu bom waktu, maka perang dahsyat dapat terjadi di kedua negara yang berada dikawasan asia tenggara saat ini.

Keberadaan Indonesia dan Malaysia merupakan sentral wilayah bangsa nusantara, sehingga kedua negara ini selalu mengkaitkan sejarah masa silam dalam mencari pembenaran masalah wilayah perbatasan, bahkan konfrontasi senjata pernah terjadi di sekitar perbatasan yang ada di pulau Kalimantan.

Pulau Kalimantan pernah menjadi alat melegalkan berbagai konfrontasi senjata maupun dalam bentuk diplomatik, dan konfrontasi senjata pernah terjadi disekitar perbatasan kedua negara yang ada di Pulau Kalimantan.

Kalau Indonesia dan Malaysia tidak pernah akur dalam menjalin sebuah hubungan kedua negara ini, tentu yang akan dirugikan umat Islam kedua negara tersebut, bagaimana tidak?...karena kedua negara ini Sama-sama mayoritas beragama Islam, bahkan kalau sampai terjadi pertumpahan darah antara Malaysia dengan Indonesia, berarti termasuk salah satu perang dengan membunuh sesama umat Islam.

Perang Indonesia dengan Malaysia, apabila Benar-benar sampai terjadi, berarti kerusakan Islam dikawasan asia tenggara sudah mulai dekat, bahkan bisa lenyap keberadaan umat Islam di kedua negara yang berpenduduk mayoritas umat Islam tersebut.

Jalur diplomatik dalam menyelesaikan masalah Indonesia dengan Malaysia harus dikedepankan, sebelum konfrontasi senjata Benar-benar terjadi antar kedua negara tersebut, sehingga perlu adanya team pencari fakta dalam menangani masalah perbatasan maupun masalah yang lain, agar tidak Berlarut-larut dan bahkan mengarah menuju konflik yang berkepanjangan antar kedua negara di kawasan asia tenggara saat ini.

Umat Islam di kawasan asia tenggara sebagian besar bermukim di Indonesia dan Malaysia, tentu punya kewajiban sebisa mungkin menolak konfrontasi senjata, apabila jalan melalui perundingan masih bisa diselesaikan, namun, apabila jalan perundingan sudah tidak berjalan, tentu tidak menutup kemungkinan konfrontasi senjata dapat terjadi sewaktu-waktu dalam jangka yang sangat dekat, karena itu peran tokoh Islam maupun pemimpin kedua negara ini harus bijak dalam mengambil langkah mengenai perbatasan maupun beragam konflik yang terjadi antar kedua negara ini.

Konfrontasi Indonesia dengan Malaysia memang sudah mendarah daging sejak awal berdiri kedua negara ini, sehingga kewaspadaan harus selalu di lakukan dalam mengambil langkah, agar tidak keblunder mengarah pertumpahan darah sesama umat Islam. Inilah yang harus menjadi pertimbangan para pemimpin kedua negera di kawasan asia tenggara saat ini, karena, apabila kedua negara ini mengarah menuju konfrontasi senjata, maka dapat dikatakan kegagalan umat Islam dalam menjalin persahabatan dan menjaga kelestarian ukhuwah Islamiyah di bumi nusantara telah mengalami kehancuran. Wallahu a'lam bisshowab............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.
.. .

Kamis, 13 Oktober 2011

Indonesia Dan Malaysia Sama-sama Maling Tanah Kalimantan



Permasalahan Indonesia dan Malaysia yang selalu memperebutkan tanah dikawasan Kalimantan belum berhenti sejak kemerdekaan kedua bangsa ini, bahkan sampai detik ini masih berkelanjutan, padahal kalau melihat dari sebuah sejarah, bahwa kedua negara ini tidak punya hak mengklaim tanah yang ada di Kalimantan, tetapi pertimbangan politis pada masa akhir penjajahan, akhirnya kedua negara ini membagi Kalimantan menjadi tiga negara, yaitu; Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam.

Sejarah ternyata hanya sebatas lembaran terserak diantara Puing-puing kehancuran sebuah bangsa, tetapi kita juga harus mengetahui sejarah, agar bangsa Indonesia dan Malaysia menemukan titik temu dalam menyelesaikan mengenai masalah perbatasan, apalagi barusan kita dihadapkan masalah perbatasan di daerah Camar Bulan yang menjadi rebutan kedua negara yang seolah-olah mengaku bangsa nusantara, sehingga berhak mengklaim daerah tersebut.

Sejenak kita dihadapkan tentang sejarah bangsa Malaysia dan Indonesia, agar kita tidak keliru dalam memahami bangsa Kalimantan, bahwa dahulu kala bangsa Kalimantan sudah menjadi bangsa tersendiri, sebelum kekuasaan bangsa Indonesia dan Malaysia lahir dimuka bumi, karena kedua negara ini lahir setelah para penjajah meninggalkan daerah Kalimantan, baik secara konfrontasi maupun melalui jalur diplomatik.

Kalimantan sejak dahulu kala sudah ada kekuasaan (bangsa) yang terletak dipulau tersebut, seperti; Kerajaan Tidung, Kerajaan Kutai, Kesultanan Bulungan, Kesultanan Berau, Kesultanan Banjar, Kerajaan Negara Daha dan masih banyak lagi kerajaan yang ada di Kalimantan pada waktu itu, berarti melihat dari sejarah besar di Kalimantan, ternyata sejak dahulu kala sudah ada kekuasaan yang bermukim dipulau tersebut, tetapi setelah penjajah masuk di daerah Kalimantan, ternyata beberapa kekuasaan bangsa yang ada di Kalimantan dibredel oleh tangan para penjajah, sehingga bangsa penjajah telah merusak kekuasaan yang ada di Kalimantan.

Perjalanan sejarah mengingatkan bagaimana bangsa Indonesia dan Malaysia ini terbentuk, baik melalui jalur konfrontasi maupun diplomatik, sehingga kedua negara ini Sama-sama berusaha mengaku wajah bangsa nusantara, mengingat sejarah bangsa di kawasan Asia tenggara dahulu kala pernah menyatu menjadi bangsa nusantara, walaupun dalam bangsa nusantara ini terdapat beberapa kekuasaan, namun mereka sadar akan sebuah kesatuan, bahwa kawasan asia tenggara harus bersatu.

Bangsa nusantara lahir dikarenakan pada saat itu terdapat kekuasaan Gajah Putih, sehingga bangsa nusantara lahir dengan kekuatan membendung ekspansi dinasti Gajah Putih yang berpusat di Thailand. Inilah awal kesadaran politis di zaman masa silam, bahwa bangsa nusantara lahir dalam merangka kebutuhan politis yang mendesak di zaman dahulu kala.

Perjalanan sejarah memang mangalami pasang surut, tetapi bangsa Indonesia dan Malaysia kalau melihat sejarah, ternyata Sama-sama tidak berhak mengakui kekuasaan bangsa Kalimantan, mengingat bangsa Kalimantan sejak dahulu kala sudah terdapat kekuasaan di pulau tersebut, namun melihat dari kebutuhan politis di akhir zaman penjajahan, sehingga lahirlah kedua negara tersebut sebagai raksasa yang terdapat dalam kawasan bangsa nusantara, sehingga kedua negara ini seolah-olah mengaku sebagai regenerasi bangsa nusantara.

Kalau bangsa Malaysia dan Indonesia sama-sama mengaku, bahwa bangsa Kalimantan adalah milik Indonesia dan Malaysia, tentu itu boleh saja sebagai kebutuhan politis, karena waktu itu memang kondisinya lagi mendesak, tetapi kalau melihat kedua negara ini dalam peta sejarah, ternyata tidak punya hak mengklaim bangsa Kalimantan, mengingat bangsa Kalimantan sebelum penjajah masuk kenegeri Kalimantan, bangsa Kalimantan sudah lahir terlebih dulu, sebenarnya penjajah dikala itu harus mengembalikan bangsa Kalimantan kepemiliknya, namun sejarah bicara lain, sehingga Malaysia dan Indonesia dengan cepat mengambil bangsa Kalimantan yang sampai saat ini masih menjadi perebutan kedua bangsa tersebuit.

Indonesia dan Malaysia lahir setelah kedua negara ini merdeka, sehingga kedua negara ini terbentuk tak lepas dari politis yang mendesak, sehingga kedua negara ini Sama-sama mengklaim tanah Kalimantan. Inilah sebuah sejarah yang harus diluruskan anak negeri, bahwa bangsa Malaysia dan Indonesia dapat mengklaim keberadaan tanah Kalimantan disebabkan adanya politis yang mendesak pada waktu itu.

Lebih jelasnya lagi, bahwa bangsa Indonesia lahir 17 Agustus 1945, sedangkan bangsa Malaysia lahir 31 Agustus 1957, melihat dari lahirnnya kedua negara ini dapat di simpulkan, bahwa bangsa Malaysia dan Indonesia sebenarnya tidak ada kekuasaan di nusantara, tetapi melihat alam politis yang mendesak di zaman penjajahan dahulu kala, sehingga kedua negara ini mengklaim sebagian besar bangsa nusantara dicaplok kedua bangsa ini, dan salah satunya yang diklaim adalah bangsa Kalimantan.

Lebih jelasnya diperlukan analisa yang lebih dalam lagi, kenapa bangsa Kalimantan terbagi menjadi tiga negara?.......Kenapa Indonesia dan Malaysia mengklaim Kalimantan sebagai wilayah kekuasaannya?......padahal kalau melihat sejarah kedua bangsa ini belum lahir, bangsa Kalimantan sudah ada, karena pada waktu itu penjajah belanda dan Inggris yang seharusnya mengembalikan kepada tuan tanah Kalimantan, tetapi bangsa penjajah tidak mau mengembalikan, sehngga kedua negara ini mengambil wilayah sebagian besar yang ada di Kalimantan sebagai bangsa Indonesia dan Malaysia. Semua tak lepas dari kepentingan politis dan sejarah telah diputar sedemikian rupa dalam melegalkan wilayah Kalimantan sebagai bangsa yang terbelah antara Malaysia dan Indonesia. Wallahu a'lam bisshowab............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.
.. .

Rabu, 12 Oktober 2011

Edaaaaaaaaan, Ijazah Anak ini di Jadikan Bungkus Kacang Goreng



Keberadaan ijazah sebagian pelajar menganggap barang yang istimewa, bahkan dengan buku yang dimiki pada waktu menempuh pendidikan pada sekolah dulu, ternyata masih bernilai dan berharga keberadaan ijazah, sehingga menimbulkan pengagungan terhadap ijazah secara berlebihan, apalagi kalau ijazah yang sudah tamat dari perguruan tinggi sekelas S1 sampai S3.

Memiliki ijazah bagi para pelajar sangat urgen bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan, bahkan tidak hanya sebagai cara mencari kerja, namun ijazah sudah dijadikan gengsi hidup, karena banyak orang yang tertipu dengan ijazah tinggi mereka punya anggapan, bahwa mereka lebih pandai di banding yang tidak punya ijazah sama sekali, padahal semua itu belum jaminan, karena terkadang orang yang tidak punya ijazah ada yang lebih cerdas di banding mereka yang punya ijazah, sebab ada sebagian masyarakat tanpa ijazah malah mampu membuat perusahaan dengan karyawan para pelajar dari perguruan tinggi, berangkat dari sini berarti pendidikan yang mengagungkan ijazah harus di ubah cara pandang dalam memandang sebuah ijazah, bahwa sebenarnya ijazah hanya sebatas sarana dalam dunia pendidikan, bukan dewa yang harus di agungkan.

Kalau para pelajar ada yang melihat anak membawa kacang goreng dengan bungkus ijazah, tentu banyak orang akan bilang, bahwa anak ini sudah tidak waras alias edan, karena ijazah merupakan pelicin di dalam mencari pekerjaan, mengingat bangsa ini sudah membudaya, bahwa ijazah merupakan simbol dalam meraih sebuah kesuksessan, sehingga pendewaan ijazah sudah tidak terelakkan lagi.

Mellihat ijazah sebagai dewa pendidikan di Indonesia, tentu meresahkan bagi anak yang punya keahlian di bidang yang digeluti, padahal dia lebih ahli di banding orang yang punya ijazah, sehingga dari sini memunculkan oknum lintas cepat mencari ijazah dengan cara tidak halal, tetapi kesalahan ketika ada oknum jual beli ijazah, pemerintah selalu menyalahkan oknum tersebut, padahal adanya oknum jual beli ijazah tak lepas dari pendidikan di negeri ini yang hanya mengejar sebuah simbol belaka, karena itu perlu instrospeksi diri dari kalangan pendidikan Indonesia mengenai keberadaan ijazah saat ini.

Ijazah sebagai bungkus kacang goreng merupakan salah satu pemberontakan lintas batas terhadap dunia pendidikan, bahwa di negeri ini telah memandang ijazah barang yang berharga, bukan dari keahlian seseorang dalam menjalankan sebuah pekerjaan, sehingga kedepan para pendidik dituntut untuk bekerja ekstra keras, agar anak didik yang duduk di dunia pendidikan saat ini harus di beri arahan, bahwa ijazah sebatas sarana, bukan ukuran kepandaian seseorang dalam mencapai kesuksessan, apalagi dijadikan dewa (jangan sampai), karena banyak orang sukses tanpa Embel-embel keberadaan ijazah, ternyata mereka lebih sukses di banding mereka yang punya ijazah. Wallahu a'lam bisshowab............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.
.. .
.

PT Freeport Papua Antara Azab Dan Berkah





Keberadaan PT Freeport ditanah Papua membawa berkah dan azab bagi masyarakat Papua, dikarenakan PT Freeport Papua menjadi incaran para oknum di tingkat lokal, nasional, bahkan Internasional ikut nimbrung masalah kekayaan alam Papua yang dikelola PT Freeport saat ini, sehingga menimbulkan gesekan para elit dalam memperebutkan tanah Papua sebagai ladang emas terbesar didunia.

Keberadaan Papua sangat menentukan dalam peta ekonomi ditingkat lokal, nasional, bahkan Internasional, sehingga wajar kalau PT Freeport dijadikan ladang menghilangkan nyawa dan darah, dikarenakan ambisi manusia dalam memperebutkan ladang emas di tanah Papua yang sungguh luar biasa besarnya.

PT Freeport di tanah Papua membawa berkah ekonomi tersendiri bagi masyarakat Papua, mengingat kandungan emas yang sungguh mengagumkan, sehingga tanah Papua penuh dengan aura positif, dikarenakan kekayaan ladang emas di Papua tak terhingga besar dan kaya raya kandungan alamnya..

Tanah Papua sebagai ladang emas terbesar di dunia, mengakibatkan tanah Papua menjadi incaran para elit, bahkan masalah PT Freeport sudah masuk dalam ranah perebutan di tingkat Internasional, sehingga keberadaan PT Freeport Papua sangat urgen bagi perjalanan dalam membangun sebuah ekonomi di Papua, namun dalam perjalanan PT Freeport yang ada di Papua, ternyata membawa dampak negatif yang sungguh luar biasa, selain dampak positif bagi masyarakat Papua.

Dampak positif keberadan PT Freeport di tanah Papua tak lepas dari kemajuan papua saat ini, sehingga tanah Papua terlihat luar biasa di banding masa silam, dan menunjukkan bahwa masyarakat Papua sudah mulai bergerak maju kedepan, selain pembangunan supra struktur yang semakin luas merambah tanah Papua, membangun infrastrukturpun mulai digerakkan, sehingga saat ini terlihat pendidikan anak Papua mulai terangkat dibanding masa lalu. Itulah salah satu berkah keberadaan PT Freeport di Papua.

Sedangkan dampak negatif dari keberadaan PT Freeport Papua tak lepas dari pertarungan para politisi ditingkat daerah sampai tingkat Internasional dalam memperebutkan ladang emas yang sungguh mengagumkan, sehingga gesekan para elit mengakibatkan pecah perang tdak hanya ditingkat nasional, tetapi pecah ditingkat arus bawah sudah semakin meluas dan tak asing lagi mendengar kerusuhan yang ada di Papua, bahkan menimbulkan pertumpahan darah yang belum selesai sampai detik ini, semua tak lepas dari keberadaan PT Freeport yang dianggap sebagian masyarakat hanya menguntungkan para elit politik ditingkat daerah, nasional dan Internasional, sehingga keberadaan PT Freeport yang seharusnya membawa berkah, ternyata jauh dari harapan masyarakat Papua. Inilah yang harus menjadi perhatian pemerintah dalam mengelola tanah Papua, agar lebih memperhatikan nasib anak bangsa di Papua, agar masyarakat Papua tak tertinggal dengan daerah yang ada dinusantara.

Nasib anak Papua tak ubahnya hidup dinegeri ladang emas, namun masyarakat Papua masih banyak yang jauh dari hidup layak dan mendapatkan pendidikan yang lebih baik, mengingat kekayaan bumi Papua yang tak terhingga besarnya sebagai salah satu ladang emas terbesar di dunia.

PT Freeport Papua sebagai pengelola tanah Papua sudah semestinya tidak hanya mengeruk kekayaan alam yang ada di Papua, tetapi harus memberikan bantuan kepada masyarakat Papua secara luas, sehingga ada keseimbangan dalam kehidupan masyarakat Papua saat ini.

Lebih jauh lagi, ternyata keberadaan PT Freeport di tanah Papua telah dijadikan segerombolan oknum melegalkan pemberontakan terhadap negara, karena menganggap keberadaan PT Freeport jauh dari kepentingan masyarakat luas, sehingga jalan pemberontakan dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap sang penguasa negeri yang telah menjual tanah Papua terhadap negara asing. Inilah yang harus menjadi perhatian para pemimpin daerah maupun bangsa Indonesia saat ini.

Semoga saja keberadaan PT Freeport dapat mengangkat harkat martabat masyarakat Papua, bukan malah dijadikan kepentingan segelintir para preman daerah dan tingkat Internasional dalam mengeruk kekayaan tanah Papua secara berlebihan, sehingga menjadikan masyarakat Papua tetap miskin di balik ladang emas yang terpendam di bumi Papua. Wallahu a'lam bisshowab............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.
.. .

Selasa, 11 Oktober 2011

PAK BEYE, Saya Siap Jadi Menteri



Pergantian menteri yang sebentar lagi dilakukan pak BEYE mengundang beragam komentar, sehingga menimbulkan pro dan kontra dalam menanggapi pergantian dalam tubuh kabinet pak BEYE. Melihat dari kinerja para menteri bentukan BEYE pada waktu itu, ada sebagian menteri yang dianggap tak mampu menjalankan tugas dengan baik, maka pak BEYE mulai gerah melihat kondisi para menteri yang memble dalam bekerja, sehingga pak BEYE harus melakukan perombakan dalam tubuh kabinet yang dibentuk pada waktu itu, karena dengan dipilih sejumlah menteri baru diharapkan ada penyegaran dalam tubuh pemerintahan pak BEYE saat ini.

Seorang menteri yang ditunjuk seorang president harus siap mental dalam menata sebuah bangsa yang begitu luas dari sabang sampai merauke, maka kesiapan para calon menteri yang akan mengganti menteri pak BEYE yang dianggap memble dalam menjalankan tugas, sudah barang tentu menteri yang akan menggantikan harus lebih siap dalam membangun sebuah kelembagaan kementerian yang lebih bersih dan penuh tanggung jawab tinggi, sehingga akan tercipta sebuah bangsa yang sesuai dengan harapan masyarakat secara luas.

Keberadaan menteri baru nanti, sudah semestinya berbenah diri dalam membangun sebuah bangsa dikawasan ASEAN, agar bangsa Indonesia lebih berani mengambil kebijakan yang pro berpihak kepada masyarakat kecil, sehingga tercipta kesejahteraan masyarakat bangsa Indonesia. Inilah yang harus menjadi perhatian para menteri baru yang akan dipilih pak BEYE nanti.

Kesiapan dari seorang menteri baru yang akan dipilih pak BEYE, tentu harus bersedia dengan ikhlas menjalankan tugas negara tanpa pamrih, sehingga mampu mengemban amanah dalam menjalankan pemerintahan sebesar nusantara saat ini, rasa sedia dari seorang menteri baru nanti, tentu disertai kesiapan para menteri baru dalam menjalankan tugas negara, sehingga memunculkan bahasa menteri baru dengan ucapan, saya siap jadi menteri sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Rasa siap jadi menteri harus disertai keberanian dalam mengambil sebuah kebijakan yang mendorong kemajuan disegala aspek kehidupan masyarakat, agar bangsa Indonesia mampu melepaskan diri dari permasalahan polemik intern dan mampu menatap masa depan bangsa yang lebih progress, sehingga kesiapan jadi menteri yang ditunjuk pak BEYE merupakan jalan rasa kesiapan diri dari seorang menteri dalam membangun sebuah bangsa, agar tercipta bangunan sebuah bangsa menuju kemajuan kemasalahatan bagi anak bangsa Indonesia. Wallahu a'lam bisshowab............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.
.. .
.

Kapan Facebook di Tundukkan Jejaring Sosial Indonesia?......




Keberadaan facebook begitu perkasa di alam maya, bahkan facebook dapat dikatakan salah satu keajaiban dunia yang mampu memberikan nuansa alam baru yang disebut dengan alam maya, bahkan situs facebook sudah menjadi selebritis alam maya, sungguh ini peristiwa luar biasa yang dimiliki situs facebook dengan keunggulan peminat terbesar di dunia.

Lebih jauh lagi, bahwa Facebook seolah-olah sebagai Dewa yang mampu menguasai disegala aspek jaringan maya, mulai dari sederhana sampai yang sulit ditebak nalar, sehingga jangan heran, apabila keberadaan situs facebook punya nama besar tidak hanya ditanah nusantara, namun ternyata dikalangan masyarakat Internasional situs facebook sudah menggema luar biasa, sungguh ini keberhasilan jejaring sosial facebook dengan member hampir satu milyar (mengagumkan).

Sedangkan situs jejaring sosial Indonesia masih dianggap merangkak dalam perkembangan dijagat maya, apabila dibanding situs facebook yang sudah punya gaung di tingkat Internasional, apalagi kalau situs facebook di bandingkan jejaring sosial sekelas kiber yang masih bisa dibilang baru lahir dialam maya, sehingga wajar kekuatan kiber masih jauh dibanding dengan situs facebook yang sudah bersuara nyaring dan menggema seantera alam.

Pertanyaan dari tulisan diatas, lalu kapan facebook ditundukkan jejaring sosial Indonesia?....Nah! dari pertanyaan ini, seluruh anak negeri yang terketuk hatinya, tentu tertantang untuk terus berkarya dalam membangun sebuah situs jejaring sosial atau diluar jejaring sosial, agar sebuah karya anak negeri mampu lebih progress dan mampu berbicara tidak hanya ditingkat lokal, tetapi mampu berbicara di tingkat Internasional, seperti keberadaan jejak situs facebook yang sudah menggaung di jagat maya.

Keberadaan.Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com) merupakan salah satu jejaring sosial Indonesia yang saat ini terus berusaha membangun situs yang lebih maju, agar kedepan jejaring sosial buatan anak bangsa Indonesia mampu lebih progress dibanding saat ini, tentu dukungan dari sahabat merupakan sumber keberhasilan dari sebuah jejaring sosial yang ada di Indonesia saat ini.

Pergantian Menteri Memble Harus Segera di Laksanakan



Pergantian menteri di era BEYE harus segera dilaksanakan, mengingat kondisi negara yang makin kacau disebabkan ada kepincangan dari lembaga yang diberi amanah, maka pergantian menteri memble merupakan salah satu solusi dalam memberikan penyegaran di pemerintahan BEYE saat ini.

Keberadaan menteri baru harus lebih baik dari sebelumnya, karena segudang pekerjaan lembaga kementerian sudah menumpuk, sehingga ekstra kerja sangat diharapkan dari menteri yang dipilih BEYE nanti dalam menggantikan menteri memble dalam melaksanakan kerja dan punya semangat minim, sehingga pergantian menteri harus segera dilakukan sebagai wujud penyegaran ditubuh kabinet BEYE.

Menteri memble harus segera diganti yang lebih segar dan amanah dalam bekerja, sehingga tercipta pemerintahan yang penuh aura positif dalam bekerja, untuk kepentingan masyarakat luas. Inilah yang harus menjadi perhatian BEYE dalam melakukan perombakan menteri, apabila BEYE ingin membangun sebuah bangsa yang kuat dan dihargai disegenap lapisan masyarakat, sehingga tercipta sebuah bangsa yang progress dalam menjalankan sebuah tugas besar di dalam membangun sebuah bangsa.

Banyak kalangan mengkritik habis mengenai pergantian menteri yang akan dilakukan BEYE, namun lepas dari kritik mengkritik dengan melihat kondisi lembaga pemerintahan saat ini, ternyata ada sebagian lembaga kementerian yang dianggap BEYE tidak berjalan semestinya, tentu harus diganti menteri yang baru dan segar dalam berpikir, agar ada gagasan cerdas dengan terpilih menteri yang dianggap BEYE mampu menjalankan roda pemerintahan dengan baik, sehingga ditubuh lembaga kementerian yang akan datang, tercipta kestabilan pemerintahan BEYE dalam menjalankan sebuah tugas negara.

Mengganti menteri memble harus segera mungkin dilaksanakan, agar dalam membangun sebuah bangsa dapat secepat mungkin menghasilkan semangat etos kerja, maka pergantian harus mengedepankan kepentingan masyarakat luas, tentu dengan mengganti menteri yang lebih segar, bugar dan mempunyai semangat etos kerja, sehingga tercipta tatanan pemerintahan yang baik dan tidak memble dalam menjalankan sebuah roda pemerintahan yang lebih progress. Wallahu a'lam bisshowab............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.
.. .


Butuh Dukun Sakti Dalam Pertandingan TimNas Indonesia Melawan Qatar



Kekalahan timnas Indonesia saat bertanding melawan Iran dan Bahrain merupakan pukulan yang harus dibalas sore ini, apabila timnas mau membuka peluang lagi menuju kepertandingan selanjutnya, sehingga mengalahkan tim Qatar adalah jalan yang tak bisa ditawar dalam pertandingan yang sebentar lagi di gelar.

TimNas Indonesia kalah kedua kali menunjukkan kelemahan permainan ditubuh garuda, karena itu para dukun sakti diharapkan datang di SUGBK dan memberikan Joma-jampi khusus sebagai bentuk dukungan, agar dalam pertandingan sore ini timnas mampu membuat goal di gawang Qatar, sehingga kemenangan timnas menggaung di udara nusantara.

Pertandingan timnas Indonesia melawan Qatar dalam dunia sepak bola diajang pra piala dunia 2014 tinggal menunggu hitungan menit, karena babak pertama sebentar lagi akan dimulai, sehingga jangan lewatkan untuk menyaksikan acara pertandingan yang penuh ajang gengsi dilevel tingkat Internasional.

TimNas Indonesia harus menang dalam pertandingan sore ini, apabila ingin terus bertanding kebabak selanjutnya, sehingga kerja keras sangat diperlukan dalam pertandingan yang sebentar lagi dilaksanakan, bahkan dukungan dari Mbah dukun sakti juga sangat diperlukan dalam memompa batin para tim garuda, agar tetap semangat dan tak gentar dalam pertandingan yang sebentar lagi dimulai.

Dalam pertandingan sore ini sangat dibutuhkan dukun sakti, agar mampu memberi kekuatan mistis dalam menjaga gawang timnas Indonesia dari kebobolan kaki para penendang dari Qatar, sehingga timnas Indonesia sore ini mampu membawa menang dan membuka peluang kelaga selanjutnya di pra pila dunia 2014 nanti.

Kami mengucapkan selamat menikmati tontonan terbesar sepak bola diajang pra piala dunia 2014.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.
..

Senin, 10 Oktober 2011

Siluman Gaib Mendukung Penuh Reshuffle Kabinet BEYE



BEYE mulai gerah dengan sejumlah kabinet yang dianggap punya raport merah, padahal BEYE sangat mengharapkan kabinet yang dibentuk mampu bergerak dengan tepat dan tanggap dalam mengambil sebuah kebijakan secara cerdas, agar pemerintahan BEYE dapat mencapai hasil maksimal dalam mengelola sebuah bangsa di bumi nusantara saat ini.

Keberadaan kondisi bangsa yang mulai mendapatkan goncangan dari dalam maupun luar, maka perlu sikap dan kebijakan yang tepat dalam mengambil langkah, mengingat bumi nusantara harus tetap berdiri tegak dalam membangun sebuah bangsa di kawasan ASEAN, sehingga dengan jalan mengganti kabinet yang dianggap bobrok menurut BEYE sangat dibutuhkan secara mendesak, melihat keprihatinan bangsa yang semakin menguat ditengah-tengah kehidupan masyarakat, tentu dengan besar harapan reshuffle kabinet dapat tercipta sebuah kondisi bangsa yang lebih baik dari sebelumnya.

Mengambil jalan reshuffle kabinet merupakan salah satu cara yang terbaik dalam melakukan sebuah gerakan pembenahan kondisi tubuh pemerintahan saat ini, sehingga reshuffle kabinet dapat dijadikan penyegaran kembali di saat para menteri saat ini sudah loyo dalam bekerja, sehingga diharapkan dengan kedatangan wajah baru sejumlah menteri dapat memompa semangat pemerintahan BEYE yang lebih progress di banding kondisi hari ini.

Sebagian masyarakat ada yang membahas tentang masalah reshuffle kabinet dengan sinis, karena menganggap bahwa reshuffle kabinet tidak akan membawa hasil sesuai dengan kehendak masyarakat luas, namun lepas dari berhasil atau tidak berhasil setelah reshuffle kabinet dalam membangun sebuah bangsa yang lebih baik, tetapi paling tidak BEYE sudah berusaha melakukan perombakan dalam tubuh pemerintahan saat ini, sehingga menteri yang dianggap pincang dalam menjalankan tugas negara, harus segera diganti yang lebih segar dalam melakukan tugas sebagai menteri di tubuh pemerintahan BEYE.

Pengamat politik ada sebagian yang punya pandangan, bahwa reshuffle kabinet yang dilakukan BEYE akan menghasilkan nilai nol dan tidak ada perubahan hasil, namun perlu di ingat dalam sepak bola selama 90 menit saja ada pergantian pemain, apalagi sebuah bangsa sebesar nusantara, sehingga wajar kalau dalam sebuah pemerintahan harus ada penyegaran melalui reshuffle kabinet.

Reshuffle kabinet saat ini dapat dijadikan momentum menatap masa depan dalam menumbuhkan penyegaran di tubuh pemerintahan BEYE, tetapi ada sejumlah masyarakat maya maupun nyata ribut mempertentangkan masalah reshuffle kabinet, sehingga menimbulkan pro dan kontra atas langkah dan kebijakan yang di ambil BEYE, namun dari kalangan siluman gaib sangat mendukung penuh kebijakan BEYE dalam melakukan reshuffle Kabinet, karena BEYE menurut siluman gaib termasuk salah satu manusia linuwih sakti mandra guna.

Ketika melihat BEYE dari sisi alam gaib, konon reshuffle kabinet yang dilakukan BEYE dengan tujuan selain menjaga keseimbangan alam kekuasaan, ternyata si BEYE dapat membaca kondisi alam gaib yang mulai kacau, karena antara alam nyata dengan alam gaib dalam keadaan sedang mengalami sakit, sehingga jalan reshuffle kabinet di lakukan dengan harapan mampu mengobati rasa sakit kedua alam dan memberikan rasa tentram terhadap masyarakat alam nyata dan juga alam gaib, agar terjadi keseimbangan dan bersinergi positif di alam ruh dan fisk saat ini. Wallahu a'lam bisshowab..............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.
.

Facebook Terlalu Tangguh Buat Jejaring Sosial Sekelas Kiber



Keberadaan facebook di alam maya begitu kuat dalam membentuk sebuah karakter masyarakat maya, sehingga jejaring sosial dari dalam negeri, seperti kiber sangat kesulitan berhadapan dengan Facebook, bahkan nyaris tak punya gaung sama sekali, namun sebuah perjalanan situs tak lepas dari sebuah proses menuju keberhasilan.

Semangat tekad bulat sebagai alat modal dalam membangun sebuah karya anak bangsa yang mampu bicara di alam maya, sehingga diharapkan keberadaan jejaring sosial Indonesia mampu berbicara di tingkat lokal, bahkan di harapkan dapat berbicara di tingkat Internasional.

Situs kiber saat mengikuti kompetisi di alam maya cenderung nekad dengan berusaha melawan facebook yang sudah menggaung di alam maya, sehingga nampak jejaring sosial kiber agak konyol dalam menghadapi jejaring sosial sekelas facebook, walaupun kiber terlihat mustahil saat menghadapi facebook, tetapi sebuah perjalanan situs tak lepas dari sebuah nasib, tekad dan nekad dalam mendirikan dan membuat sebuah jejaring sosial yang ada di alam maya.

Facebook merupakan jejaring yang tangguh dikelas internasional, sehingga melawan facebook di ibaratkan semut melawan langit, namun sebuah alam tidak ada keabadian, sehingga kerja keras pantang menyerah dan penuh semangat dapat dijadikan modal menuju jalan mencapai hasil yang lebih memuaskan, agar mampu mencapai mimpi dan harapan sebuah jejaring sosial yang progress.

Perlawanan kiber terhadap facebook merupakan salah satu cara membendung keperkasaan jejaring sosial buatan luar negeri, agar keberadaan jejaring sosial buatan Indonesia, seperti kiber mampu eksis di dunia maya, paling tidak mampu bertahan dalam menghadapi derasnya hantaman jejaring sosial sekelas facebook di alam maya,

Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com) merupakan salah satu karya anak bangsa Indonesia, sehingga keberadaan kiber dapat dijadikan modal, bahwa anak bangsa mampu membuat situs jejaring sosial, walau masih jauh dari harapan go Internasional, tetapi paling tidak kiber sudah meletakkan kaki di alam maya. Nah! inilah yang menjadi perenungan anak bangsa, agar terus berkarya dan mari kita berusaha menghargai karya anak bangsa, walau hanya sebatas mendukung keberadaan jejaring sosial Indonesia.