Selasa, 22 Desember 2009

BUNGA MALAM




Oleh: Khoirul Taqwim


Mimpiku hadir 

Pertanda bunga malamku telah tiba

Kau menjemputku dengan peluk kesah

Matamu berlinang embun pagi mengenang

Budimu ingatkan laku kedamaian samudra membentang


Batinku berdetak seiring langkah kuda 

Mimpi malam hampiri saat dahaga rasa membedah dalam gelap jiwa

Hati dalam bicara lewat media udara

Rasa ini tumbuh terasingkan dalam jiwa

Hingga hadir seizin rasa 


WAJAH BUNGA




Oleh: Khoirul Taqwim


Bunga berwajah sendu

Menari dikelopak mata

Senda gurau dalam tahta

Sudah semua teriris dalam jiwa 

Rasa di hati sejenak tiada

Tentang rasa yang hilang dalam sunyi nyata

Kemana langkah nafas ini kan terletak

Terasa mimpi disiang bolong dalam gelap nyata

Bunga rasa tak tertahan dalam dada

Hingga diri ini simpuh rapuh dalam bocoran air mata yang tak terkira


Bunga mekar

Semerbak dalam aroma udara malam

Bunga layu

Seduh rasa dalam jiwa keruh

Lari kemana

Jalan hati tertutup sudah


Wajah bunga

Terlihat berjuta kerut di pori-pori nafas kehidupan

KONSEP-KONSEP KESEJAHTERAAN SOSIAL DINEGARA INDONESIA YANG PALING IDEAL


by: Khoirul Taqwim

  1. Latar belakang masalah

Melihat realitas minimnya kesejahteraan social masyarakat di Negara Indonesia, dibutuhkan konsep yang dapat menyejahterakan masyarakat Indonesia dibidang ekonomi, sosial, budaya, religius dan beragam bidang lain, untuk pencapaian tersebut diperlukan suatu paradigma pemikiran tentang konsep-konsep Negara dalam menyejahterakan masyarakat di Indonesia.

Mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera dibidang social, maka di perlukan suatu penyusunan konsep yang ideal, agar tercipta masyarakat yang sejahtera, tidak minus dibidang ekonomi yang dapat menghasilkan kemiskinan ditengah-tengah kehidupan masyarakat.

Konsep untuk menyelenggarakan kesejahteraan social di Indonesia, membutuhkan suatu paradigma pemikitan yang real dalam menempatkan konsep pemikiran tentang kesejahteraan social, melalui pengembangan sumberdaya masyarakat di Negara Indonesia, menciptakan kondisi social yang kondusf di Indonesia, dan dengan cara memanfaatkan semaksimal mungkin sumber daya alam di Negara Indonesia, untuk kepentingan masyarakat Indonesia secara universal.

  1. Pembahasan

Konsep- konsep kesejahteraan social di Negara Indonesia melalui cara pengembangan sumber daya masyarakat di Negara Indonesia, agar tercipta masyarakat yang bebas dari kebodohan dan terbodohi, dan menciptakan kondisi social yang mendukung, agar tercipta kondisi social di Negara Indonesia yang lebih kondusif, dan memanfaatkan sumber daya alam dinegara Indonesia secara maksimal, untuk kepentingan masyarakat Indonesia secara menyeluruh dan merata, ketiga hal ini merupakan pokok konsep pengembangan dinegara Indonesia yang ideal.

    1. Pengembangan sumber daya masyarakat dinegara Indonesia.

Dengan adanya pengembangan sumber daya masyarakat diharapkan menjadi konsep yang mampu mencapai kesejahteraan social, leawat pendidikan masyarakat berupa pendidikan formal, non formal, maupun informal sebagai bentuk proses pengembangan sumber daya masyarakat dalam pencapaian kesejahteraan social.

Pengembangan sumber daya masyarakat melalui: pembentukan budaya masyarakat yang mempunyai etos kerja yang tinggi dalam melakukan suatu pekerjaan, agar tercipta suatu keseimbangan antara kerja dan hasil kerja menciptakan budaya yang setaraf dibidang ekonomi antara masyarakat pekerja, dengan masyarakat capital (pemilik modal).

Melalui pengembangan sumber daya masyarakat dinegara Indonesia, dengan tujuan masyarakat Indonesia, agar tecipta pengetahuan tentang ekonomi, sehingga mengetahui peluang-peluang kerja dan mempraktekkan usaha dengan ilmu pengetahuan dari hasil pengembangan sumber daya masyarakat Indonesia.

    1. Menciptakan kondisi social yang kondusif dinegara Indonesia.

Dengan menciptakan kondisi social yang kondusif dinegara Indonesia diharapkan dari segi social dapat terjadi suatu kondisi social yang aman tentram, sehingga masyarakat Indonesia dapat bekerja dengan baik, tanpa ada gangguan dari segi keamanan, dan apabila kondisi Negara Indonesia tercipta aman tentram ditengah-tengah kehidupan masyarakat.

Melalui kondisi social yang kondusif mampu mengarah menuju keadilan ekonomi yang tidak hanya berpihak masyarakat capital (pemilik modal) atau segelintir kepentingan masyarakat, tetapi dapat memberikan kontribusi rasa keadilan kepada masyarakat Indonesia secara universal.

Kondisi social yang kondusif merupakan suatu proses menuju hukum ekonomi yang berpihak kepada kepentingan masyarakat secara menyeluruh, tidak hanya untuk kepentingan segelintir masyarakat yang menikmati kesejahteraan ekonomi, dengan adanya Kondisi social yang kondusif sehingga tercipta rasakeadilan yang tinggi dak kesejahteraan ekonomi secara merata ditengah-tengah kehidupan masyarakat.

C.Memanfaatkan sumber daya alam dinegara Indonesia

Memanfaatkan sumber daya alam di negaraIndonesia, untuk kepentingan masyarakat Indonesia secara universal, dan mengolah sumberdaya alammerupakan suatu proses menuju produksi alam, agar tercipta masyarakat yang inovatifdan kreatif dalam mendayagunakan alam, sehingga dapat membuka lapangan kerja yang dapat dinikmati masyarakat Indonesia secara luas, tidak hanya satu golongan tingkat atas yang menikmati hasil dari pengolahan alam dinegara Indonesia yang kaya raya, jangan sampai masyarakat Indonesia kaya alam,tetapi masyarakat miskin dinegaranya.

Kesejahteraan social dan ekonomi merupakan sesuatu yang sangat urgensi sebagi bentuk proses mempertahankan hidup masyarakat Indonesia, sehingga dengan adanya pemanfaatan alam, untuk kepentingan masyarakat dinegara Indonesia dalam pencapaian kesejahteraan social.

PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN PRODUKSI SANDAL



Oleh: Khoirul Taqwim

  1. Latar Belakang

Melihat kenyataan banyaknya persaingan dalam melakukan usaha, maka perlu adanya suatu pemikiran untuk mendirikan perusahaan yang mampu mengimbangi perusahaan-perusahaan yang maju, perlu didirikan perusahaan yang mampu bersaing dalam segala bidang terutama di bidang pemasaran.

Usaha harus mampu melihat prospek masa depan agardalam usaha nanti dapat berhasil, karena dengan adanya visi dan misi yang mapan akan mampu merekrut penghasilan yang besar, diperlukan analisis yang tajam baik dalam produksi maupun pemasaran.

Sulitnya ekonomi menimbulkan banyaknya perusahaan untuk merebut peluang dalam pasar yaitu perlu adanya suatu manajemen ekonomi dalam usaha untuk memperlancar ekonomi.

Berangkat dari sulitnya mencari peluang kerja, maka disitu perlu adanya usaha berwirausaha membuat perusahaan sandal agar dapat memenuhi kebutuhan primer maupun skunder. Untuk mengembangkan itu diperlukan berbagi dukungan berupa fisik maupun psikis dan mampu bekerjasama dengan berbagi konstitusi baik dalam produksi maupun pemasaran dan mampu menciptakan usaha yang berkwalitas serta mampu mengarah kepada prospek yang lebih cerah.

Banyaknya persaingan dalam dunia kerja menjadi pendorong untuk memotivasi agar dalam usaha nanti mampu bersaing dan mandiri dalam berwirausaha memproduksi dan memasarkan sandal nanti yaitu perlu adanya paradigma pemikiran yang matang dan dapat direalisasikan dengan baik, agar hasilnya berwirausaha berhasil secara totalitas, untuk sekarang dan masa depan nanti.

 

  1. Identitas pemilik          : Khoirul Taqwim

TTL                           : Nganjuk, 6 juni i982

Alamat rumah           : Nganjuk

Pengalaman kerja     : 2 Tahun

Nomor Telpon         : 085736726474

E-mail                     : taqwim_awing@yahoo.com

 

  1. Data Perusahaan

Nama perusahaan: Awing karya

Alamat Kantor: Nganjuk Jawa Timur

Bidang usaha: Wira swasta

Bentuk badan usaha: Persero

 

  1. Aspek produksi

Produksi merupakan salah satu mata rantai dari rangkaian kegiatan

    1. Jumlah mesi

-         Mesin jahit 5

-         Kompresor 2

-         Jarum 100

-         Alat transportasi 2

 

    1. Kapasitas produksi

–        Satu hari dapat menghasilkan 200 pasang

 

    1. Jumlah produksi rata-rata 200 pasang

 

    1. Sumber bahan baku

-         Benang

-         Karpet

-         Sol

-         Plastik

-         Lem

-         Benang

 

  1. Aspek Pemasaran

Distribusi yang dilakukan produsennya sendiri

-         Menyerahkan barangnya kepada perwakilannya didaerah selanjutnya didistribusikan langsung kepada took-toko sandal yang berfungsi sebagai, agen dengan demikian jalan distribusi menjadi lebih pendek.

-         Sistem pembayaran dan pembelian

Melalui jalan pengiriman barang dengan cara meletakkan barang yang sudah laku, maka pemeli akan membayarnya.

 

-         Konsumen sasaran

Importir dengan jalan menyalurkan barang dagangan

1.      Badan usaha (produsen besara)

2.      Perwakilan atau cabang didaerah

3.      distribusi (pedagang besar)

4.      Subdistributor (pedagang menengah)

5.      Retailor (pedagang eceran)

 

-         Wilayah pemasaran

1.      Pasar atau toko tradisional

2.      Pasar raya

3.      Toko serba ada

4.      Pasar Abstrak

 

-         Penguasaan pasar

Pengusaha mampu melihat peluang mencari dana daya untuk memanfaatkan peluang tersebut, serta berani menanggung resiko atas pelaksanaannya.

           

-         Segmentasi pasar

1.      Sunber daya alam

2.      Sumber daya manusia

3.      Sumber daya dan dana modal

4.      Kewiraswastaan dan laba pengusaha.

5.      Aspek Keuangan

Selasa, 15 Desember 2009

Jalan kemerdekaan masyarakat pinggiran



PERUBAHAN SOSIAL DAN KEBUDAYAAN



by: Khoirul Taqwim

1.Latar belakang
Perubahan social dan kebudayaan dari hari kehari terus mengalami perubahan. Melihat fenomena itu diperlukan kajian yang membahas perubahan struktur social dan kebudayaan. Karena manusia di kota maupun di desa pasti mengalami sebuah perubahan, sebab manusia selalu dinamis dalam perkembangan pola pikirnya.
Kehidupan manusia dari zaman purba sampai zaman post modernisme mengalami perubahan social dan kebudayaan, sehingga dalam tulisan singkat ini mencoba menghadirkan tentang pembahasan fenomena perubahan social dan kebudayaan.
Melihat dari rentetan perubahan social dan kebudayaan itulah maka problematika itu menjadi acuan tentang permasalahan perubahan social dan kebudayaan, karena melihat dari perubahan masyarakat tradisional menuju masyarakat yang lebih progresif.

2.Definisi
Setiap perubahan yang terjadi dalam struktur masyarakat disebut perubahan social.perubahan social berbeda dengan perubahan budaya (cultural). Karena perubahan cultural ini mengarah kepada perubahan dalam masyarakat dan agar dapat membuat hipotesa dan ramalan-ramalan yang tetap, maka para sosiolog harus memaklumi adanya perubahan social dan budaya.
William F. Ogburnberusen memberikan suatu pengertian ruang lingkup perubahan social meliputi unsure-unsur kebudayaan baik yang materiil maupun immaterial, yang ditekankan adalah pengaruh besar unsur-unsur kebudayaan terhadap unsur-unsur immaterial.
Menurut kingsley mengartikan perubahan social sebagai perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat, misalnya: timbulnya pengorganisasian buruh dan masyarakat kapitalis telah menyebabkan perubahan-perubahan dalam hubungan antara buruh dan majikan dan seterusnya menyebabkan perubahan-perubahan dalam organisasi dan politik.

3. Teori-teori mengenai perubahan social
Teori evolusioner ialah suatu teori yang menganggap masyarakat sebagai perkembangan dari bentuk yang sederhana menjadi bentuk-bentuk yang lebih kompleks. Teori evolusioner cenderung bersifat etnosentris, Karena mereka menganggap masyarakat modern lebih hebat dari masyarakat sebelumnya.
Teari siklus (cylical theories), teori ini berpendapat bahwa masyarakat itu berputar melewati tahap-tahap yang berbeda-beda, akan tetapi tahap ini lebih bersifat berulang pada bergerak seperti yang diutarakan oleh teori evolusioner.
Teori keseimbangan ialah masyarakat terdiri dari sejumlah bagian-bagian yang saling tergantung satu sama lain, dimana masing-masing bagian ini membantu kekreatifan masyarakat.
Teori konflik memandang masyarakat sebagai “mass of groups” yang selalu berselisih satu sama lain.

4. Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan social dan cultural
- Faktor-faktor geografis
- Faktor-faktor tekhnologi
- Faktor-faktor idiologi dasar
- Kepemimpinan
- Penduduk

5. Pengamatan perubahan
Munculnya dalam masyarakat bisa melalui difusi maupun infuse. Difusi adalah: pengenalan unsur-unsur baru dari kebudayaan lama, sedangkan infensi, penciptaan barang baru melalui pengkombinasian dua atau lebih unsur-unsur yang telah ada di dalam kebudayaan.

6. Efek-efek perubahan social yang menguntungkan
Apabila perubahan social terjadi dengan cepat, maka efek-efek negatifnya juga akan sangat besar. Individu lantas bisa menjadi merasa asing, kesepian dan putus asa, apalagi kalau perubahan ini terjadi secara mendadak bisa mengacaukan dan menggoyahkan perasaan individu.

7,. Perencanaan sosial
Perencanaan social adalah usaha yang di lakukan oleh para ilmuwan social untuk membimbing dan mengarahkan proses perubahan social agar perubahan-perubahan ini sedapat mungkin menguntungkan masyarakat.

8. Peranan sosiologi
Ada pendapat dari sosilog bahwa peranan mereka haruslah memberikan nasehat-nasehat baik kepada pemerintah maupun dunia usaha mengenai rencana penerapan rencana- rencana tertentu yang di arahkan kepada perubahan social.

9. Kesimpulan
- Masyarakat selalau mengalami perubahan social dan kebudayaan, sebab masyarakat selalu melakukan tindakan yang dinamis.
- Perubahan social dan kebudayaan terhambat ketika kondisi masyarakat tidak memungkinkan untuk perubahan.
- perubahan masyarakat melalui difusi dan infensi.
- Perubahan social dan kebudayaan dapat terjadi cepat dan lambat tergantung dari individu dan kelompok masyarakat.
- Perencanaan social sedapat mungkin selaras dengan nilai-nilai yang berlaku dari tujuan .dan sasaran masyarakat.
- Peranan sosiolog harus mampu memberikan nasehat-nasehat yang konstruktif, agar terjadi perubahan yang mampu membawa kesejahteraan masyarakat.
- Perubahan social berbentuk material maupun immaterial

Minggu, 06 Desember 2009

KAITAN KORUPSI DENGAN KEMISKINAN



peristiwa korupsi bukan hal yang baru di negeri ini, apalagi saat ini ada kasus Bank Century dan kasus-kasus lainnya, lalu apa ada kaitan antara kemiskinan dengan korupsi??...tentu ini saling berkaitan satu sama lain, sebab apabila korupsi terus dilakukan di negeri ini, maka sudah di pastikan rakyat yang akan menanggung kerugian besar dengan adanya korupsi, dan sudah dapat di tebak masyarakat pinggiran pasti akan jadi korbannya, sungguh malang negeri ini apabila di huni oleh para pemimpin yang suka berbuat mencurangi rakyatnya sendiri.

Keterkaitan kemiskinan dengan korupsi sangat berpengaruh bagi masyarakat, sebab uang yang seharusnya untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas, tetapi hanya di nikmati sebagian masyarakat (pejabat), sungguh negeri yang ironis di ambang kerusakan, yang seharusnya membangun negeri yang besar, tetapi telah menghianati negerinya sendiri, ini merupakan tauladan yang buruk seorang pemimpin negeri (penguasa).

Kasus demi kasus di negeri ini merupakan keprihatinan bagi seluruh masyarakat, lalu mau di bawa kemana negeri ini yang seharusnya membela seluruh masyarakat, tetapi para pemimpin di negeri ini lebih membela kekuasaan yang sifatnya golongan (partai), sungguh ironis hidup di negeri yang penuh prestasi korupsi, sudah di pastikan kemiskinan akan terus bertambah luas di dalam kehidupan masyarakat,dan masyarakat pinggiran akan terus bertambah, apabila korupsi terus berkelanjutan.

Keberadaan hukum yang seharusnya menjadi lembaga pemberantas korupsi, malah sekarang tersandung masalah jual beli hukum, tentunya ini citra buruk lembaga hukum yang seharusnya memberi pengayoman dan keadilan bagi seluruh masyarakat, tetapi hukum sudah di beli oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, sudah di pastikan keberadaan hukum saat ini kurang di percaya sebagian besar masyarakat, dan inilah tugas lembaga hukum untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum, kalau lembaga hukum tidak secepatnya membangun diri, lalu siapa yang harus di percaya di negeri ini, inilah yang menjadi permasalahan besar yang sampai saat ini belum terjawab, sehingga dapat di tarik kesimpulan bahwa korupsi dengan kemiskinan masyarakat, khususnya masyarakat pinggiran saling berkaitan kedua unsur tersebut.