Oleh: Khoirul Taqwim
Wanita suci berkerudung putih
Duduk terpaku dalam sepi
Terpancar cahaya iman ilahi
Menatap indah dunia
Walau hasrat jauh dari harap
Cinta wanita suci berkerudung putih
Menatap jejeka tampan rupawan
Hati terketuk rasa
Subhanallah bahasa kecil lirih terucap
Sadar dia terhentak
Adzan magrib telah tiba
Istigfar hati kecil terucap kembali
Bukan dia yang kucinta
Bukan dia yang harus isi rasa
Cukup ilahi dihatiku
Tak ada kecuali dia
Nafsu dibunuh suara adzan
Hasrat wanita suci
Bukan untuk mencipta
Cipta hanya milik ilahi
Tak ada cipta kecuali dia
Pikir wanita suci berkerudung putih
Wanita suci menyuci diri
Bertahanus
Tahajud malam saat datang
Ridho Allah swt dia cari
Tak ada bahasa cinta
Selain sang ilahi
Kata wanita suci berkerudung putih
Diposkan oleh KHOIRUL TAQWIM di 19:46 0 komentar
Sabtu, 24 Oktober 2009
FOTO PROFIL DIUDARA
Oleh: Khoirul Taqwim
Tanpa surat
Tanpa sepatah kata
Tanpa suara
Foto jawab semua cerita
Bersanding peluk mesra
Kumenatap dalam sendu
Bersanding sejuta rasa
Kurasa bermilyar dada
Pantaskah aku menangis
Saat kau bahagia peluk kesah
Pantaskah aku berduka rasa
Saat kau hadir penuh suka cita
Diamkah aku seucap kata
Hati bertanya dalam beku
Lari kau semua rasa
Otak menggerayangi jiwa
Foto profil
Buat terkejut rasa
Foto profil
Terpajang diudara
Diamku membisu tuli
Bahasaku resah dalam kabut
Aku bertanya harus bagimana??....
Air mata mengalir tak terasa
Pemesanan batik lawasan dalam jumlah besar dapat menghubungi di usahabatiktaqwim.blogspot.com dengan nomor HP. 085-736-726-474.
Kamis, 17 Juni 2010
FOTO PROFIL DIUDARA
Oleh: Khoirul Taqwim
Tanpa surat
Tanpa sepatah kata
Tanpa suara
Foto jawab semua cerita
Bersanding peluk mesra
Kumenatap dalam sendu
Bersanding sejuta rasa
Kurasa bermilyar dada
Pantaskah aku menangis
Saat kau bahagia peluk kesah
Pantaskah aku berduka rasa
Saat kau hadir penuh suka cita
Diamkah aku seucap kata
Hati bertanya dalam beku
Lari kau semua rasa
Otak menggerayangi jiwa
Foto profil
Buat terkejut rasa
Foto profil
Terpajang diudara
Diamku membisu tuli
Bahasaku resah dalam kabut
Aku bertanya harus bagaimana??....
Air mata mengalir tak terasa
Tanpa surat
Tanpa sepatah kata
Tanpa suara
Foto jawab semua cerita
Bersanding peluk mesra
Kumenatap dalam sendu
Bersanding sejuta rasa
Kurasa bermilyar dada
Pantaskah aku menangis
Saat kau bahagia peluk kesah
Pantaskah aku berduka rasa
Saat kau hadir penuh suka cita
Diamkah aku seucap kata
Hati bertanya dalam beku
Lari kau semua rasa
Otak menggerayangi jiwa
Foto profil
Buat terkejut rasa
Foto profil
Terpajang diudara
Diamku membisu tuli
Bahasaku resah dalam kabut
Aku bertanya harus bagaimana??....
Air mata mengalir tak terasa
NIKAHMU TERDENGAR DARI UDARA
Oleh: Khoirul Taqwim
Jiwa kaget seketika
Membaca facebook sahabatmu
Kau telah masuk dalam hidup baru
Kuhanya berdo’a untukmu selalu
Tak dinyana tak dikira
Ada apa dilangit
Bawa kabar udara
Pelaminan telah datang untukmu
Apa harus kukata
Bahagiakah aku??...
Sedihkah aku??...
Bahasa diam kah yang tepat
Nikahmu dari suara udara
Laut jadi penghalang kabar
Udara tetap bawa kabar
Tentang duniamu
Sikap apa yang kurasa
Jiwa bahagia
Jiwa sedih luka
Semua jadi campur Satu
Kuingin kau bahagia
Kuingin nikmati indah nafas
Biar aku diam
Bahasaku mengudara
Kabar berita udara
terima ksih bahasa
Kutetap rasa dalam jiwa
Udara udara udara kau sahabat berita
Jiwa kaget seketika
Membaca facebook sahabatmu
Kau telah masuk dalam hidup baru
Kuhanya berdo’a untukmu selalu
Tak dinyana tak dikira
Ada apa dilangit
Bawa kabar udara
Pelaminan telah datang untukmu
Apa harus kukata
Bahagiakah aku??...
Sedihkah aku??...
Bahasa diam kah yang tepat
Nikahmu dari suara udara
Laut jadi penghalang kabar
Udara tetap bawa kabar
Tentang duniamu
Sikap apa yang kurasa
Jiwa bahagia
Jiwa sedih luka
Semua jadi campur Satu
Kuingin kau bahagia
Kuingin nikmati indah nafas
Biar aku diam
Bahasaku mengudara
Kabar berita udara
terima ksih bahasa
Kutetap rasa dalam jiwa
Udara udara udara kau sahabat berita
DURI KEINDAHAN CINTA
Oleh: Khoirul Taqwim
Lama tahun kujalani
Sakit jiwa tak henti sejenak
Salahkah diri ini yang mencinta
Kau tampar aku seketika
Rasa sakit terabadikan
Rasa tak pernah sirna dalam benak
Kau luka ada dalam dada
Kapan kan sembuh rasa ini
Selama rasa jiwa ini
Hancur luluh lantak
Kau telah pergi dalam nyataku
Kau telah jadi hantu mimpiku
Kenapa rasa ini tak henti sejenak
Air hujan terang malam
Air mata tak hilang jua
Aku bisu dalam tangis
Selama rasa ini
Beribu rasa tak pernah hilang
Sakit jiwa kurasa
Kau kan jadi duri indah
Duri keindahan cinta
Penuh sesak sakit
Perih indah rasa
Dua rasa jadi satu
Lama tahun kujalani
Sakit jiwa tak henti sejenak
Salahkah diri ini yang mencinta
Kau tampar aku seketika
Rasa sakit terabadikan
Rasa tak pernah sirna dalam benak
Kau luka ada dalam dada
Kapan kan sembuh rasa ini
Selama rasa jiwa ini
Hancur luluh lantak
Kau telah pergi dalam nyataku
Kau telah jadi hantu mimpiku
Kenapa rasa ini tak henti sejenak
Air hujan terang malam
Air mata tak hilang jua
Aku bisu dalam tangis
Selama rasa ini
Beribu rasa tak pernah hilang
Sakit jiwa kurasa
Kau kan jadi duri indah
Duri keindahan cinta
Penuh sesak sakit
Perih indah rasa
Dua rasa jadi satu
DUHAI CINTA
Oleh: Khoirul Taqwim
Duhai Cinta
Kutak ingin lepas dalam nafas
Walau Perih rasa
Kuterlanjur hati terpaut
Duhai Cinta
Perih hati tak terkira
Terlanjur jadi api dalam jiwa
Terbakar hati sampai tak berupa
Sejenak kuberpikir
Otakku sudah kosong
Terisi cinta dalam jiwa
Membatu buta kurasa
Cinta aduhai
Saket yang tak terkira
Rasa yang indah
Jadi beku lautan rasa
Tatap aku cinta
Biar semua berakhir rasa
Walau sejenak nafas
Ku kan nyaman tanpa rasa
Duhai cinta
Jauhlah dari harapku
Biar rasa hilang dalam jiwa
Moga takdir lain bicara
Duhai cinta
Berbeda dalam jiwa
Walau satu jiwa
Semua mimpi dalam rasa
Duhai Cinta
Kutak ingin lepas dalam nafas
Walau Perih rasa
Kuterlanjur hati terpaut
Duhai Cinta
Perih hati tak terkira
Terlanjur jadi api dalam jiwa
Terbakar hati sampai tak berupa
Sejenak kuberpikir
Otakku sudah kosong
Terisi cinta dalam jiwa
Membatu buta kurasa
Cinta aduhai
Saket yang tak terkira
Rasa yang indah
Jadi beku lautan rasa
Tatap aku cinta
Biar semua berakhir rasa
Walau sejenak nafas
Ku kan nyaman tanpa rasa
Duhai cinta
Jauhlah dari harapku
Biar rasa hilang dalam jiwa
Moga takdir lain bicara
Duhai cinta
Berbeda dalam jiwa
Walau satu jiwa
Semua mimpi dalam rasa
RASA MENUNGGU CINTA
Oleh: Khoirul Taqwim
Kau sakiti sejenak kata
Kan kurasa selama nafas akhirku
Cinta bawa duri dalam rasa
Kan kuraih keabadian perih rasa
Tatap mataku
Kesenduan rasa kan tiba
Ku ingin raih cinta
Kau bawa belati menusuk
Salahkah kumenunggu
Walau hati rasa sedih tak terkira
Kau lari dalam peluk orang
Kuhanya menatap tanpa bahasa
Kau buat aku bisu
Saat aku harus bicara
Kau butakan hidupku
Saat kuharus buka mata
Kudisini hanya duduk
Lihat hati perih luka
Takdirkah ini
Tanya dalam benak yang dalam
Menunggu apa yang kurasa
Saket hati kan kudapat
Aku tak sedikit dalam benak
Salahkan dikau cinta
Kau sakiti sejenak kata
Kan kurasa selama nafas akhirku
Cinta bawa duri dalam rasa
Kan kuraih keabadian perih rasa
Tatap mataku
Kesenduan rasa kan tiba
Ku ingin raih cinta
Kau bawa belati menusuk
Salahkah kumenunggu
Walau hati rasa sedih tak terkira
Kau lari dalam peluk orang
Kuhanya menatap tanpa bahasa
Kau buat aku bisu
Saat aku harus bicara
Kau butakan hidupku
Saat kuharus buka mata
Kudisini hanya duduk
Lihat hati perih luka
Takdirkah ini
Tanya dalam benak yang dalam
Menunggu apa yang kurasa
Saket hati kan kudapat
Aku tak sedikit dalam benak
Salahkan dikau cinta
ARTI CINTA DALAM DIRI
Oleh: Khoirul Taqwim
Cinta kemana kau pergi
Hati rasa tak ingin lepas
Inginku kau selalu ada
Walau hanya mimpi belaka
Cinta tak kuduga
Kau begitu berarti
Dalam benak yang gersang
Sepi jika kau tinggal cinta
Hati terbakar
Kau hilang disisi
Kemari kan kubelai
Lewat sejuk udara cinta
Salahkah diri
Jika harap besar padamu
Oooooooooh cinta
Aku tak ingin hilang darimu
Cinta dikau kubayangkan
Lewat hayal yang tak pernah pergi
Mimpi yang sering jenguk tidurku
Cinta kau berharga dalam jiwa
Arti cinta dalam diri
Begitu mulia
Indah didengar
Walau kosong dalam nyata
Cinta bukan kenyataan
Tapi nyata dalam jiwa
Cinta mengandung makna
Yang dalam dihati tuk dimengerti
Cinta kemana kau pergi
Hati rasa tak ingin lepas
Inginku kau selalu ada
Walau hanya mimpi belaka
Cinta tak kuduga
Kau begitu berarti
Dalam benak yang gersang
Sepi jika kau tinggal cinta
Hati terbakar
Kau hilang disisi
Kemari kan kubelai
Lewat sejuk udara cinta
Salahkah diri
Jika harap besar padamu
Oooooooooh cinta
Aku tak ingin hilang darimu
Cinta dikau kubayangkan
Lewat hayal yang tak pernah pergi
Mimpi yang sering jenguk tidurku
Cinta kau berharga dalam jiwa
Arti cinta dalam diri
Begitu mulia
Indah didengar
Walau kosong dalam nyata
Cinta bukan kenyataan
Tapi nyata dalam jiwa
Cinta mengandung makna
Yang dalam dihati tuk dimengerti
Langganan:
Postingan (Atom)