Jumat, 18 Juni 2010

NGANJUK BICARA LEWAT PARIWISATA







Kehidupan masyarakat Nganjuk masih dalam fitrah budayanya, sehingga diperlukan suatu terobosan pengiklanan budaya dan pariwisata, agar kedepan Nganjuk mampu menjadi daerah andalan dibidang pariwisata maupun dibidang kebudayaan, maka diperlukan alternative strategi pembangunan yang tepat, agar tercapai Nganjuk yang penuh semangat dalam mengembangkan potensi didaerahnya,

Terucap salam hangat dari sahabat Nganjuk.

SELAMAT JALAN GUS DUR





Oleh: Khoirul Taqwim



Tak cukup bahasa
Terbatas huruf per huruf
Menggambarkan tentang keagungan
Sang pahlawan masyarakat Gus Dur

Tak terhitung kata
Terucap dari bibir kecil mungil
Bicara tentang kebesaran sang pahlawan Gus Dur
Detik kagumku mengiringi langkah kepergianmu
Nafas terasa kehilangan
Pahlawan yang kusanjung dalam hati sanubariku

Selamat jalan Gus
Engkau tinggalkan warisan
Berharga bagi bangsa ini
Pluralisme
Demokrasi
Yang tak ternilai harganya
Telah engkau tancapkan
Di bumi raya nan asri
Aku bangga padamu Gus

Selamat jalan Gus Dur
Semoga engkau tenang dipangkuan Ilahi
Engkau guru bangsa
Pahlawan kami
Masyarakat kan selalu mengenang jasa-jasamu

Selamat jalan Gus Dur
Tersohor di nusantara
Dunia telah kehilangan tokoh besar
Gus Dur namanya
Harum semerbak di jagat raya
Terima kasih Gus
Terucap dari jiwaku yang dalam

HATI BERGOYANG

Oleh: Khoirul Taqwim

Pedih hati
Rasa dalam sanubari
Miskin makin tertindas
Kaya makin berkuasa
Nyata dalam diri kehidupan

Pilu hati
Kesombongan selimuti alam penguasa
Menjajakan kebohongan
Sebagai simbol kerakyatan
Hanya bualan belaka
penuh tipu daya
Kekayaan
Jabatan
Itu yang dikejar
Arogans benar hidup buat semua

Hati sedih
Kolonial terus membahana
Imperialisme
Eksploitasi
Makanan ringan pagi hari
Ironis benar negeri ini
Dijajah bangsa sendiri

Hati menjerit sekencang angin
Melihat Kesewenang-wenangan
Terhadap kaum faqir
Yang tertindas di kolong jembatan
Rakusnya sang penguasa zaman
Teror
Ancaman
Hati tergelitik
Bergoyang
Selimuti alam kehidupan

BAHASA NGELANTUR (asal-asalan)


Oleh: Khoirul Taqwim

Banyak sekali di dunia jejaring sosial orang sadar atau tak sadar menggunakan bahasa yang penuh pertanyaan dan bahkan istilahnya bicara tak jelas, inilah suatu kondisi tekanan batin sehingga memunculkan tulisan-tulisan yang bisa dikatan asal-asalan, tetapi dari situ menunjukkan keberagaman, bahwa manusia tercipta dengan perbedaan.

Di dalam dunia facebook dapat membawa seseorang melayang didunia maya, apalagi ketemu seseorang yang terbaik yang telah lama hilang, kubisa saja menutup cerita hilang ini, tetapi nurani tentu tidak dapat munutup begitu saja, sebab hati tak bisa dibohongi aaaaaah ini hanya asumsi belaka.

Berawal dari membuka facebook, banyak peristiwa manusia yang begitu kompleks, mulai dari percintaan, kehidupan yang tak menentu dan masih banyak lagi persoalan hidup, memang kurang etis membaca yang bukan milik kita, tetapi ni facebook hanya sebatas dunia bayang-bayang, seketika aku terperanjat ini kenyataan di dunia jaringan, emang dunia telah berubah dan perubahan ini bukanlah milik sembarang orang dan hidup kita sudah dikendalikan kondisi, waaaaah terlalu banyak untuk bicara tentang facebook, apalagi bicara tentang cinta, sebab cinta hanya penuh waktu untuk membuktikan, walau itu hanya bahasa paling tidak dapat mengantarkan kita menuju ruang dan arah perjalanan cinta manusia, kuhanya bisa membagi bahasa-bahasa yang mungkin tak mengarah dengan rangkaian bahasa.

Separuh hidup manusia terkadang untuk memenuhi hasrat yang tinggi, itu bagus sebagai tujuan hidup, tetapi apa dibenarkan apabila itu hanya mimpi dipagi bolong, zaaaaaaaaaaa semua kembali pada diri soal benar membenarkan, lagi-lagi untuk diri, itu bahasa lama yg sering dibicarakan diseminar, dicampus-campus, diwarung kopi, bahkan dijalanan yang penuh super sibuk, eeeeeeeeeeeeeeh tak terasa kopi sudah menungguku sejak tadi, aku harus cepat ambil dan minum kopi itu sebelum dingin, selamat dan sukses buat kalian semua

BICARA NEGERI DI WARUNG KOPI


Oleh: Khoirul Taqwim

Kata sahabatku negeriku kaya raya dengan jumlah penduduk yang sangat tinggi, tetapi dinegeriku kemiskinan sudah tidak mengherankan lagi, sebab sudah tumbuh subur dalam kehidupan masyarakat, sedangkan di negeri tetanggaku bisa dibilang lebih sejahtera dibanding negeriku saat ini, begitu banyak masyarakat negeriku yang jadi buruh dan pembantu disana,

Kata sahabatku lagi dinegeri tetanggaku punya motto kemerdekaan bukanlah kebutuhan pokok masyarakat, tetapi sandang, pangan dan papan rakyat adalah kebutuhan pokok dinegerinya, memang berbeda dengan negeriku kebutuhan primer adalah kemerdekaan, sedangkan skunder adalah sandang, pangan dan papan rakyat, ini yang menjadi slogan kehidupan dari generasi kegenerasi, bahkan dapat meninabobokkan dua ratus lima puluh juta penduduk negeri dengan bahasa yang sangat sederhana yaitu: Merdeka.

Disini saya tidak mencari kesalahan,tetapi ingin tahu kesalahan negeriku adalah sistem negara atau Ideologi negara? waaah, aku terperanjat dari bahasaku, jangan terlalu bicara soal ini lebih jauh, jika besok masih ingin hirup udara segar, ingat Intelejen tersebar dimana-mana, bahkan dimasjidpun sekarang sudah ada Intelejen, apalagi dicomputerku yang saat ini lagi on-line, jadi kita bicara yang sederhana saja, jika ingin menghirup udara lebih panjang. soal negara kita bisa membicarakan diwarung kopi, apalagi diyogya warung kopinya pasti lumayan bagus, kita bisa bicara sampai pagi menjemput matahari, tak terasa hari menginginkan aku agar cepat pergi, soalnya warung kopi sudah mulai tutup muka, kawan aku bicara difacebook ini, aku ingin bicara yang optimis saja, Ingat kesuksessan ada dimata kita, cepat ambil itu, sebelum hilang seketika, terima kasih untuk semua, salam perjuangan dari saya.

DUNIA IFORMATIKA DAN SECANGKIR KOPI


Oleh: Khoirul Taqwim

Kuhirup udara embun lewat nyanyian alam, kukitari langit biru dengan segenggam duniaku, kopi tak ketinggalan diatas meja sebelum jauh bicara tentang Informatika, Kulihat secangkir kopi bertuliskan Informatika, kusedu sejenak kopinya imaji menuntunku masuk kedunia Informatika.

Langsung imajiku mengatakan tentang pertemuanku lewat dunia Informatika memang tak bisa dipungkiri begitu unik, biasanya keseharianku dibatasi kondisi jarak, sekarang batas-batas teritorial terhapus adanya informatika, berangkat dari bahasa itu merupakan revolusi diabad ini.

Sahabatku mengatakan siapa yang ketinggalan komunikasi dan Informasi, berarti dia telah ketinggalan hidupi, bahkan ironisnya dia juga mengatakan berarti dia masih hidup dizaman plato, yaitu: zaman sebelum masehi, aku mengasumsikan penafsiran seperti tu mengarah kenarsis, soalnya faktanya banyak orang yang tidak tahu technologi dan Informatika, dia malah berhasil dari segi ekonomi, sosbud maupun lainya, memang Informatika ada kaitannya hal semacam itu, tetapi itu sebatas hukum klausal atau disebut mata rantai, jadi Informatika Ilmu yang berdiri sendfiri, sedangkan yang lain sebagi mata rantai atau disebut pelengkap dari Ilmu Informatika, ini kalau dilihat dari Ilmu Informatika.

Bicara Informatika tak lengkap kalau tak bicara facebook, banyak orang bilang ini dunia jejaring sosial, kata sahabatku facebook tempat kita berbagi keluh kesah, tetapi ada yang lebih narsis, katanya facebook untuk mencrai jodoh wahahahaaaa................ada benarx juga, klau HP sudah terbukti banyak orang yang melalui barang kecil dia mendapatkan jodoh.

Sahabat-sahabatku banyak yang mendapatkan lewat komunikasi HP, dari situ membuktikan bahwa alat komunikasi merupakan sarana yang kompleks dalam penggunaannya, bahkan tak jarang saling menjahili satu sama lain didunia facebook ini, tetapi itulah dunia maya atau disebut dunia bayang-bayang, tak terasa tanganku udah cape' menulis ini, kuakhiri saja dengan kata salam perjuangan, terus kita lakukan kesuksessan yang lebih baik.

PATAH HATI

Oleh: Khoirul Taqwim

Diri sendiri
Telah hilang disini
Jalan air mata cairkan hati
Pedih jalan nafas naluri mengelabui hayalan
Kau ada tiada dalam dada
Hilang suara rasa
Sesal sudah tak ada
Hanya sendiri diri

Disini kumenuggu
Deraian air mata
Tak cukup basuh lukaku
Anggap rasa ini
Hanya mimpi malam dalam gelap

Patah hati
Tangisan lara
Ungkapan hati
Tersakiti sudah
Racun hiasi pilu naluri
Betapa jalani rasa ini
Menusuk hati relung jiwaku

Air mata ini
Mengalir deras dipangkuanmu
Anggap semua ini
Langkah batin
Agar dewasakan diri dalam melangkah hidup
keringlah air mata
saat tutup usia
Tinggal cerita patah hati