by: Khoirul Taqwim
Ooo.........
Matahari adalah warna
Dosa adalah udara
Kesedihan jadi sajak
Diantara pena terserak
Tinta menjadi air mata
Tinggal puing gelisah menatap
Hingga aku jatuh meratap
Di tengah-tengah hingar-bingar jagat
Badanku sehat
Jiwaku saket
O...Allah
Sembuhkan aku
Dari gatal dan sambat
Pemesanan batik lawasan dalam jumlah besar dapat menghubungi di usahabatiktaqwim.blogspot.com dengan nomor HP. 085-736-726-474.
Senin, 02 Agustus 2010
Minggu, 01 Agustus 2010
BULAN RAMADHAN
by: Khoirul Taqwim
Bulan suci
Tak terasa esok lusa datang
Hmm...
Bulan yang penuh Barakah
Hari itu.......
Pintu Jannah dibuka lebar
Tentu.......
Bulan penuh rahmat
Pasti......
Berkah jagat
Dia........
Yang mengenal
Makna......
hakekat sabar
Lakukan....
Menjaga benak dalam hati
Menjaga pikir dalam otak
Bulan ramadhan
Jutaan umat
Harap....
Keberkahan jalan
Jauhi.......
Ma'shiyat la'nat
O...Allah
Aku minta ridhaMU
Bulan suci
Tak terasa esok lusa datang
Hmm...
Bulan yang penuh Barakah
Hari itu.......
Pintu Jannah dibuka lebar
Tentu.......
Bulan penuh rahmat
Pasti......
Berkah jagat
Dia........
Yang mengenal
Makna......
hakekat sabar
Lakukan....
Menjaga benak dalam hati
Menjaga pikir dalam otak
Bulan ramadhan
Jutaan umat
Harap....
Keberkahan jalan
Jauhi.......
Ma'shiyat la'nat
O...Allah
Aku minta ridhaMU
BUAT SAHABAT
by: Khoirul Taqwim
Sini........
Duduk longgarkan hatimu
Ada apa kau bersedih?.
Ada apa kau menjauh dari umat?..
Jangan terurai air matamu disini
Malu dilihat kakekmu yang begitu tegar
Begitu sabar dalam berjuang
Cukup simpan dalam tasbihmu
Jelaskan padaku tentangmu
Meskipun lidahku tak mampu berucap
Aku kan berusaha sejukkan jiwamu
Walau tak seperti salju
Tenang dan tenanglah
Lihat anak-anak disana
Menunggu kedamaian darimu
Sini........
Duduk longgarkan hatimu
Ada apa kau bersedih?.
Ada apa kau menjauh dari umat?..
Jangan terurai air matamu disini
Malu dilihat kakekmu yang begitu tegar
Begitu sabar dalam berjuang
Cukup simpan dalam tasbihmu
Jelaskan padaku tentangmu
Meskipun lidahku tak mampu berucap
Aku kan berusaha sejukkan jiwamu
Walau tak seperti salju
Tenang dan tenanglah
Lihat anak-anak disana
Menunggu kedamaian darimu
Sabtu, 31 Juli 2010
KABAR LANGIT
by: Khoirul Taqwim
Hmm...
Goresan penaku lagi membisu
Sudah tak berbisik dua hari
Ma'af pena
Aku tak bisa mengeja bahasa
Seperti waktu itu
Aku tak lagi bersuara
Ya...itu karena dilanda
Dilanda dia yang merasuk jiwa
Hingga aku terikat
Sampai jantungku tak berdetak
Bahkan energi pikiranku tertuju hanya dia
Dia yang tak tau menahu
Menahu tentang apa
Apa yang aku harap
Ini adalah sebuah Kabar langit
Hmm...
Goresan penaku lagi membisu
Sudah tak berbisik dua hari
Ma'af pena
Aku tak bisa mengeja bahasa
Seperti waktu itu
Aku tak lagi bersuara
Ya...itu karena dilanda
Dilanda dia yang merasuk jiwa
Hingga aku terikat
Sampai jantungku tak berdetak
Bahkan energi pikiranku tertuju hanya dia
Dia yang tak tau menahu
Menahu tentang apa
Apa yang aku harap
Ini adalah sebuah Kabar langit
Kamis, 29 Juli 2010
SURAT DARI ANAK YATIM UNTUK SAHABAT

by: Khoirul Taqwim
Ketukan keyboard ini adalah bahasa yang tak bersuara, aku berbisik dari hati yang dalam bahwa hari ini aku mengangkatmu sebagai sahabat terbaikku, nahkoda kepemimpinan ada digaris tanganmu, aku tahu bahwa ini tanggung jawab yang tak semudah membalikkan tangan, tetapi ini sudah menjadi darah yang mengalir dalam jantungmu, kamu jangan pernah ada bahasa putus asa, karena engkau adalah sahabatku yang sangat aku banggakan, aku yaqin kamu pasti bisa melakukan ini semua, karena seluruh alam akan mendukung setiap langkah gerakmu.
Takdirmu ada didepan mata hari ini, cepat ambil itu.....jangan sampai terlewatkan sedikitpun, Detik-detik ini tinggal menunggu hari-hari kebesaranmu, melalui alam bawah sadarku aku tadi malam bermimpi seluruh bintang bersujud padamu dan seluruh malaikat membacakan tasbih untukmu, ini adalah petunjuk alam psikis yang mengingatkan kita adanya alam bagian dalam diri kita selain alam materialisme, kita masih ingat segar bahwa para nabi mendapat wahyu sebagian melalui alam mimpi, baik nabi Yusuf, Ibrahim dan nabi-nabi lainnya, jadi terlepas diakui atau tidak kita adalah bagian dari alam mimpi yang terkadang kita berusaha menolak alam diluar rasionalitas.
Sahabatku kemarin alam raya diguyur hujan yang begitu deras, waktu itu aku berdiri dipintu masjid, ditempat yang agak tinggi dan terlindung dari bah air hujan, ketika gunung-gunung ombak bergulung-gulung menumpahkan awan busa yang berputar disekeliling sujudku, hatiku berguncang mengkhawatirkan dikau yang lagi berjalan pulang menuju alam perjuanganmu, udara mulai dingin terasa menusuk pori-poriku, otak kami terus mengalir kebawah menuju sum-sum tulang belakang dan mencoba keluar dari perut. disepanjang itu aku berdo'a untukmu, semoga kau selalu dalam ridhaNYA.
Sahabat
Kabut hari ini muncul dari jiwa dahaga
Lama yang tak tersiram keyakinan
Hari ini aku punya sandaran harapan
Dalam benakmu ada tanggung jawab mulia
Engkau adalah matahari penerang umat
Kebenaran adalah nalurimu
Kepalsuan tak pernah hinggapi tubuhmu
Namamu adalah permulaan
Akhir ragaku kan kuserahkan
Bahkan seluruh hidupku kan kupersembahkan
Demi pengabdian menuju cahaya yang paling terang
Sahabat
Melihatmu segala buta kan hilang
Mengetahuimu rasa saket kan sirna
Dekatmu adalah penyelamatan diri
Dihadapmu tak ada pertanyaan
Bahkan jawaban sekalipun tak ada
Karena kamu adalah pertanyaan dari jawaban itu sendiri
Kuberbisik ditelinga manusia
Engkau adalah sang creator kehidupan
Engkau adalah sang pecinta alam
Engkau adalah kata-kata kebenaran
Engkau adalah penampakan dan bayangan malaikat
Lalu aku adalah sahabat yatim, kan selalu ada didekatmu
Senin, 26 Juli 2010
ILUSTRASI HIDUP SETELAH MATI
by: Khoirul Taqwim
Membicarakan alam kematian mungkin seseorang harus terlebih dulu pernah mendekati kematian untuk tahu pentingnya kemerdekaan membicarakan hal ini, sebenarnya saya tidak berani jauh membicarakan tentang hidup setelah mati dan juga sebenarnya saya kurang senang membicarakan tentang ini, dan nampaknya pengetahuan psikis dan rasionalitas sangat sedikit membantu memecahkan permasalahan tersebut.
Banyak kisah yang menceritakan melalui fable bahkan mitos-mitos yang berkembang mengenai hidup setelah mati, realita apa yang sebenarnya tersembunyi dibalik itu, ada sebagian para psikologi yang berpendapat bahwa manusia setelah mati akan memanifestasikan diri mereka, baik melalui hantu atau melalui medium (cenayang).
Memang saya mengakui ada sebagian orang yang berasumsi bahwa hidup mereka akan memiliki kontinuitas tak terbatas di luar eksistensi mereka saat ini. ada juga sementara orang yang tak butuh keabadian, karena dia akan merasa takut dengan kehidupan selanjutnya.
Ada juga yang menarik melalui hipotesa bahwa kita dapat melakukannya dengan bantuan dari petunjuk alam bawah sadar (melalui mimpi). alam bawah sadar biasanya membantu dengan menyampaikan berbagai hal kepada kita, atau membuat kiasan figuratif.
Eksistensi mitos adalah bentuk paling awal dari Ilmu pengetahuan, sedangkan adanya mimpi diri sendiri maupun orang lain dapat digunakan dan sangat membantu membentuk, memperbaiki, atau pandangan gambaran tentang kehidupan setelah kematian.
Dari uraian singkat diatas yang pasti bagi umat Islam Al-Qur'an dan Hadits dapat dijadikan sebagai pedoman dalam memahahami hidup setelah mati.....
Semoga tulisan kecil ini dapat dijadikan perenungan kita agar lebih beriman pada sang maha pencipta dengan mengingat bahwa kita semua pasti akan mengalami kematian.....
Hidup dan mati kuserahkan pada allah swt....
BUTIRAN KEPASRAHAN
by: Khoirul Taqwim
Sempat kau terlintas dalam benak
Segera kuurungkan dalam jiwa
Walau maha perih terasa
Menderu-deru dalam dada
Inilah suratan Ilahi
Kuharus terima
Biar jadi hikmah hidup
Tulisanmu
Terasa sejukkan alamku
Saat jiwa butuh penyegar
Dari dahaga yang panjang
Semua hanya terlukis lewat imagi
Bahasa tak sanggup berkata
Ya Allah…
Butiran air mata ini
Biarkan jadi tasbih
Mengingat keagunganmu
Walau semua belum berakhir
Tapi inilah kenyataan yang tak bisa jadi mimpi
Ya Allah…
Katakan padaku
Kemana harus kusandarkan jiwa ini
Saat tangan tak mampu meraih pertanyaan apa?..
Apakah harus lari sejauh angin biru?..
Atau diam tanpa bahasa
Ya Allah …
Beri aku jalan terangmu
Teguhkan jiwaku
Kuatkan naluriku yang saat ini lemah membisu
Agar dapat mengeja langkah nafasku
Kian hari berkurang ditelan waktu
Ya Allah …
MukjizatMU selalu kami tunggu
Dimanapun tempat
Kapanpun hari itu
Hambamu selalu pasrah padaMU
Sempat kau terlintas dalam benak
Segera kuurungkan dalam jiwa
Walau maha perih terasa
Menderu-deru dalam dada
Inilah suratan Ilahi
Kuharus terima
Biar jadi hikmah hidup
Tulisanmu
Terasa sejukkan alamku
Saat jiwa butuh penyegar
Dari dahaga yang panjang
Semua hanya terlukis lewat imagi
Bahasa tak sanggup berkata
Ya Allah…
Butiran air mata ini
Biarkan jadi tasbih
Mengingat keagunganmu
Walau semua belum berakhir
Tapi inilah kenyataan yang tak bisa jadi mimpi
Ya Allah…
Katakan padaku
Kemana harus kusandarkan jiwa ini
Saat tangan tak mampu meraih pertanyaan apa?..
Apakah harus lari sejauh angin biru?..
Atau diam tanpa bahasa
Ya Allah …
Beri aku jalan terangmu
Teguhkan jiwaku
Kuatkan naluriku yang saat ini lemah membisu
Agar dapat mengeja langkah nafasku
Kian hari berkurang ditelan waktu
Ya Allah …
MukjizatMU selalu kami tunggu
Dimanapun tempat
Kapanpun hari itu
Hambamu selalu pasrah padaMU
Langganan:
Postingan (Atom)