Rabu, 30 Maret 2011

Mungkinkah Jejaring Sosial Facebook di Ganti ala Anak Negeri


Jejaring sosial baru ala anak negeri merupakan salah satu warna jejaring sosial yang ada ditengah-tengah kehidupan masyarakat secara luas, sebagai bentuk proses dalam membangun dan menciptakan jejaring sosial dalam negeri, agar dapat menjadi jejaring yang lebih eksis didunia maya, tentu semua itu dibutuhkan dukungan dari masyarakat secara luas, agar jejaring sosial baru ala anak negeri dapat berkembang dan dapat mempertahankan eksistensinya.

Saat ini jejaring sosial baru ala anak negeri mulai banyak bertebaran didunia maya, salah satu dari beberapa jejaring sosial baru ala anak negeri adalah kiber yang saat ini terus berproses diri dalam membangun fitur dan aplikasi yang lebih baik, memang kiber sangat menyadari masih jauh dari kesempurnaan yang layak sebagai jejaring sosial baru ala anak negeri, apabila dibanding dengan jejaring sosial luar negeri yang sudah punya nama besar, seperti facebook, twitter dan jejaring sosial lainnya, tetapi kiber paling tidak masih berusaha semaksimal mungkin dalam merekonstruksi diri dalam membangun jejaring sosial baru ala anak negeri yang lebih progress kedepannya.

Kemunculan berbagai jejaring sosial baru ala anak negeri merupakan warna-warni jejaring sosial baru dalam negeri, dan untuk membangun interaksi sosial antar sesama pengguna didunia maya, sehingga diharapkan dapat terjalin komunikasi yang sehat dan saling memberi informasi satu sama lain, dari situ diharapkan juga dapat terwujud interaksi sosial yang saling melengkapi informasi satu sama lain dalam menjalin komunikasi didunia maya.

Dengan keberadaan jejaring sosial baru ala anak negeri dapat dijadikan terobosan kemajuan anak negeri dalam meciptakan kreasi yang lebih progress, agar kedepan jejaring sosial baru ala anak negeri dapat mencapai tujuan yang lebih inovatif dan kreatif.

Dari tulisan diatas semoga saja jejaring sosial baru buatan anak negeri yang bernama kiber (www.kitaberbagi.com) mampu mencapai keberhasilan dalam memperbaiki fitur maupun aplikasi, agar kedepan dapat terus lebih baik dalam menciptakan jejaring sosial baru ala anak negeri

Terima Kasih banyak buat semuanya..........

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)............

Situs Penantang Facebook


Jejaring sosial baru ala anak negeri merupakan salah satu warna jejaring sosial yang ada ditengah-tengah kehidupan masyarakat secara luas, sebagai bentuk proses dalam membangun dan menciptakan jejaring sosial dalam negeri, agar dapat menjadi jejaring yang lebih eksis didunia maya, tentu semua itu dibutuhkan dukungan dari masyarakat secara luas, agar jejaring sosial baru ala anak negeri dapat berkembang dan dapat mempertahankan eksistensinya.

Saat ini jejaring sosial baru ala anak negeri mulai banyak bertebaran didunia maya, salah satu dari beberapa jejaring sosial baru ala anak negeri adalah kiber yang saat ini terus berproses diri dalam membangun fitur dan aplikasi yang lebih baik, memang kiber sangat menyadari masih jauh dari kesempurnaan yang layak sebagai jejaring sosial baru ala anak negeri, apabila dibanding dengan jejaring sosial luar negeri yang sudah punya nama besar, seperti facebook, twitter dan jejaring sosial lainnya, tetapi kiber paling tidak masih berusaha semaksimal mungkin dalam merekonstruksi diri dalam membangun jejaring sosial baru ala anak negeri yang lebih progress kedepannya.

Kemunculan berbagai jejaring sosial baru ala anak negeri merupakan warna-warni jejaring sosial baru dalam negeri, dan untuk membangun interaksi sosial antar sesama pengguna didunia maya, sehingga diharapkan dapat terjalin komunikasi yang sehat dan saling memberi informasi satu sama lain, dari situ diharapkan juga dapat terwujud interaksi sosial yang saling melengkapi informasi satu sama lain dalam menjalin komunikasi didunia maya.

Dengan keberadaan jejaring sosial baru ala anak negeri dapat dijadikan terobosan kemajuan anak negeri dalam meciptakan kreasi yang lebih progress, agar kedepan jejaring sosial baru ala anak negeri dapat mencapai tujuan yang lebih inovatif dan kreatif.

Dari tulisan diatas semoga saja jejaring sosial baru buatan anak negeri yang bernama kiber (www.kitaberbagi.com) mampu mencapai keberhasilan dalam memperbaiki fitur maupun aplikasi, agar kedepan dapat terus lebih baik dalam menciptakan jejaring sosial baru ala anak negeri

Terima Kasih banyak buat semuanya..........

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)............

Situs Jejaring Sosial Calon Pengganti Facebook


Jejaring sosial baru ala anak negeri merupakan salah satu warna jejaring sosial yang ada ditengah-tengah kehidupan masyarakat secara luas, sebagai bentuk proses dalam membangun dan menciptakan jejaring sosial dalam negeri, agar dapat menjadi jejaring yang lebih eksis didunia maya, tentu semua itu dibutuhkan dukungan dari masyarakat secara luas, agar jejaring sosial baru ala anak negeri dapat berkembang dan dapat mempertahankan eksistensinya.

Saat ini jejaring sosial baru ala anak negeri mulai banyak bertebaran didunia maya, salah satu dari beberapa jejaring sosial baru ala anak negeri adalah kiber yang saat ini terus berproses diri dalam membangun fitur dan aplikasi yang lebih baik, memang kiber sangat menyadari masih jauh dari kesempurnaan yang layak sebagai jejaring sosial baru ala anak negeri, apabila dibanding dengan jejaring sosial luar negeri yang sudah punya nama besar, seperti facebook, twitter dan jejaring sosial lainnya, tetapi kiber paling tidak masih berusaha semaksimal mungkin dalam merekonstruksi diri dalam membangun jejaring sosial baru ala anak negeri yang lebih progress kedepannya.

Kemunculan berbagai jejaring sosial baru ala anak negeri merupakan warna-warni jejaring sosial baru dalam negeri, dan untuk membangun interaksi sosial antar sesama pengguna didunia maya, sehingga diharapkan dapat terjalin komunikasi yang sehat dan saling memberi informasi satu sama lain, dari situ diharapkan juga dapat terwujud interaksi sosial yang saling melengkapi informasi satu sama lain dalam menjalin komunikasi didunia maya.

Dengan keberadaan jejaring sosial baru ala anak negeri dapat dijadikan terobosan kemajuan anak negeri dalam meciptakan kreasi yang lebih progress, agar kedepan jejaring sosial baru ala anak negeri dapat mencapai tujuan yang lebih inovatif dan kreatif.

Dari tulisan diatas semoga saja jejaring sosial baru buatan anak negeri yang bernama kiber (www.kitaberbagi.com) mampu mencapai keberhasilan dalam memperbaiki fitur maupun aplikasi, agar kedepan dapat terus lebih baik dalam menciptakan jejaring sosial baru ala anak negeri

Terima Kasih banyak buat semuanya..........

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)............

Jumat, 25 Maret 2011

Gagasan Manusia Gila Sepanjang Masa



Kita sering mengenal tentang orang besar sepanjang masa, tetapi hari ini saya mencoba bicara tentang gagasan manusia gila sepanjang masa, agar kita dapat mencerna hasil yang sebentar lagi saya uraikan lewat tulisan ini.

Pertama; Gagasan mengenai nanti manusia akan dapat hidup di luar angkasa, tentu ini menarik untuk di kaji kembali, apalagi ini melibatkan paradigma pemikiran tentang masa depan manusia, karena hidup di dunia sudah mulai mengalami regresi keseimbangan alam, sehingga mau tidak mau kita harus mencoba berpikir ulang mengenai manusia dalam mempertahankan spesies di luar angkasa.

Kedua; Gagasan mengenai manusia berasal dari bangsa kera. Pemahaman tersebut menjadi kontroversial sampai saat ini belum berakhir, sehingga gagasan tersebut merupakan sebuah lontaran argumen yang agak gila dan berani dalam mengambil kesimpulan tentang asal-usul manusia.

Ketiga; Gagasan dalam menghitung kecepatan cahaya. Rumusan mengenai manusia dapat menghitung kecepatan cahaya memang terlalu unik untuk di pahami dalam ilmu pengetahuan, karena kita tahu sendiri cahaya begitu cepat dalam berjalan, bahkan jarak pandang mata kitapun kalah dengan kecepatan cahaya tersebut, tetapi melalui ilmu alam manusia berusaha menghitung dengan ilmu fisika yang kita kenal saat ini, tentu ini merupakan gagasan gila sepanjang masa yang sungguh menghebohkan dunia keilmuan pada waktu itu.

Keempat; Gagasan manusia dalam mengukur aksiologi jiwa. Nah! ini juga gagasan yang agak gila dengan berusaha menemukan jiwa yang susah sekali ditebak, apalagi diukur dengan ilmu pengetahuan, terasa ini merupakan gagasan gila yang sungguh menggetarkan dunia ilmu pengetahuan sampai saat ini.

Kelima; masih banyak lagi ilmu pengetahuan yang di temukan dengan cara kegilaan, walaupun itu masih dalam pencarian belum seratus persen kebenarannya, paling tidak kita di pacu mencari kebenaran, bukan memakan ilmu pengetahuan secara Mentah-mentah sebelum mengkaji ilmu tersebut.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)........

Darwin Terlalu Gegabah Memahami Manusia Dari Bangsa Kera


Sebelum memahami tulisan tentang teori Darwin, saya mengajak terlebih dahulu kepada para pembaca, untuk merenung kembali tentang pemikiran tokoh yang satu ini, agar kita di beri keselamatan dari taqlid buta dalam membaca pemikiran beliau, sehingga kita terjauh dari pemkiran ekstrim yang langsung menerima konsep terima jadi, dan saya mengajak kembali kepada Sahabat-sahabat, untuk mencerna tentang apa yang ada dalam pola pikir mengenai evolusi manusia yang berasal dari bangsa kera menurut pandangan Darwin salah seorang ilmuwan terhosor di dunia.

Menganalisa dari Ilmuwan yang satu ini, saya menelaah cenderung mengada-ngada bahwa manusia berasal dari bangsa kera, tentu itu pemahaman yang terlalu dangkal dalam memahami hal tersebut, karena kalau menurut teori sederhana, manusia tentu berasal dari manusia, bukan manusia dari spesies lain. Lalu kebobrokan konsep Darwin itu seperti apa? Coba kita bahas sedikit demi sedikit, agar tercapai sebuah konsep yang saling mencerahkan satu sama lain.

Ketika darwin mengatakan bahwa manusia berasal dari kera, tentu argumen itu terlalu dangkal kalau hanya dengan menitik beratkan bahwa manusia itu mengalami evolusi dari kera, walaupun ketika manusia mengalami evolusi, bukan berarti kita berasal dari bangsa kera, tetapi kita tetap berasal dari bangsa manusia, bukan dari bangsa kera, berdasarkan di atas pola pemikiran Darwin harus di kaji kembali dan di bongkar habis pemikiran tokoh yang satu ini, apabila ingin mencapai suatu hasil yang maksimal dalam memahami ilmu tentang asal-usul manusia.

Kegabahan darwin dalam melakukan hipotesa tersebut, tentu harus di luruskan paradigma yang di konsep beliau, agar dapat mencapai hasil asal-usul manusia dengan analisa cerdas. Darwin beranggapan bahwa manusia berasal dari kera, tentu itu terlalu gegabah dalam mengambil kesimpulan, walaupun secara teori benar bahwa manusia mengalami sebuah evolusi. Nah! disinilah yang perlu di luruskan dalam memahami tentang asal muasal manusia, bahwa manusia bukan berasal dari kera, tetapi manusia tentu berasal dari bangsa manusia itu sendiri, walaupun mengalami tahapan sebuah evolusi.

Kecerobohan paradigma pemikiran darwin merupakan bentuk kelemahan dalam mengeja tentang pemahaman manusia, sehingga terlalu tergesa-gesa dalam meletakkan pondasi ilmu pengetahuan yang ada dalam bidang kajian ilmu biologi, sehingga hasil yang di capai terlalu gegabah dalam mengeja tentang ilmu pengetahuan alam.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)....... .

Karl Marx Salah Kaprah Memahami Sama Rasa Sama Rata


Membaca tulisan pendek ini di perlukan mental yang kuat, agar dalam memahami permasalahan di atas tidak terlalu fanatik, apalagi ekstrim dalam memahami sama rasa sama rata, sehingga mengakibatkan perbincangan tempe goreng yang tidak ada awal dan tidak akhir, tetapi dengan tulisan ini mencoba mendudukkan permasalahan dengan jernih dan berupaya mewujudkan keberhasilan yang saling menguntungkan satu sama lain dalam memahami ilmu pengetahuan.

Marx terkenal dengan gagasan sama rasa sama rata yang mengatakan kesamaan dalam hal ekonomi, tentu itu ide yang salah kaprah dalam memahami realita masyarakat, karena manusia pada hakikatnya akan tercipta suatu perbedaan, sehingga ketika terjadi penyamaan dalam kehidupan, berarti di situ menentang arus sebuah fakta dalam kehidupan.

Konsep marx tentang hal tersebut sebenarnya bukan hal yang baru, tetapi ketika itu di lontarkan secara ekstrim, maka tidak lain dan tidak bukan pemahaman Marx terlalu dangkal melihat sesuatu hanya dari sisi materi belaka, padahal manusia punya materi jiwa, dan inilah yang perlu di kaji bagi para pengagum gagasan Marx yang cenderung kapitalis universal, dalam artian Marx ingin menciptakan masyarakat yang cenderung terobsesi materi keduniaan, padahal kita punya psikis, sehingga teori Marx cenderung mengada-ngada dalam kehidupan masyarakat atau mimpi di siang bolong.

Manusia mengakui tidak mengakui ternyata memang punya hierarki, sehingga konsep Marx tentang sama rasa dan sama rata merupakan penipuan ilmu pengetahuan dari hasil sebuah kenyataan yang ada di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

Gambaran argumen Marx kita kenal dengan langsung menuduh segala hierarki harus di berangus dalam kehidupan bermasyarakat, tentu itu salah kaprah dalam memahami sudut sosial, tetapi yang perlu di berangus adalah ketidak-adilan dan penindasan itulah yang perlu di koreksi, bukan serta merta mengganti idiologi yang seenaknya dalam kehidupan bermasyarakat.

Pemahaman Marx tentang sama rasa sama rata, hanya sebuah konsep dongeng yang tidak terwujud dalam kehidupan bermasyarakat, karena penyamaan segala sesuatu merupakan bentuk pemberangusan ide atau di sebut teori ala mimpi yang tak pernah terwujud, karena konsep itu nanti malah menjadi hierarki baru dengan menutup sebuah perbedaan, dan itulah konsep yang tidak sejalan dalam realita kehidupan bermasyarakat.

Berangkat dari argumen di atas, sehingga dapat di tarik kesimpulan pemahaman Marx terlalu dini mengenai masyarakat sama rasa sama rata, dan tentu terlalu dangkal apabila hanya memahami kehidupan dari sudut materi belaka.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com).......

Rabu, 23 Maret 2011

Ramalan Presiden Indonesia ke-7


Sebentar lagi kita akan di kejutkan dengan pemilihan presiden republik Indonesia yang ke-7, nah! disini saya mencoba mengulas sedikit tentang siapa orang yang akan menjadi nomor satu di republik Indonesia, tentu di perlukan analisa yang mendalam dengan cara menggabungkan rasional dengan pskis, agar dapat menemukan tentang ramalan presiden Indonesia yang ke-7.

Sering kita mendengar maupun membaca tentang perdebatan mengenai presiden ke-7 Indonesia, tetapi hari ini saya mencoba mengulas dengan meramal tentang presiden Indonesia ke-7, agar dapat gambaran melalui mata batin untuk menimbang dan di kritisi hasil ramalan yang perlu di kaji ulang kebenarannya.

Dalam permainan politik sebenarnya mudah kita menganalisa tentang permasalahan di atas, dengan cara bahwa presiden ke-7 akan jatuh kepihak oposisi atau pihak istana yang akan duduk kembali bertahta. Kalau melihat hitungan statistik dari sebuah sejarah tidak menutup kemungkinan akan terjadi penguasa baru, tetapi yang perlu di ingat walaupun terjadi penguasa baru tidak akan mudah membalikkan keadaan tanpa restu dari pihak istana, sehingga saya punya hitungan pihak oposisi akan di untungkan 40 persen dalam pemilihan presiden Indonesia mendatang, sedangkan pihak istana sekitar 60 persen.

Berangkat dari argumen statistik diatas anda sudah bisa menafsirkan bahwa pemenang pemilihan presiden ke-7 nanti tidak jauh dari pihak yang di restui istana, jadi agak sulit apabila ingin menjadi presiden ke-7 tanpa restu dan dukungan beliau. Walaupun gambaran ini bisa berubah setiap saat, jika pihak istana mengalami blunder dalam berpolitik, tetapi kalau tetap bisa memainkan permainan dengan cantik seperti sedia kala, maka tidak lain dan tidak bukan pihak istana atau orang dekat istana akan menang kembali di pilpres yang ke-7, dengan catatan tetap bisa menebar senyum bahagia bagaimanapun keadaan negara saat ini.

Namun yang perlu di ingat bahwa pihak nomor satu istana nanti sudah tidak bisa mencalonkan lagi, karena terbentur Undang-undang yang mengatur presiden naik lebih dua kali melanggar hukum. Nah! disini nanti pihak istana akan membuat skenario yang tak kalah jauh menarik dengan kondisi pilpres di waktu pemilihan presiden ke-6 Indonesia waktu itu.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)....... . .