Selasa, 05 April 2011

Ajaran Hak Azazi Manusia Mengambil Dari Tepa Selira


Kita sering sekali mendengar maupun melihat tentang bahasa HAM yang di cetuskan bangsa barat, ternyata saya di bikin kaget di saat membaca tentang nilai yang ada di HAM, lalu apakah benar HAM mengambil dari nilai tepa selira atau itu hanya kebetulan belaka?............

Falsafah tepa selira mengandung makna yang dalam tentang tata nilai kemanusiaan yang toleran dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, sehingga HAM yang di cetuskan bangsa barat tak lepas dari nilai tepa selira dalam menghargai keberadaan sesama manusia.

Sebelum lebih jauh terlebih dahulu kita pahami tentang makna Hak Asasi Manusia, pegertian HAM adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak awal dilahirkan yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat siapa pun.

Sedangkan tepa selira mengandung makna tenggang rasa yang toleran dan berempati, berangkat dari situlah ternyata nilai HAM mempunyai kesamaan makna yang terdalam dengan nilai tepa selira dalam mengusung sebuah hubungan antar sesama yang toleran dan saling menghargai satu sama lain.

Nilai kesamaan dari HAM dengan tepa selira itu merupakan kebetulan atau memang HAM mengambil falsafah dari tepa selira, berangkat dari situlah letak yang dapat kita diskusikan tentang sebuah rumusan mengenai nilai kemanusiaan.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com).........

Aneh Dan Nyata Artikel Ramalan Bikin Heboooohh.........!!!! di lintas berita



Di ramalkan tahun 2020 Indonesia bakal menjadi negara super power di dunia, ketika bangsa Indonesia ini mampu menghilangkan penyakit pesimis dalam jiwa bangsa Indonesia dan di ganti dengan jiwa optimis dalam menatap masa depan bangsa dan bernegara, sehingga tidak menutup kemungkinan bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang di segani di penjuru Bangsa-bangsa yang ada di dunia.

Kemajuan bangsa indonesia sudah terlihat sejak zaman sejarah maja pahit yang mampu menyatukan bangsa nusantara, sehingga tidak menutup kemungkinan sejarah akan terulang di tahun 2020 masehi bangsa Indonesia akan meninggalkan negara asia dan munuju negara super power di dunia.

Ramalan ini tentu tidak serta merta begitu saja datang dan pergi, namun sudah terlihat sejak di masa lalu bahwa bangsa kita punya sejarah besar, sehingga jangan ada perasaan pesimis kalau ramalan itu hanya hisapan jempol belaka, apabila bangsa Indonesia mampu berbuat banyak dalam mengembangkan sumber daya alam yang kaya raya, dan mampu memajukan sumber daya manusia yang lebih cerdas dalam menatap masa depan, tentu ramalan itu akan menjadi sebuah kenyataan.

Kebangkitan bangsa Indonesia melalui ramalan itu, tentu kita sambut bahagia yang telah lama terpuruk permasalahan intern bangsa kita sendiri, sehingga dengan kerja sama dan sehat di bidang politik, maka keberhasilan sebentar lagi akan datang tinggal menunggu hari, dan bangsa Indonesia akan menjadi negara super power di dunia.

Kabar ramalan bangsa Indonesia akan menjadi negara super power di dunia, tentu membuat kita tersenyum lebar di tengah-tengah krisis yang membuat carut marut kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga di harapkan ramalan tersebut dapat menjadi kenyataan dan bangsa Indonesia menjadi kekuatan nomor wahid di dunia.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com).........

Sabtu, 02 April 2011

Inilah Jejaring Sosial Buatan Indonesia


Hitungan hari kehari makin marak saja jejaring sosial dari luar negeri membanjiri dunia maya, khususnya masyarakat Indonesia yang menjadi pasar terbesar sebagai predikat pengguna jejaring sosial.

Sebuah kabar yang baik ketika masyarakat Indonesia sudah mulai mengenal dunia maya, bahkan dari desa maupun perkotaan sudah menggunakannya, tetapi kalau hanya sebagai konsumen terbesar tentunya akan menjadi ironis, sebab sebagai bangsa yang besar tidak seharusnya hanya sebagai obyek belaka, tetapi mampu berperan aktif juga sebagai subyek perubahan.

Lahirnya jejaring sosial buatan Indonesia merupakan sesuatu yang di nantikan untuk mampu menunjukkan eksistensi diri, walau tentunya masih banyak kekurangan apabila dibanding sekelas facebook, twitter dan sejenisnya yang sudah punya nama besar di kancah dunia maya, tetapi hadirnya beberapa jejaring sosial Indonesia paling tidak mampu memberi warna dan mampu menunjukkan bahwa anak bangsa juga dapat membuat jejaring sosial walaupun masih banyak kekurangan di sana-sini.
Hadirnya jejaring sosial Kiber merupakan salah satu warna perkembangan jejaring sosial Indonesia yang saat ini makin marak saja, tetapi team kami sangat menyadari bahwa masih banyak kekurangan fitur maupun aplikasi didalamnya, sehingga saat ini terus berupaya membangun secara maksimal, agar kedepannya dapat lebih baik.

Keberadaan Jejaring sosial Kiber (www.kitaberbagi.com) merupakan buatan anak bangsa yang saat ini masih terus berproses untuk mengembangkan karya sebaik mungkin.

Tulisan singkat ini kami tutup dengan ucapan terima kasih banyak yang sudah bergabung di jejaring sosial buatan Indonesia.

Inilah Jejaring Sosial Buatan Indonesia Calon Pengganti Facebook


Hitungan hari kehari makin marak saja jejaring sosial dari luar negeri membanjiri dunia maya, khususnya masyarakat Indonesia yang menjadi pasar terbesar sebagai predikat pengguna jejaring sosial.

Sebuah kabar yang baik ketika masyarakat Indonesia sudah mulai mengenal dunia maya, bahkan dari desa maupun perkotaan sudah menggunakannya, tetapi kalau hanya sebagai konsumen terbesar tentunya akan menjadi ironis, sebab sebagai bangsa yang besar tidak seharusnya hanya sebagai obyek belaka, tetapi mampu berperan aktif juga sebagai subyek perubahan.

Lahirnya jejaring sosial buatan Indonesia merupakan sesuatu yang di nantikan untuk mampu menunjukkan eksistensi diri, walau tentunya masih banyak kekurangan apabila dibanding sekelas facebook, twitter dan sejenisnya yang sudah punya nama besar di kancah dunia maya, tetapi hadirnya beberapa jejaring sosial Indonesia paling tidak mampu memberi warna dan mampu menunjukkan bahwa anak bangsa juga dapat membuat jejaring sosial walaupun masih banyak kekurangan di sana-sini.
Hadirnya jejaring sosial Kiber merupakan salah satu warna perkembangan jejaring sosial Indonesia yang saat ini makin marak saja, tetapi team kami sangat menyadari bahwa masih banyak kekurangan fitur maupun aplikasi didalamnya, sehingga saat ini terus berupaya membangun secara maksimal, agar kedepannya dapat lebih baik.

Keberadaan Jejaring sosial Kiber (www.kitaberbagi.com) merupakan buatan anak bangsa yang saat ini masih terus berproses untuk mengembangkan karya sebaik mungkin.

Tulisan singkat ini kami tutup dengan ucapan terima kasih banyak yang sudah bergabung di jejaring sosial buatan Indonesia.

Inilah Jejaring Sosial Buatan Indonesia Siap Mengganti Facebook



Hitungan hari kehari makin marak saja jejaring sosial dari luar negeri membanjiri dunia maya, khususnya masyarakat Indonesia yang menjadi pasar terbesar sebagai predikat pengguna jejaring sosial.

Sebuah kabar yang baik ketika masyarakat Indonesia sudah mulai mengenal dunia maya, bahkan dari desa maupun perkotaan sudah menggunakannya, tetapi kalau hanya sebagai konsumen terbesar tentunya akan menjadi ironis, sebab sebagai bangsa yang besar tidak seharusnya hanya sebagai obyek belaka, tetapi mampu berperan aktif juga sebagai subyek perubahan.

Lahirnya jejaring sosial buatan Indonesia merupakan sesuatu yang di nantikan untuk mampu menunjukkan eksistensi diri, walau tentunya masih banyak kekurangan apabila dibanding sekelas facebook, twitter dan sejenisnya yang sudah punya nama besar di kancah dunia maya, tetapi hadirnya beberapa jejaring sosial Indonesia paling tidak mampu memberi warna dan mampu menunjukkan bahwa anak bangsa juga dapat membuat jejaring sosial walaupun masih banyak kekurangan di sana-sini.
Hadirnya jejaring sosial Kiber merupakan salah satu warna perkembangan jejaring sosial Indonesia yang saat ini makin marak saja, tetapi team kami sangat menyadari bahwa masih banyak kekurangan fitur maupun aplikasi didalamnya, sehingga saat ini terus berupaya membangun secara maksimal, agar kedepannya dapat lebih baik.

Keberadaan Jejaring sosial Kiber (www.kitaberbagi.com) merupakan buatan anak bangsa yang saat ini masih terus berproses untuk mengembangkan karya sebaik mungkin.

Tulisan singkat ini kami tutup dengan ucapan terima kasih banyak yang sudah bergabung di jejaring sosial buatan Indonesia.

Situs Jejaring Indonesia calon Pengganti Facebook

Hitungan hari kehari makin marak saja jejaring sosial dari luar negeri membanjiri dunia maya, khususnya masyarakat Indonesia yang menjadi pasar terbesar sebagai predikat pengguna jejaring sosial.

Sebuah kabar yang baik ketika masyarakat Indonesia sudah mulai mengenal dunia maya, bahkan dari desa maupun perkotaan sudah menggunakannya, tetapi kalau hanya sebagai konsumen terbesar tentunya akan menjadi ironis, sebab sebagai bangsa yang besar tidak seharusnya hanya sebagai obyek belaka, tetapi mampu berperan aktif juga sebagai subyek perubahan.

Lahirnya jejaring sosial buatan Indonesia merupakan sesuatu yang di nantikan untuk mampu menunjukkan eksistensi diri, walau tentunya masih banyak kekurangan apabila dibanding sekelas facebook, twitter dan sejenisnya yang sudah punya nama besar di kancah dunia maya, tetapi hadirnya beberapa jejaring sosial Indonesia paling tidak mampu memberi warna dan mampu menunjukkan bahwa anak bangsa juga dapat membuat jejaring sosial walaupun masih banyak kekurangan di sana-sini.
Hadirnya jejaring sosial Kiber merupakan salah satu warna perkembangan jejaring sosial Indonesia yang saat ini makin marak saja, tetapi team kami sangat menyadari bahwa masih banyak kekurangan fitur maupun aplikasi didalamnya, sehingga saat ini terus berupaya membangun secara maksimal, agar kedepannya dapat lebih baik.

Keberadaan Jejaring sosial Kiber (www.kitaberbagi.com) merupakan buatan anak bangsa yang saat ini masih terus berproses untuk mengembangkan karya sebaik mungkin.

Tulisan singkat ini kami tutup dengan ucapan terima kasih banyak yang sudah bergabung di jejaring sosial buatan Indonesia.

Situs Jejaring Indonesia Siap Mengganti Facebook


Hitungan hari kehari makin marak saja jejaring sosial dari luar negeri membanjiri dunia maya, khususnya masyarakat Indonesia yang menjadi pasar terbesar sebagai predikat pengguna jejaring sosial.

Sebuah kabar yang baik ketika masyarakat Indonesia sudah mulai mengenal dunia maya, bahkan dari desa maupun perkotaan sudah menggunakannya, tetapi kalau hanya sebagai konsumen terbesar tentunya akan menjadi ironis, sebab sebagai bangsa yang besar tidak seharusnya hanya sebagai obyek belaka, tetapi mampu berperan aktif juga sebagai subyek perubahan.

Lahirnya jejaring sosial buatan Indonesia merupakan sesuatu yang di nantikan untuk mampu menunjukkan eksistensi diri, walau tentunya masih banyak kekurangan apabila dibanding sekelas facebook, twitter dan sejenisnya yang sudah punya nama besar di kancah dunia maya, tetapi hadirnya beberapa jejaring sosial Indonesia paling tidak mampu memberi warna dan mampu menunjukkan bahwa anak bangsa juga dapat membuat jejaring sosial walaupun masih banyak kekurangan di sana-sini.
Hadirnya jejaring sosial Kiber merupakan salah satu warna perkembangan jejaring sosial Indonesia yang saat ini makin marak saja, tetapi team kami sangat menyadari bahwa masih banyak kekurangan fitur maupun aplikasi didalamnya, sehingga saat ini terus berupaya membangun secara maksimal, agar kedepannya dapat lebih baik.

Keberadaan Jejaring sosial Kiber (www.kitaberbagi.com) merupakan buatan anak bangsa yang saat ini masih terus berproses untuk mengembangkan karya sebaik mungkin.

Tulisan singkat ini kami tutup dengan ucapan terima kasih banyak yang sudah bergabung di jejaring sosial buatan Indonesia.