Kamis, 25 Agustus 2011

Inilah Ramalan 2025 Pulau Jawa Dan Sumatra Menyatu Dalam Satu Pulau





Pulau Jawa dan Sumatra merupakan salah satu kawasan sentral yang ada di asia tenggara, bahkan konon kedua pulau ini juga termasuk kawasan yang dilirik seantero dunia, karena dari segi wilayah yang sangat strategis dan juga pulau ini termasuk penyumbang berbagai kebutuhan sumber daya alam di dunia, sehingga banyak negara di dunia iri di saat melihat kekayaan sumber daya alam yang di miliki kedua pulau ini.



Keberadaan pulau Jawa dan Sumatra saat ini terpisah dengan lautan yang membentang luas, sehingga apabila masyarakat Jawa mau pergi menuju Sumatra terhambat dengan lautan, untuk itu jalur laut dan udara sangat penting di kedua pulau ini dalam melakukan arus balik maupun mudik. Kondisi seperti itu menyebabkan transportasi kapal laut maupun kapal udara sangat penting bagi kedua pulau ini.



Mendengar ramalan tentang pulau Jawa dan Sumatra menyatu dalam satu pulau merupakan kabar yang sangat mengagumkan, mengingat saat ini pulau tersebut terpisah lautan yang membentang sangat luas, sehingga dengan menyatunya pulau tersebut diharapkan akan terjadi komunikasi dan interaksi lebih dekat, tentu semua harapan tertumpah pada perbaikan ekonomi, budaya, pendidikan, politik dan lain sebagainya.



Pulau Jawa dan Sumatra konon di tahun 2025 akan di satukan melalui jalur jembatan, seperti pulau Jawa dan Madura yang sudah menyatu terlebih dahulu dalam satu pulau, sehingga kedepan jalur darat dapat di lalui saat bepergian dari pulau Jawa menuju Sumatra atau sebaliknya.



Menyatunya pulau Jawa dan Sumatra dalam satu pulau, tentu tidak serta merta menyatu begitu saja, apabila kedua pulau ini Benar-benar akan menyatu, tentu saja sangat dibutuhkan dana dan sumber daya manusia yang berkwalitas dalam membangun jembatan pulau Jawa dan Sumatra yang akan datang, agar terjadi perbaikan yang lebih baik di segala bidang dan aspek kehidupan masyarakat di kedua pulau tersebut.



Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........






Kiber Salah Satu Situs Jejaring Sosial Produk Dalam Negeri

Saat ini ada beberapa jejaring sosial produk dalam negeri bermunculan didunia maya, di antara jejaring sosial yang muncul itu adalah kiber, dan keberadaan kiber saat ini merupakan salah satu dari jejaring sosial yang masih tergolong baru sebagai produk dalam negeri, karena itu dukungan dan partisipasi dari semua pihak sangat diharapkan sebagai bentuk cinta produk dalam negeri.



Kemunculan jejaring sosial kiber yang masih baru lahir, dapat dikatakan masih dalam tahap balita yang perlu banyak belajar dalam berjalan membangun salah satu jejaring sosial produk dalam negeri, dengan melihat kondisi di dunia maya saat ini, ternyata jejaring sosial yang ada cenderung dikuasai jejaring sosial produk luar negeri, seperti facebook, twitter dan masih banyak lagi jejaring sosial dari luar negeri yang mendominasi di dunia maya saat ini



Kita sering melihat banyak sekali bermunculan jejaring sosial produk dalam negeri dan salah satu jejaring sosial dalam negeri yang baru lahir itu adalah kiber yang berusaha terus membangun aplikasi dan fitur sebaik mungkin, agar kedepan kiber dapat terus lebih baik dalam membangun salah satu jejaring sosial yang ada di Indonesia.



Kehadiran jejaring sosial kiber yang masih dibilang baru lahir merupakan salah satu warna perkembangan jejaring sosial yang ada di Indonesia, dan menjadi salah satu dari beberapa jejaring sosial yang ada didunia maya saat ini, tentu peran dan dukungan sangat di nantikan dari semua pihak, agar jejaring sosial produk dalam negeri mampu berbicara ketingkat yang lebih tinggi.



Bentuk terobosan Jejaring sosial baru Kiber (www.kitaberbagi.com) merupakan salah satu warna perkembangan jejaring sosial Indonesia yang terus merekonstruksi diri sebisa mungkin dalam mengembangkan salah satu jejaring sosial produk dalam negeri, sehingga kiber terus dibutuhkan inovasi dan kreatifitas semaksimal mungkin dalam mencapai tujuan yang lebih progress.



Salam hormat dari kami dan terima Kasih banyak buat semuanya...........

Rabu, 24 Agustus 2011

Benarkah Siswa Jurusan IPS Lebih Bodoh di Banding IPA?...........





Ketika kita masih duduk di bangku SLTA ada satu peristiwa yang menarik untuk di ulas kembali, apalagi ini mengenai pengambilan jurusan di waktu menempuh pendidikan SLTA, sebab jurusan merupakan penentu langkah kita dalam mengambil kebijakan masa depan, sehingga ketepatan dalam mengambil jurusan di anggap penentu keberhasilan seorang pelajar.


Di waktu SLTA ada dua jurusan yang sangat populer, bahkan uniknya kedua jurusan ini selalu dipertentangkan dan di pertanyakan keintelektualannya di banding jurusan yang lain. Pertanyaannya adalah pandai mana siswa IPA dengan IPS?.............kalau berbicara pandai mana antara jurusan IPA dengan IPS, tentu kita di hadapkan dengan sebuah nilai, biasanya anak yang mengambil jurusan IPA di lalui dengan tahapan standrat nilai yang lebih bagus di banding jurusan IPS, bahkan lebih jauh dari itu masuk di jurusan IPS tanpa ada seleksi penilaian tertentu, dalam artian semua murid SLTA dapat memasuki jurusan tersebut, berangkat dari asumsi diatas menimbulkan suatu argumentasi dikalangan siswa SLTA, bahwa siswa di jurusan IPA ternyata lebih pandai dibandingkan siswa IPS, karena mengingat jurusan IPA sangat selektif dalam mengambil siswa baru.


Berangkat dari argumen diatas menimbuilkan sentimen sendiri bagi pelajar SLTA antara jurusan IPA dengan IPS, bahkan ada anggapan sebagian siswa SLTA, bahwa materi IPA lebih sulit di banding IPS, berangkat dari anggapan itu menimbulkan kesimpulan bahwa mengambil jurusan IPS tanpa mengikuti pendidikan yang ada di sekolahpun bisa dipelajari, sedangkan materi IPA yang cenderung mengerikan seperti pelajaran fisika, matematika, kimia dan lain sebagainya, tentu membutuhkan analisa yang cerdas dan ketepatan dalam berhitung. Nah! dari sinilah anggapan sebagian siswa SLTA bahwa materi pelajaran IPA lebih sulit di banding IPS, lalu menimbulkan pertanyaan apakah benar seperti itu?........Lepas dari benar dan salah sebenarnya jurusan ini sangat berbeda satu sama lain, jurusan IPA cenderung bersifat eksak, sedangkan anak IPS di tuntut untuk bicara lebih luas dalam menafsirkan sesuatu, sehingga dalam jurusan IPS membutuhkan kedalaman dalam setiap menganalisa permasalahan, agar tidak bersifat stagnan dalam mengambil sebuah kesimpulan, tidak seperti jurusan IPA kalau bicara hitungan satu ditambah satu, tentu hasilnya pasti dua, namun dalam jurusan IPS lebih jauh dari sekedar hasil dari satu di tambah satu ada dua, inilah yang membedakan di dalam jurusan IPA dengan IPS, bahwa kedua jurusan ini punya peran dan fungsi masing-masing.


Jurusan IPA cenderung bicara hukum pasti, sedangkan jurusan IPS dituntut bicara tidak hanya sebatas hukum pasti, namun harus lebih luas lagi dalam mengkaji beragam permasalahan. Lalu kenapa dua jurusan ini sering mengalami pertentangan di kalangan SLTA?....sudah tidak dipungkiri bahwa jurusan ini sering terlihat kompetitif, bahkan ada anggapan bahwa jurusan IPS itu dinomor duakan mengingat memasuki jurusan IPS tanpa ada hubungan dengan standart nilai, sedangkan masuk di jurusan IPA harus punya nilai lebih di bandingkan mengambil jurusan IPS. Nah! disinilah yang menyebabkan bahwa jurusan IPS dianggap kumpulan siswa buangan yang tidak diterima di jurusan IPA, mengingat masuk kejurusan IPA ada standart nilai tersendiri, tidak seperti mengambil jurusan IPS yang cenderung semua siswa dapat masuk di jurusan ini.


Dengan adanya anggapan jurusan IPS nomor dua, tentu pendidikan harus dikelola lebih bagus lagi, bahwa sebenarnya kedua jurusan ini punya peranan dan fungsi yang berbeda, sehingga kedepan diharapkan ada asumsi bahwa jurusan IPA dengan IPS ada keseteraan, tidak menomor duakan jurusan IPS yang dianggap lebih cenderung jurusan buangan, karena di lihat dari seleksi penerimaan siswa dalam mengambil jurusan.


Permasalahan di atas harus di ubah dalam mengambil sebuah jurusan, agar siswa dalam mengambil sebuah jurusan lebih mengedepankan minat dan bakat, bukan hanya sebatas dari standart nilai belaka. Berangkat dari situlah pendidikan yang ada di SLTA perlu ditata kembali dalam mengambil sebuah jurusan, agar tidak ada anggapan lagi bahwa jurusan IPS cenderung dinomor duakan.


Pertanyaan yang terakhir benarkah siswa IPS lebih bodoh di banding IPA?.........dari pertanyaan ini agak geli untuk di jawab, mengingat dari anggapan sebagian siswa yang mengatakan bahwa sepandai-pandainya siswa IPS itu sebodoh-bodohnya siswa IPA, tentu argumen itu agak menggelikan mengingat banyak juga siswa IPS yang lebih pandai di banding siswa IPA, namun asumsi ini sudah berkembang dalam ranah pendidikan di negeri ini, sehingga kita sering mendengar bibit dan bobot anak IPA lebih hebat di banding jurusan IPS, bahkan ketika mengambil jurusan di tingkat perguruan tinggi, masuk dalam wilayah jurusan IPA sangat selektif sekali di banding jurusan IPS. Nah! berangkat dari situlah anggapan miring jurusan IPS sangat kental dalam dunia pendidikan kita, maka perlu ada perombakan dan penyetaraan dalam memilih jurusan di mulai dari tingkat SLTA, agar anggapan miring jurusan IPS tidak terus terjadi, mengingat kedua jurusan ini punya peran dan fungsi masing-masing.


Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........

Selasa, 23 Agustus 2011

Menggugat Eksistensi Ijazah





Banyak para pelajar Berbondong-bondong menempuh pendidikan tinggi dengan tujuan mendapatkan ijazah, karena mereka mempunyai anggapan bahwa ijazah merupakan simbol kesuksessan, bahkan ada yang berasumsi bahwa ijazah merupakan tolak ukur kepandaian seseorang, namun benarkah anggapan seperti itu?........lepas dari anggapan benar atau salah, kita mencoba tengok sistem pemerintahan negeri kita dalam merekrut kepegawaian dan cara perusahaan di negeri kita dalam menerima tenaga kerja, ternyata semua tidak lepas dari keberadaan ijazah.


Melihat realitas diatas menimbulkan pola pikir pelajar di negeri kita yang cenderung instan dalam belajar, sehingga para pelajar cenderung mengejar ijazah sebagai syarat menempuh birokrasi pemerintahan maupun perusahaan yang ada di dalam negeri, bahkan lebih dari itu jual beli ijazah mulai dari S1 sampai S3 terjadi dimana-mana, karena tidak lain dan tidak bukan ijazah sudah menjadi simbol keberhasilan pendidikan dinegeri kita, lalu yang menjadi pertanyaan apakah salah pola pikir pelajar di negeri kita yang cenderung mengejar ijazah?....Sebenarnya pola pikir para pelajar di negeri kita mengedepankan ijazah merupakan hal yang sangat wajar, mengingat budaya di negeri kita yang cenderung memilih simbol di banding kwalitas seseorang dalam melakukan suatu ketepatan dalam bekerja.


Fakta budaya pendidikan di negeri kita lebih cenderung memilih simbol di banding kwalitas dan ini merupakan sesuatu yang sangat memprihatinkan, namun semua itu sudah menjadi budaya masyarakat di negeri kita. di karenakan sistem pemerintahan kita yang cenderung memilih dari segi simbol, di banding kwalitas dalam perekrutan pegawai di pemerintahan maupun kepegawaian di lembaga perusahaan swasta, inilah yang harus menjadi perhatian pemerintah dalam mengubah persepsi tentang sebuah simbol, bahwa kita seharusnya mendahulukan kwalitas di banding simbol belaka.


Keberadaan ijazah merupakan simbol keberhasilan para pelajar, sehingga dengan pola pikir demikian sudah dapat di pastikan budaya instan sangat kental di tengah-tengah pelajar kita yang lebih mementingkan simbol di banding kwalitas diri dalam mempersiapkan menyongsong masa depan, dikarenakan tuntutan yang sudah membudaya di negeri kita, tentu anggapan seperti itu sudah mengakar dalam nafas kehidupan para pelajar di negeri kita.


Pertanyaan terakhir mampukah pelajar kita menghilangkan ketergantungan dari simbol berupa ijazah?.........Pertanyaan itu sangat menggugah kita untuk merevolusi pendidikan di negeri kita dalam mengubah cara pandang para pelajar mengenai ijazah, tentu semua di mulai dari revolusi budaya dan sistem di negeri kita dalam perekrutan tenaga kerja yang harus mengedepankan kwalitas di banding hanya sekedar simbol belaka.


Menciptakan perubahan dengan mengedepankan kwalitas para pelajar merupakan tantangan para pendidik dan seharusnya pemerintah berperan aktif mengawal para pelajar yang tidak hanya sekedar mempunyai ijazah dalam kelulusan, namun harus mengedepankan kwalitas dan etos kerja yang penuh disiplin dan jauh dari sifat menghalalkan segala cara dalam memperoleh pekerjaan maupun dalam melaksanakan pekerjaan, sehingga di negeri ini terbebas dari korupsi, kolusi dan penyimpangan berbentuk lain sebagainya. Inilah harapan besar masyarakat di negeri kita dalam membangun memanusiakan manusia yang tidak hanya terjebak dalam simbol, namun lebih jauh dari itu bahwa di negeri kita harus mampu melihat lebih kedalam lagi mengenai pendidikan di Indonesia yang tidak hanya menggantungkan terhadap sebuah simbol belaka.


Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........

Senin, 22 Agustus 2011

Lebaran Tanpa Melaksanakan Hajat Mudik Kurang Pas Terasa





Budaya lebaran dalam kehidupan masyarakat sangat kental dengan kegiatan mudik pulang kampung, karena apabila di hari lebaran tanpa bertemu sanak keluarga terasa ada sesuatu yang kurang pas, sehingga budaya lebaran di jadikan ajang melaksanakan hajat mudik sebagai tempat pertemuan sanak keluarga. Nah! dari sinilah fenomena mudik di hari lebaran merupakan sesuatu yang punya tempat di hati masyarakat, untuk bertemu sanak keluarga tercinta dalam menjalankan ibadah lebaran yang sebentar lagi tiba.



Menjelang di hari lebaran ada sebagian masyarakat yang tidak dapat mudik disebabkan ada halangan dalam menunaikan pulang kampung, tentu fenomena tersebut ada kekurangan dalam benak bagi yang tidak dapat melaksanakan hajat pulang kampung, karena hari lebaran merupakan tempat ajang berkumpul sanak saudara dan kerabat, namun apabila mereka tidak dapat berkumpul, tentu ada perasaan yang kurang pas bagi orang yang tidak dapat melaksanakan hajat pulang kampung tersebut.



Sayapun juga pernah di waktu lebaran tidak melaksanakan hajat mudik, saat itu saya ada di seberang lautan yang terletak di kalimantan timur, tentu di situ ada batin saya yang kurang pas, karena di hari lebaran saya tidak dapat berkumpul dengan sanak saudara dan kerabat saya, padahal melaksanakan hajat mudik merupakan momen yang tepat dalam mempererat tali-silaturahmi, tetapi sangat disayangkan di hari itu saya tidak dapat bertemu dengan keluarga dan kerabat saya sendiri.



Keberadaan budaya lebaran sangat melekat dalam kehidupan masyarakat dalam menjalin tali-silaturahmi, sehingga fenomena mudik sangat erat berkaitan dengan budaya lebaran, untuk itu bersyukurlah bagi yang dapat melaksanakan hajat mudik pulang kampung, karena dapat menikmati budaya tahunan yang penuh berkah saat ini.



Fenomena mudik dan budaya lebaran merupakan kedua hal yang saling berkaitan, karena lebaran tanpa melaksanakan hajat mudik terasa kurang pas, sebab ada sesuatu yang hilang dalam menunaikan hari raya lebaran yang sebentar lagi tiba. Budaya lebaran memang begitu beragam dan salah satunya adalah fenomena melaksanakan hajat mudik yang menjadi perhatian khusus bagi masyarakat secara luas, karena fenomena melaksanakan hajat mudik sudah melekat dalam nafas kehidupan masyarakat.



Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........

Sepak Bola TimNas Indonesia Tinggal Satu Langkah Lagi Juara Dunia





Kemenangan timnas Indonesia atas Turkmenistan dan Palestina Baru-baru ini membawa angin segar bagi tim garuda, untuk melanjutkan menuju singgasana tertinggi persepakbolaan yang tidak hanya dikawasan asia, namun timnas Indonesia di harapkan mampu bicara banyak mengenai bola di level tingkat dunia, tentu ini sebuah harapan besar bagi masyarakat pecinta sepak bola di Indonesia.



Melihat komposisi permainan terhitung sejak tahun kemarin timnas Indonesia terlihat memberikan tanda bahwa tim garuda terlihat maju kedepan dibanding tahun sebelumnya. Acungan jempol terhadap timnas Indonesia patut kita berikan, karena sebentar lagi timnas Indonesia mampu lolos kepentas piala dunia, apabila mampu menyingkarkan Iran, Kazastan dan negara lainya. Mewujudkan kemenangan dipra piala dunia itu langkah awal menuju kelevel yang lebih tinggi, dan apabila langkah awal lolos di pra piala dunia mampu di capai. tentu ini langkah baik buat timnas Indonesia yang sudah lama puasa tidak mengikuti ajang kompetisi final persepak bolaan di level dunia.



Kemampuan timnas Indonesia tidak hanya menjadi sorotan dalam negeri, namun seluruh masyarakat dunia memberikan apresiasi positif atas kemajuan sepak bola tim garuda saat ini, tinggal mengolah skills individu dan membangun kolektivitas tim, maka tidak menutup kemungkinan timnas Indonesia Benar-benar tembus di piala dunia nanti.



Sebuah tantangan besar bagi timnas Indonesia untuk terus mewujudkan kemenangan demi kemenangan, agar tim garuda mampu terbang tinggi tidak hanya bicara di dalam negeri, namun mampu terbang setinggi mimpi masyarakat pecinta sepak bola Indonesia, tentu tidak lain dan tidak bukan juara dunia itulah mimpi seluruh masyarakat pecinta sepak bola Indonesia.



Sepak bola timnas Indonesia tinggal satu langkah lagi mampu menjuarai di ajang kompetisi piala dunia, apabila di dukung semangat kebersamaan dan dukungan semua pihak, tentu tidak menutup kemungkinan momen itu akan Benar-benar terjadi tinggal menunggu jam waktu, untuk bicara di level tingkat dunia timnas Indonesia akan menjadi juara sepak bola di ajang piala dunia nanti.



Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com).........
.

Inggris Kedodoran Melawan Bangsa Libya

Peringatan Libya terhadap bangsa Inggris tidak bisa diremehkan begitu saja, mengingat bangsa Libya yang kaya dengan tambang alam, sehingga serangan Libya terhadap Inggris lebih diawali dengan dititik beratkan kesektor ekonomi, walaupun bangsa Libya sebenarnya mampu menyerang Inggris lewat jalur agresi militer.



Kerusuhan Inggris merupakan sebuah fakta bahwa bangsa tersebut mengalami regresi ekonomi yang sangat membahayakan, melihat kerusuhan yang meluas seantera Inggris, sehingga menimbulkan beragam tindak kejahatan, tentu kerusuhan tersebut tidak hanya sekedar kerusuhan berbentuk kriminal, namun lebih jauh dari itu bahwa Inggris telah mengalami regresi ekonomi yang disebabkan seranngan Libya lewat sektor ekonomi, sehingga bangsa Inggris mengalami regresi ekonomi yang membahayakan stabilitas keamanan bangsa tersebut.



Kemiskinan Inggris menunjukkan bahwa bangsa eropa ternyata mengalami keruntuhan di sektor ekonomi, sehingga menyebabkan kesenjangan sosial yang semakin melebar. Seperti kabar kerusuhan di Inggris Baru-baru ini, ternyata tidak lepas dari ketimpangan sosial antara masyarakat kaya dengan simiskin, sehingga ketika ada permasalahan walau itu sedikit, maka kerusuhan akan meluas tidak hanya ditingkat sebagian masyarakat Inggris, namun dapat mencapai keseluruhan total masyarakat Inggris, dikarenakan imbas dari permasalahan kemiskinan yang tidak bisa diselesaikan secepat mungkin.



Kerusuhan Inggris Akhir-akhir ini menunjukkan bahwa Negara tersebut gagal memajukan di sektor ekonomi, sehingga ketimpangan ekonomi tidak terobati, bahkan penyakit ini bila dibiarkan akan terus meluas di tingkat bawah sampai menengah dan ini akan memjadi boom waktu, tinggal menunggu kapan meletus kerusuhan yang lebih dahsyat lagi.



Kemiskinan masyarakat Inggris bukti nyata bahwa bangsa yang terlihat maju, ternyata gagal menerapkan sistem ekonomi neolib, karena sesungguhnya sistem ekonomi neolib hanya memperlebar jurang antara yang kaya dengan simiskin dan inilah yang harus menjadi introspeksi diri Bangsa-bangsa lain yang menerapkan sistem ekonomi neolib sampai detik iniInggris Kedodoran Melawan Bangsa Libya



Peringatan Libya terhadap bangsa Inggris tidak bisa diremehkan begitu saja, mengingat bangsa Libya yang kaya dengan tambang alam, sehingga serangan Libya terhadap Inggris lebih diawali dengan dititik beratkan kesektor ekonomi, walaupun bangsa Libya sebenarnya mampu menyerang Inggris lewat jalur agresi militer.



Kerusuhan Inggris merupakan sebuah fakta bahwa bangsa tersebut mengalami regresi ekonomi yang sangat membahayakan, melihat kerusuhan yang meluas seantera Inggris, sehingga menimbulkan beragam tidak kejahatan, tentu kerusuhan tersebut tidak hanya sekedar sekedar kerusuhan berbentuk kriminal, namun lebih jauh dari itu bahwa Inggris telah mengalami regresi ekonomi yang disebabkan seranngan Libya lewat sektor ekonomi, sehingga bangsa Inggris mengalami regresi ekonomi yang membahayakan stabilitas keamanan bangsa tersebut.



Kemiskinan Inggris menunjukkan bahwa bangsa eropa ternyata mengalami keruntuhan di sektor ekonomi, sehingga menyebabkan kesenjangan sosial yang semakin melebar. Seperti kabar kerusuhan di Inggris Baru-baru ini, ternyata tidak lepas dari ketimpangan sosial antara masyarakat kaya dengan simiskin, sehingga ketika ada permasalahan walau itu sedikit, maka kerusuhan akan meluas tidak hanya ditingkat sebagian masyarakat Inggris, namun dapat mencapai keseluruhan total masyarakat Inggris, dikarenakan imbas dari permasalahan kemiskinan yang tidak bisa diselesaikan secepat mungkin.



Kerusuhan Inggris Akhir-akhir ini menunjukkan bahwa Negara tersebut gagal memajukan di sektor ekonomi, sehingga ketimpangan ekonomi tidak terobati, bahkan penyakit ini bila dibiarkan akan terus meluas di tingkat bawah sampai menengah dan ini akan memjadi boom waktu, tinggal menunggu kapan meletus kerusuhan yang lebih dahsyat lagi.



Kemiskinan masyarakat Inggris bukti nyata bahwa bangsa yang terlihat maju, ternyata gagal menerapkan sistem ekonomi neolib, karena sesungguhnya sistem ekonomi neolib hanya memperlebar jurang antara yang kaya dengan simiskin dan inilah yang harus menjadi introspeksi diri Bangsa-bangsa lain yang menerapkan sistem ekonomi neolib sampai detik ini.Inggris Kedodoran Melawan Bangsa Libya



Peringatan Libya terhadap bangsa Inggris tidak bisa diremehkan begitu saja, mengingat bangsa Libya yang kaya dengan tambang alam, sehingga serangan Libya terhadap Inggris lebih diawali dengan dititik beratkan kesektor ekonomi, walaupun bangsa Libya sebenarnya mampu menyerang Inggris lewat jalur agresi militer.



Kerusuhan Inggris merupakan sebuah fakta bahwa bangsa tersebut mengalami regresi ekonomi yang sangat membahayakan, melihat kerusuhan yang meluas seantera Inggris, sehingga menimbulkan beragam tidak kejahatan, tentu kerusuhan tersebut tidak hanya sekedar sekedar kerusuhan berbentuk kriminal, namun lebih jauh dari itu bahwa Inggris telah mengalami regresi ekonomi yang disebabkan seranngan Libya lewat sektor ekonomi, sehingga bangsa Inggris mengalami regresi ekonomi yang membahayakan stabilitas keamanan bangsa tersebut.



Kemiskinan Inggris menunjukkan bahwa bangsa eropa ternyata mengalami keruntuhan di sektor ekonomi, sehingga menyebabkan kesenjangan sosial yang semakin melebar. Seperti kabar kerusuhan di Inggris Baru-baru ini, ternyata tidak lepas dari ketimpangan sosial antara masyarakat kaya dengan simiskin, sehingga ketika ada permasalahan walau itu sedikit, maka kerusuhan akan meluas tidak hanya ditingkat sebagian masyarakat Inggris, namun dapat mencapai keseluruhan total masyarakat Inggris, dikarenakan imbas dari permasalahan kemiskinan yang tidak bisa diselesaikan secepat mungkin.



Kerusuhan Inggris Akhir-akhir ini menunjukkan bahwa Negara tersebut gagal memajukan di sektor ekonomi, sehingga ketimpangan ekonomi tidak terobati, bahkan penyakit ini bila dibiarkan akan terus meluas di tingkat bawah sampai menengah dan ini akan memjadi boom waktu, tinggal menunggu kapan meletus kerusuhan yang lebih dahsyat lagi.



Kemiskinan masyarakat Inggris bukti nyata bahwa bangsa yang terlihat maju, ternyata gagal menerapkan sistem ekonomi neolib, karena sesungguhnya sistem ekonomi neolib hanya memperlebar jurang antara yang kaya dengan simiskin dan inilah yang harus menjadi introspeksi diri Bangsa-bangsa lain yang menerapkan sistem ekonomi neolib sampai detik iniInggris Kedodoran Melawan Bangsa Libya



Peringatan Libya terhadap bangsa Inggris tidak bisa diremehkan begitu saja, mengingat bangsa Libya yang kaya dengan tambang alam, sehingga serangan Libya terhadap Inggris lebih diawali dengan dititik beratkan kesektor ekonomi, walaupun bangsa Libya sebenarnya mampu menyerang Inggris lewat jalur agresi militer.



Kerusuhan Inggris merupakan sebuah fakta bahwa bangsa tersebut mengalami regresi ekonomi yang sangat membahayakan, melihat kerusuhan yang meluas seantera Inggris, sehingga menimbulkan beragam tidak kejahatan, tentu kerusuhan tersebut tidak hanya sekedar sekedar kerusuhan berbentuk kriminal, namun lebih jauh dari itu bahwa Inggris telah mengalami regresi ekonomi yang disebabkan seranngan Libya lewat sektor ekonomi, sehingga bangsa Inggris mengalami regresi ekonomi yang membahayakan stabilitas keamanan bangsa tersebut.



Kemiskinan Inggris menunjukkan bahwa bangsa eropa ternyata mengalami keruntuhan di sektor ekonomi, sehingga menyebabkan kesenjangan sosial yang semakin melebar. Seperti kabar kerusuhan di Inggris Baru-baru ini, ternyata tidak lepas dari ketimpangan sosial antara masyarakat kaya dengan simiskin, sehingga ketika ada permasalahan walau itu sedikit, maka kerusuhan akan meluas tidak hanya ditingkat sebagian masyarakat Inggris, namun dapat mencapai keseluruhan total masyarakat Inggris, dikarenakan imbas dari permasalahan kemiskinan yang tidak bisa diselesaikan secepat mungkin.



Kerusuhan Inggris Akhir-akhir ini menunjukkan bahwa Negara tersebut gagal memajukan di sektor ekonomi, sehingga ketimpangan ekonomi tidak terobati, bahkan penyakit ini bila dibiarkan akan terus meluas di tingkat bawah sampai menengah dan ini akan memjadi boom waktu, tinggal menunggu kapan meletus kerusuhan yang lebih dahsyat lagi.



Kemiskinan masyarakat Inggris bukti nyata bahwa bangsa yang terlihat maju, ternyata gagal menerapkan sistem ekonomi neolib, karena sesungguhnya sistem ekonomi neolib hanya memperlebar jurang antara yang kaya dengan simiskin dan inilah yang harus menjadi introspeksi diri Bangsa-bangsa lain yang menerapkan sistem ekonomi neolib sampai detik ini.



Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com).........

.