Kamis, 06 Oktober 2011

Garuda Uji Nyali Dengan Singa Padang Pasir di Kuala Lumpur



Pertandingan terpanas dalam laga uji coba nanti, antara tim garuda dengan singa padang pasir dari Arab Saudi, sebentar lagi akan di gelar dengan memilih lokasi pertandingan di Kuala Lumpur Malaysia.

Dalam uji coba kedua tim merupakan salah satu agenda uji nyali dalam pertandingan persahabatan, apalagi kedua tim punya nama besar dijajaran sepak bola dikawasan Asia, bahkan singa padang pasir sudah dikenal di tingkat internasional, namun bola itu bundar, sehingga garuda juga punya kesempatan dalam mengalahkan singa padang pasir dari Arab Saudi, apabila garuda mampu bermain selama 90 menit penuh dengan kerjasama tim dan disiplin tinggi.

Laga uji coba yang di gelar antara garuda Indonesia dengan singa padang pasir dari Arab Saudi merupakan salah satu cara mengintip kekuatan lawan dalam lanjutan pertandingan pra piala dunia 2014, mengingat garuda akan menghadapi Qatar dalam waktu dekat, sedangkan Arab Saudi akan menghadapi tim Thailand, sehingga dalam uji coba nanti merupakan salah satu agenda kedua tim, mengingat karakter kedua tim sama dengan lawan yang akan dihadapi dalam lanjutan pertandingan pra piala dunia 2014 nanti.

Dalam pertandingan persahabatan antara garuda dengan singa padang pasir merupakan tontonan yang menarik bagi penggemar sepak bola, sehingga jangan sampai ketinggalan melihat aksi garuda mencengkeram singa padang pasir di Kuala Lumpur, dan melihat aksi tangguh singa padang pasir dalam laga pertandingan persahabatan nanti, karena singa padang pasir akan mencoba berusaha keras menggigit leher garuda sampai jatuh tak bergutik.

Garuda menghadapi singa padang pasir dalam laga pertandingan di Kuala Lumpur merupakan tontonan yang punya kwalitas tinggi, sehingga mata dunia sejenak menyorot aksi kedua tim tangguh dari Asia Tenggara berhadapan dengan Asia Timur Tengah. Nah! inilah pertarungan antar kawasan yang berbeda, dengan karakter kedua tim dalam pertandingan nanti juga akan mengalami perbedaan, sehingga akan terjadi pertarungan yang keras dalam laga persahabatan yang penuh uji nyali.

Aksi garuda dengan singa padang pasir dalam pertandingan yang penuh ketegangan selama 90 menit, tentu akan menghasilkan sebuah pertarungan berkelas tinggi dalam laga yang penuh sensasional, sehingga siapakah yang akan dapat melumat habis dalam pertandingan persahabatan nanti?....kalau melihat kekuatan Arab Saudi yang telah lama punya pengalaman berkelas dunia, tentu sangat sulit dikalahkan, namun garuda Indonesia sedang terluka parah, sehingga garuda dengan kekuatan penuh akan menghabisi singa padang pasir dari Arab Saudi.

Semoga saja garuda mampu bekerjasama dengan rapi dan disiplin penuh selama 90 menit dalam laga yang sebentar lagi berlangsung di Kuala Lumpur Malaysia, sehingga dapat menggetarkan jala singa padang pasir. Semua tidak mustahil dalam dunia bola. Wallahu a'lam bisshowab.............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.
.

Rabu, 05 Oktober 2011

Badan Anggaran DPR Dan KPK Sedang Bermain Sinetron



Masyarakat bangsa Indonesia sudah tidak asing lagi melihat tontonan sejenis sinetron dilayar televisi, namun saat ini masyarakat dapat tontonan gratis antara Badan anggaran DPR dengan KPK yang sedang memainkan sinetron dipanggung politik.

Ketika sejumlah anggota KPK memeriksa pimpinan badan anggaran DPR, disinilah letak awal drama sinetron itu di mulai, kedua lembaga ini saling mempertahankan posisi aman. Nah! akhirnya berlanjut dengan komentar yang saling menyudutkan satu sama lain, padahal itu hanya sinetron dari mereka yang ingin eksis belaka, karena dengan melakukan adegan tersebut ada kepentingan politis yang terselubung.

Badan anggaran DPR kebakaran kumis disaat KPK melakukan pemeriksaan terhadap pimpinan mereka, sehingga memunculkan konflik antara DPR dengan KPK yang saling mencari pembenaran diri, berangkat dari sini masyarakat mendapatkan tontotan gratis ala sinetron ditelevisi, karena kedua lembaga ini nanti berujung pada drama dengan peran yang sudah diskenario kedua belah pihak dalam memainkan sinetron politis.

Konflik antara anggota DPR dengan KPK merupakan salah satu strategi mempopulerkan lembaga tersebut, agar lebih dikenal eksis ditengah-tengah kehidupan masyarakat, sehingga dengan aksi sinetron tersebut para pemain dari KPK dan DPR mulai punya nama, apalagi pemilu sudah semakin mendekat, sehingga perlu penyegaran melalui sinetron ala politis.

Hasil dari permasalahan DPR dengan KPK sudah dapat ditebak, bahwa kedua lembaga ini agar terlihat tidak hanya menerima gaji buta, sehingga dengan melakukan kegiatan sinetron dadakan dapat dijadikan rumusan, bahwa kedua lembaga ini Sama-sama bekerja untuk masyarakat, disinilah keuntungan sinetron antara anggaran DPR dan KPK saat ini.

Lalu yang menjadi pertanyaan kenapa Badan anggaran DPR dan KPK sedang bermain sinetron?......tidak lain dan tidak bukan, bahwa kedua lembaga ini ingin eksis ditengah-tengah masyarakat layaknya para pemain sinetron ditelevisi, sehingga dengan keeksisan kedua lembaga ini masyarakat di ajak untuk menonton bahwa kedua lembaga ini tidak hanya sebagai pajangan dalam kehidupan berbangsa, paling tidak pernah menyumbangkan sebuah gagasan dan punya etos kerja keras.

Soal penilaian masyarakat tentang sinetron kedua lembaga terhormat saat ini, entah itu menjurus penilaian positif atau negatif di mata masyarakat, tetapi yang paling esensi bahwa kedua lembaga ini, agar terlihat bekerja secara maksimal demi kepentingan masyarakat luas, sehingga tidak hanya terlihat duduk manis dikursi empuk yang ber-AC.

Pertanyaan terakhir, apakah sinetron ini akan di lanjutkan dengan episode seperti layaknya sinetron di TV?...kalau melihat realitas dari kedua belah pihak, kemungkinan besar akan ada episode selanjutnya yang lebih panas lagi, tidak hanya sekedar menjatuhkan dan ingin menang sendiri, bahkan mengarah lebih jauh lagi, tunggu saja episode selanjutnya yang lebih seru dan menarik. Wallahu a'lam bisshowab.............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.
... .

Selasa, 04 Oktober 2011

Kekuasaan Kasultanan Ngayogyakarta Mengalami Masa Jompo



Ketika mendengar sejarah besar kasultanan Ngayogyakarta dizaman kepengker, pikiran kita sejenak diajak menari di awan, bagaimana tidak kasultanan Ngayogyakarta dahulu kala punya kekuatan yang mengagumkan di tanah jawa, sehingga jangan heran kasultanan Ngayogyakarta di anggap sebagai raja jawa dan pelindung masyarakat nusantara, karena pada saat dipimpin Sultan Agung dinasti kerajaan Ngayogyakarta mengalami kemajuan pesat, melalui kebudayaan rakyat yang adiluhung dan pada waktu itu mampu membangun ekonomi rakyat yang sungguh mengagumkan melalui sistem pertanian pada taraf yang lebih progress.

Pada zaman kepemimpinan Sultan Agung, Ngayogyakarta termasuk salah satu dinasti kerajaan besar yang tidak hanya ditanah Jawa, namun nusantara mengakui kebesaran sultan Ngadiyogyakarata pada waktu masa silam, tetapi dengan seiring perjalanan zaman yang mulai mengalami pergeseran, ternyata kasultanan Ngayogyakarta yang dahulu kala sebagai pemimpin jawa sudah mengalami masa jompo, karena kekuasaan kasultanan Ngayogyakarta semakin sempit, berkisar hanya disekitar ngayogyakarta. bahkan saat ini sudah mengalami tergerus yang sungguh luar biasa, apabila di Ngayogyakarta akan diterapkan sistem pilkada dalam memilih gubernur secara langsung.

Sistem pilkada dalam memilih gubernur secara langsung, apabila Benar-benar akan diadakan ditanah Ngayogyakarta, berarti kekuasaan sultan Ngayogyakarta telah mengalami regresi yang sangat luar biasa di banding zaman kepemimpinan Sultan Agung di masa silam.

Dinasti kerajaan maupun sebuah bangsa di alam semesta ini tidak ada yang abadi, sehingga wajar apabila kekuasaan sultan Ngayogyakarta saat ini mengalami regresi yang sungguh luar biasa, bahkan sudah bisa dibilang masa jompo telah menghinggapi dinasti Ngayogyakarta saat ini, sehingga umur dinasti kerajaan Ngayogyakarta tinggal menunggu hitungan waktu, mengingat kekuasaan sultan Ngayogyakarta sudah tidak seperkasa para pendahulu mereka dalam meletakkan kekuatan ditanah jawa saat ini.

Ketika dinasti kerajaan Ngayogyakarta mengalami masa jompo, berarti kalau menurut hitungan guru besar Ibn Khaldun, bahwa dinasti kerajaan tersebut sudah dapat dikatakan masa tua, sehingga lenyap dinasti kerajaan Ngayogyakarta semakin dekat dalam hitungan waktu.

Kalau kasultanan Ngayogyakarta sudah lenyap, maka tentu kasultanan Ngayogyakarta tinggal serakan sejarah luhur di masa silam. Nah! disitulah wajar kalau para pendukung kasultanan Ngayogyakarta menentang keras pilkada dalam memilih gubernur secara langsung, karena apabila itu Benar-benar terjadi, kemungkinan besar kasultanan Ngayogyakarta tinggal sebuah nama dipeta sejarah dinasti kerajaan jawa.

Kasultanan Ngayogyakarta semakin hari bertambah umur dan mengalami masa tua, maka jompo sudah terasa dalam tubuh dinasti Ngayogyakarta, apabila jompo sudah terjangkiti penyakit kronis, maka keberadaan kasultanan Ngayogyakarta tinggal sebuah nama, sehingga dengan daya kekuatan apapun para pendukung setia kasultanan Ngayogyakarta, akan terus berusaha mempertahankan dan menentang keberadaan pilkada dalam memilih gubernur secara langsung yang dianggap membahayakan kekuasaan kasultanan Ngayogyakarta, namun yang perlu di ingat dan direnungkan, kalau sang maha kuasa berkehendak menggaris masa berakhir sebuah dinasti kerajaan maupun bangsa , maka tidak ada seorangpun yang dapat mengahalangi kekuasaan garis sang maha pencipta segala, karena segala sesuatu milik Allah dan akan kembali kepada-NYA. Wallahu a’lam bisshowab………..

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)……………


Lautan Bah Tsunami Korupsi Menghantam, KPK Tak Berdaya, Maka Dukun Harus Bertindak



Melihat permasalahan korupsi di salah satu bangsa terbesar di asia tenggara yang sampai detik ini belum terpecahkan, bahkan lembaga KPK setelah reformasi didirikan dengan harapan besar mampu memberantas korupsi, agar korupsi di tubuh pemerintahan Indonesia dapat teratasi, ternyata masih belum menyelesaikan permasalahan korupsi di negeri yang kaya raya ini.

Korupsi merupakan salah satu penyakit yang sangat membahayakan bagi keberlangsungan sebuah bangsa, sehingga apabila korupsi ini terus mewabah dalam kehidupan sebuah bangsa, maka sudah dapat di pastikan bangsa tersebut telah mengalami penyakit kronis yang mungkin tidak dapat disembuhkan, walaupun dengan mendirikan lembaga berbentuk apapun dalam menangani masalah korupsi di negeri terbesar di asia tenggara saat ini.

Keberadaan KPK sangat di harapkan mampu mengikis habis permasalahan korupsi, namun ternyata KPK terasa tak sanggup menghadapi lautan bah tsunami korupsi menghantam bangsa Indonesia, walaupun dengan di rancang berbagai Undang-undang mengenai korupsi, tetapi ternyata korupsi tetap berjalan lenggang dan tak dapat di sembuhkan secara tuntas.

Kalau KPK tetap gagal sebagai garda depan pemberantasan korupsi, apakah perlu bangsa ini berpikir ulang, dengan menggunakan kearifan lokal sebagai alternatif dalam menghadapi lautan tsunami korupsi. Nah! dukun sebagai salah satu manusia yang punya linuwih batin dan mengerti mengenai alam gaib, sehingga di harapkan sebagai jalan kearifan lokal dalam menyumbangkan sebuah gagasan, untuk memberantas korupsi melalui pengalaman jiwa dan ruh dalam mendeteksi permasalahan korupsi yang tak kunjung usai sampai detik ini.

Mendatangkan dukun merupakan jalan alternatif, mengingat segala daya Ilmiah dan rasional tidak mampu menyelesaikan korupsi, sehingga daya batin dan kekuatan di luar rasio sangat di butuhkan, apalagi bangsa Indonesia punya pengalaman linuwih mengenai perdukunan yang tak diragukan lagi di jagat raya.

KPK didirikan sebagai penghalau korupsi di negeri Indonesia, namun sampai detik ini KPK belum punya kekuatan secara maksimal, bahkan korupsi sejak reformasi bergulir, ternyata masih berjalan semakin deras, seperti bah lautan tsunami menghantam ibu pertiwi, sehingga bangsa ini tenggelam dalam lautan korupsi yang sungguh mengerikan.

Gagasan membuat jalan alternatif melalui ilmu perdukunan, terkadang tidak bisa diremehkan di saat rasio dan ilmiah gagal membahas masalah yang di luar jangkauan kekuatan akal, sehingga linuwih batin sangat dibutuhkan sebagai kekuatan jiwa dalam mengeja langkah yang lebih terang benderang dalam menggagas masalah pemberantasan korupsi di negeri Indonesia saat ini. Wallahu a'lam bisshowab...........


Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.
....

Senin, 03 Oktober 2011

Tim Garuda Terluka Parah, Qatar Mulai Gemetar



Tim Garuda hari ini masih terluka parah, karena di kalahkan dua laga pertandingan saat melawan Iran dan Bahrain, tentu tim garuda dengan sekuat tenaga akan melawan tim Qatar, walau berat dalam pertandingan saat menghadapi Qatar nanti, namun sebisa mengkin tim garuda akan menunjukkan permainan terbaik dalam laga yang sebentar lagi diadakan.

Kekalahan tim garuda sangat memukul para pemain maupun pecinta tim garuda, karena tim garuda sebagai tim kesayangan, namun ternyata tim garuda gagal mengalahkan Bahrain dan Iran di kala kandang maupun tandang.

Pertandingan pra piala dunia 2014 dalam merebutkan tiket bergengsi menuju singgasana tertinggi sepak bola di tingkat Internasional, tentu ini membutuhkan perjuangan yang keras dalam melakukan pertandingan yang penuh atmosfir kelas dunia, sehingga tim garuda butuh keajaiban dalam laga melawan Qatar nanti, agar tim garuda mampu mengalahkan Qatar dan lolos menuju singgasana tertinggi sepak bola dunia.

Kekalahan tim garuda di saat tandang maupun kandang merupakan luka yang harus di obati, karena itu mengalahkan Qatar dalam pertandingan nanti merupakan salah satu harga mati, apabila tim garuda ingin mendapatkan tiket menuju pentas piala dunia 2014 yang akan datang.

Keberdaan tim Qatar di saat melihat luka parah yang di alami tim garuda, ternyata membawa efek bahwa Qatar merasa gemetar dalam menghadapi tim garuda yang sebentar lagi diadakan. Nah! inilah peluang tim garuda diajang pra piala dunia 2014, agar tim garuda mampu berbicara di tingkat tidak hanya di level asia tenggara, namun tim garuda saatnya berbicara di tingkat level dunia, semoga saja itu terwujud, karena itu merupakan harapan besar pecinta tim garuda Indonesia.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.
....


Minggu, 02 Oktober 2011

Inilah Alasan Kebanggaan Menjadi Teroris Indonesia



Sebagian masyarakat ada yang iri melihat teroris bagaikan selebritis yang ngetop dan ngartis, sehingga jangan heran kedepan bangsa Indonesia akan melahirkan teroris yang lebih hebat di banding pelaku boom bali atau pelaku boom lainnya, mengingat teroris sudah menjadi kebanggaan sebagian mereka yang ingin jadi seleb dadakan.

Bahkan teroris Indonesia tidak hanya di lakukan masyarakat dalam negeri sendiri, ternyata ada sebagian masyarakat dari bangsa tetangga yang melakukan gerakan teroris di Indonesia, karena mereka menganggap bahwa teroris punya nilai positif dalam kehidupan masyarakat, sebab dengan adanya teroris ada sebagian masyarakat yang di untungkan, khususnya para penulis berita dapat menjadikan bahan mengenai teroris yang laku laris manis di pasaran.

Pelaku teroris Indonesia berawal dari orang biasa saja, namun seketika nama beliau terkenal setaraf dengan para selebritis, inilah salah satu kebanggaan beliau, sehingga jangan heran teroris di negeri ini tidak pernah padam dalam melakukan regenerasi masa datang yang lebih canggih di banding saat ini.

Melihat bangsa Indonesia sebagai bangsa yang paling besar di wilayah asia tenggara, sehingga kebanggaan teroris Indonesia semakin kuat pula, bahkan bangsa adi daya Amerika juga ikut melihat perkembangan teroris yang ada di Indonesia, berangkat dari situ teroris Indonesia semakin bangga di sorot tidak hanya di tingkat nasional, namun di tingkat internasionalpun ikut menyorot perkembangan teroris Indonesia.

Kalau melihat teroris berawal dari seorang yang tak punya nama, namun seketika nama seorang teroris terkenal mendadak di tingkat nasional, bahkan dunia ikut mengetahui pelaku teroris yang ada di Indonesia, sehingga popularitas secara instan para teroris Indonesia cepat menyebar luas tidak hanya di kawasan asia tenggara, namun dunia ikut mengetahui sosok teroris yang ada di Indonesia saat menjadi buron maupun saat di tangkap hidup atau mati.

Berangkat dari kebanggaan menjadi teroris Indonesia, tentu membuka peluang menjamurnya teroris masa depan yang lebih handal dan berkwalitas di banding teroris saat ini, sehingga dengan kebanggaan seseorang yang punya label sebagai teroris, ternyata dapat membawa bangsa Indonesia akan menghasilkan teroris yang berkwalitas tidak hanya di tingkat asia tenggara, bahkan kedepan dunia bisa dalam genggaman teroris Indonesia.

Berangkat dari kebanggaan menjadi teroris Indonesia, maka perlu kebijakan dari pemerintah dalam mengambil sikap dan langkah, untuk melakukan sebuah pandangan bahwa menjadi teroris bukanlah kebanggaan, sehingga dapat mengurangi keberadaan teroris yang lahir dari bangsa Indonesia saat ini. Wallahu a'lam bisshowab...........

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.
....
.

Sabtu, 01 Oktober 2011

President Indonesia ke-7, Si BEYE Tetap Terkuat



Melihat sepak terjang Si BEYE dalam memimpin sebuah bangsa besar di asia tenggara, tentu sudah tidak dapat di ragukan lagi dalam mengambil sebuah langkah yang selalu di warnai pencitraan positif, walau terkadang agak kontroversi di mata para pengamat politik, namun ternyata Si BEYE tetap jadi nomor satu di Indonesia sampai detik ini.

Gonjang-ganjing pilihan president Indonesia ke-7 yang akan datang, ternyata sampai detik ini masih hangat di bicarakan dalam kehidupan dunia politis, bahkan tidak hanya kaum pelajar yang berdiskusi masalah pilpres tahun 2014 nanti, bahkan kaum petani dan buruhpun ikut membicarakan masalah ini, tentu yang menjadi pokok pembicaraan seputar siapa president Indonesia ke-7 nanti?.....Lalu apakah president Indonesia ke-7 nanti akan berpihak kepada masyarakat kecil dalam mengambil sebuah langkah?......

Kedua pertanyaan di atas selalu menjadi pembicaraan hangat di tengah-tengah masyarakat yang saat ini membutuhkan sosok pemimpin yang jujur, amanah, dan berpihak kepada masyarakat kecil, dan tentu menegakkan keadilan tanpa memandang bulu. tetapi yang menjadi keinginan pokok masyarakat kecil lebih mengarah kesandang, pangan dan papan, inilah pokok yang menjadi diskusi kecil dalam kehidupan masyarakat saat ini.

Kalau melihat Si BEYE dalam memimpin bangsa Indonesia saat ini, ternyata Si BEYE mampu bertahan menjadi penguasa sampai dua periode, bahkan konon kalau Si BEYE di beri kesempatan ikut pilpres ketiga kali, kemungkinan Si BEYE tetap terpilih menjadi nomor satu di Indonesia, namun Si BEYE terbentur aturan Undang-undang yang berlaku saat ini, sehingga Si BEYE di tahun 2014 tidak dapat mencalonkan kembali, tetapi Si BEYE masih dapat memperpanjang tangan kekuasaan lewat garis keluarga, sahabat, dan siapa saja yang di restui Si BEYE untuk menjadi president Indonesia ke-7 nanti.

Nah! tangan yang di tunjuk Si BEYE inilah yang berpeluang besar menjadi president Indonesia ke-7, sehingga walau Si BEYE tidak menjadi president di tahun 2014, namun Si BEYE tetap menjadi penguasa lewat jalur operasi tangan, dalam artian siapa yang mendapat restu Si BEYE, di pastikan berpeluang besar memimpin bangsa Indonesia di tahun 2014 mendatang.

Melihat peta politik di atas, sehingga barang siapa yang berkeinginan menjadi president Indonesia ke-7, entah itu dari keluarga istana, para sahabat atau bahkan kaum oposisi, saatnya mengambil langkah dengan mencuri hati Si BEYE, selain mengambil langkah melalui pencitraan positif di tengah-tengah masyarakat, sehingga di tahun 2014 dapat berhasil duduk di kursi paling terpanas di republik Indonesia yang menjadi dambaan para politikus di negeri kaya raya saat ini. Wallahu a'lam bisshowab............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.
....
.