Minggu, 15 November 2009

MUSIM KAMPANYE



by: Khoirul Taqwim

Kampanye datang menggema

Obral janji sana-sini

Omong kosong bualan hari

Kerjaan pejabat menari lidah

Diskusi kerakyatan makanan ringan senayan

Saat rakyat banjir kelaparan

Kami tak butuh omongan

Pertegas dalam dada

Kami butuh makan

Perutku demo menyelinap tak arti

Jangan bohongi kami

Bahasa tertekan diri

Muak muntah sudah kualami hampir mati

Untung belum kiyamat diri

Kampanye tiba

Slogan kebenaran diagungkan

Bandit dipoles malaikat

Benar gila jagatku

Uang suap sana-sini beli suara

Alhamdulillah

Buat beli rokok sebatang

Ucap hati kecil miskin

Musim kampanye

Pesta pora bandit-bandit

Melayang siap memangsa

Mencengkrama menuju singgasana

Senayan, istana itu tujuan

Tempat berlabuh kandang

Kemenangan dinanti hati jutaan

Kalah tahta

Dukun harus bertindak

Politik diluar rasio

Bukan masalah

Jabatan tak ditangan itu jadi masalah

Orasi dilapangan

Sambut mata jelalatan

Tepuk tangan ruah melimpah

Dada membusung bah perang salib datang

Angkat bicara

Podium adi kuasa

Terdengar bisuk-bisul kebohongan

Tak masalah

Yang penting kursi ditangan

Ajiku aji kemenangan

Cahyoning langit tahta singgasana

Musim kampanye

Jeritan histeris kekalahan

Suka pora kemenangan

Kalah menang itu permainan

Namanya politik

Cari untung itu kebenaran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar